bontangpost.id – Rencana pembangunan dua sumur baru bakal dilaksanakan tahun ini. Dirut Perumda Tirta Taman Suramin mengatakan lokasi pembangunan di belakang Gedung Ainy Rasyifa Tanjung Laut dan lahan di Tanjung Laut Indah.
“Saat ini masih proses lelang,” kata Suramin.
Seluruh pembiayaan pembangunan dua sumur ini berasal dari Bankeu Pemprov Kaltim. Rinciannya, sumur di Tanjung Laut Indah sebesar R 3,5 miliar dan Tanjung Laut senilai Rp3,2 miliar.
“Masing-masing nanti kapasitasnya 20 liter per detik,” ucapnya.
Diharapkan nantinya sumur ini bisa beroperasi di awal tahun depan. Dua sumur ini akan terkoneksi dengan WTP Berebas Tengah. Diketahui WTP ini mendistribusikan air bersih ke empat kelurahan. Mencakup Berbas Pantai, Berebas Tengah, Tanjung Laut, dan Tanjung Indah.
“Saat ini hanya ada tiga sumur. Akibatnya pendistribusian diatur. Sehari mengalir dan sehari tidak,” tutur dia.
Nantinya dengan kehadiran sumur baru maka total kapasitas air yang didistribusi mencapai 100 liter per detik. Perumda Tirta Taman juga akan membagi suplai sumur tersebut. Tiga sumur yang ada mengakomodasi pelanggan di Berbas Pantai dan Berebas Tengah. Sementara dua sumur baru menyasar pelanggan di Tanjung Laut dan Tanjung Laut Indah.
“2025 dipastikan tiap hari mengalir di empat kelurahan tersebut,” terangnya.
Perumda sebenarnya mengajukan tujuh lokasi pembangunan sumur. Tetapi yang mendapat restu hanya tiga. Empat titik lainnya itu mencakup Kanaan, Gunung Elai, Guntung, dan KS Tubun.
Selain dua lokasi tersebut, satu titik yang juga akan dibangun sumur di Jalan Bhayangkara. Pemprov mengalokasikan Rp4,6 miliar. Total pada tahun ini anggaran untuk penambahan jumlah sumur yakni Rp11,3 miliar. (*)







