• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Para Ibu ‘Penyelamat’ Bumi, Konsisten Daur Ulang Sampah, Dapat Tambahan Penghasilan 

by BontangPost
31 Mei 2018, 11:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
UBAH SAMPAH: Kumpulan ibu-ibu sedang memamerkan produk daur ulangnya masing-masing.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

UBAH SAMPAH: Kumpulan ibu-ibu sedang memamerkan produk daur ulangnya masing-masing.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Banyaknya sampah yang menumpuk dan berserakan membuat ibu-ibu yang menetap di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) merasa prihatin.

Dengan inisiatif, wanita dari sejumlah kecamatan ini pun membuat berbagai kerajinan dari sampah plastik, koran, kertas, bekas produk kemasan dan sampah lainnya yang dibuat menjadi barang bernilai ekonomis tinggi.

Salah satu pengrajin pemanfaatan sampah ini yaitu Omih (63) mengatakan, awalnya dia mendapatkan pelatihan daur ulang sampah di Yogyakarta, yang difasilitasi oleh PT. Kaltim Prima Coal (PT KPC) pada 2007 silam.

Dia mengatakan, berbekal pengetahuan dari pelatihan, dirinya mendapat banyak teman yang akhirnya bergabung menjadi pengrajin dengan keahlian masing-masing.

“Sebenarnya sekira 10 tahun lalu banyak sekali yang diberi pelatihan. Namun hanya beberapa orang yang masih bertahan. Semuanya punya bidang keahlian masing-masing,” ungkapnya saat diwawancarai.

Baca Juga:  Pegawai Nekat Tambah Libur, Wabup Ancam Sanksi Tegas

Ia menceritakan kecintaannya terhadap daur ulang semata karena ingin mengurangi volume sampah di Kutim. Selain itu, dapat mempererat tali silaturahmi hingga menghasilkan pendapatan untuk menambah perekonomian keluarga.

“Saya masih senang bertahan pada kegiatan seperti ini. Biasanya kami memproduksi barang di rumah masing-masing. Ada yang mengolah sampah, seperti botol plastik, plastik bungkus makanan, hingga koran bekas, kemudian diubah menjadi kerajinan mulai dari vas bunga, tempat sampah, dompet, tas, piring, jam, kursi, meja hingga berbagai produk kerajinan lainnya,” paparnya.

Senada, seorang wanita yang juga hobi mendaur sampah menjadi barang berguna, Seorang warga Swarga Bara bernama Catur Handayani mengatakan untuk memasarkannya tidak begitu sulit karena sudah ada pelanggan dan diarahkan oleh perusahaan batubara tersebesar di Indonesia tersebut. Kemudian menurutnya adapula yang dititip di pusat oleh-oleh. Selain itu, terkadang diikut sertakan jika ada pameran.

Baca Juga:  Pekan Ini Datangkan TD untuk Evaluasi Venue 

“Kami kadang kewalahan jika PT KPC memesan. Pasalnya setiap bulan kami harus melaporkan pada mereka. Karena mereka masih memberi bantuan jika kami kekurangan bahan,” ungkapnya.

Dirinya berharap atas kegiatan seperti ini mampu mengembangkan potensi yang ada. Selain itu mampu memanfaatkan waktu lebih berguna. “Lebih baik saya mendaur, kegiatannya jelas positif. Lagipula banyak manfaatnya. Daripada saya bermain di tempat tetangga. Alhamdulillah jika dikalkulasi omzet saya selama ini sudah mencapai ratusan juta,” tandasnya. (*/la)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Daur UlangSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dispora Cegah Data Altet Ganda 

Next Post

Zakat Fitrah,  Rp 50 Ribu Perorang

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.