• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pemerintah Masih Tarik Ulur Relokasi Warga di Bantaran SKM 

by BontangPost
4 September 2018, 11:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
SUDAH RAMPUNG: Rusunawa yang dibangun oleh Pemkot Samarinda untuk merelokasi warga yang tinggal di bantaran SKM kini sepenuhnya telah rampung.(DEVI/METRO SAMARINDA)

SUDAH RAMPUNG: Rusunawa yang dibangun oleh Pemkot Samarinda untuk merelokasi warga yang tinggal di bantaran SKM kini sepenuhnya telah rampung.(DEVI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Hingga kini, relokasi warga di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) belum juga menemui titik terang. Pasalnya, warga di bantaran SKM masih menolak untuk pindah. Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda juga tidak dapat memberikan hibah atas rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang nantinya akan ditempati warga lantaran terbentur aturan.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Samarinda, Dadang Airlangga mengatakan, pihaknya telah sepakat untuk menentukan biaya sewa bagi warga yang akan dipindah ke perumahan Handil Kopi. Kini pihaknya sedang menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat.

“Bersama konsultan independen kami telah menghitung dan menetapkan biaya sewa sekira Rp 230 ribu per bulan. Rumah yang akan disewakan memiliki luas bangunan 3×6 meter,” kata Dadang, Senin (3/9) kemarin.

Baca Juga:  Sosok Akademisi Jadi Politisi Ulung 

Sejauh ini, tutur dia, pihaknya bersama quisioner masih menunggu tanggapan masyarakat mengenai relokasi menggunakan sistem sewa tersebut. Pihaknya masih akan melihat kesanggupan msayarakat mengenai biaya sewa yang dibebankan itu.

Setelah itu, baru pihaknya akan melakukan penjadwalan secara pelan-pelan. “Target kami penyewa. Karena kami tidak bisa lagi menghibahkan bangunan kepada masyarakat karena adanya aturan yang melarang. Namun setidaknya kami dapat memfasilitasi rumah layak huni yang dibangun di Samarinda,” tutur dia.

Untuk tahap pertama, lanjut dia, ada sekira 84 rumah yang akan direlokasi dari jembatan Jalan Kehewanan hingga jembatan Jalan Lambung Mangkurat. Sedangkan sisanya, masih berjumlah ribuan.

Dadang mengatakan, nama-nama pemilik rumah yang akan direlokasi sudah ada, namun hingga kini memang belum dapat direalisasikan karena masih terkendala persetujuan dalam sistem sewa menyewa.

Baca Juga:  E-KTP Ditarget Rampung Sebelum Pilpres

“Sejak tahun 2016 tidak dapat terealisasai dikarenakan hal itu. Hingga kini masyarakat masih belum setuju jika relokasi menggunakan sistem sewa. Mereka masih mebandingkan dengan harga sewa yang ada sekarang,” ucapnya.

Sehingga, sebagai alternatif, pihaknya juga menyiapkan program pemberdayaan yang melatih warga agar membuat berbagai macam kerajinan yang dapat digunakan sebagai mata pencaharian. Agar taraf hidupnya sepadan dengan tempat sebelumnya setelah pindah, atau bahkan dapat memperbaiki taraf hidup yang ada sekarang. “Kami ajarkan membuat kerajinan tangan dari botol maupun koran,” ujarnya.

Selain di Perumahan Handil Kopi, kata dia, Pemkot juga menyiapkan rumah susun di Jalan Wanyi Bengkuring untuk program relokasi ini. Karena, rusun tersebut juga memiliki tipe 3×6 dengan dua kamar dan berada di tengah kota. Cocok dengan spesifikasi rumah yang di Handil Kopi.

Baca Juga:  Dukungan Semakin Ramai

Sedangkan untuk program pemasaran, Disperkim menunjuk Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) untuk mengelola. “Secara personal kami bekerja sama dengan PDPAU untuk memasarkan. Rusun ini diperuntukkan bagi masyarakat yang punya penghasilan dibawah 4 juta,” ucapnya. (*/dev)

Tags: Metro SamarindaRelokasi SKMrusunawa
Share2TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sangatta Selatan Membara 

Next Post

Pemkot Bidik Ribuan Warga Kurang Mampu 

Related Posts

DPRD Bontang Kaget, Warga Rusunawa Api-Api Keluhkan Tarif Air Rp13 Ribu Per Kubik
Bontang

DPRD Bontang Kaget, Warga Rusunawa Api-Api Keluhkan Tarif Air Rp13 Ribu Per Kubik

26 Agustus 2025, 11:35
Tersisa Satu Pasien Covid-19 Isolasi di Rusunawa Guntung Bontang
Bontang

Pemkot Bontang Usul Pembangunan Rumah Susun bagi PNS di Bontang Lestari

16 Februari 2023, 16:00
Sepi Penghuni, Tinggal di Rusunawa Guntung Tak Wajib Pakai KTP Bontang
Bontang

Bulan Depan Hibah Rusunawa Guntung dan Loktuan Jadi Aset Pemkot Bontang

9 Februari 2023, 09:06
Pasien Covid-19 Tak Bisa Dipaksa Masuk Isoter
Bontang

Antisipasi Lonjakan Kasus, Rusunawa Guntung Tetap Disiapkan Sebagai Tempat Isoter

4 Oktober 2021, 19:00
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.