• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Proyek MYC Terancam Mandek 

by BontangPost
14 Juli 2018, 11:36
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
TERANCAM MOLOR: Pembangunan Jembatan Kembar Samarinda ini menjadi salah satu proyek MYC Pemprov Kaltim yang terancam tak bisa diselesaikan pembangunannya akhir tahun ini.(ISTIMEWA)

TERANCAM MOLOR: Pembangunan Jembatan Kembar Samarinda ini menjadi salah satu proyek MYC Pemprov Kaltim yang terancam tak bisa diselesaikan pembangunannya akhir tahun ini.(ISTIMEWA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Keinginan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menyelesaikan semua proyek multiyears contract (MYC) di penghujung tahun 2018 ini bakal sulit direalisasikan. Selain karena masih banyaknya proyek tahun jamak itu yang belum memenuhi target, minimnya alokasi anggaran yang dimiliki pemerintah menjadi kendala tersendiri untuk merealisasikan program pembangunan tersebut.

Hal itu diakui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim, Zairin Zain. Ia menuturkan, dalam waktu dekat ini, instansi yang dia pimpin bersama dinas terkait lainnya akan melakukan evaluasi atas progres pembangunan sejumlah proyek MYC yang kini sedang dikerjakan pemerintah.

“Kami akan mengevaluasi lagi progresnya sampai sejauh mana. Kalau progresnya sampai sekian persen Desember nanti, maka itu yang nanti akan kami bayarkan,” kata Zairin ditemui di kantor Pemprov Kaltim, Kamis (12/7) lalu.

Menurutnya, jika memang sampai akhir tahun ini masih ada sejumlah proyek MYC yang belum bisa dituntaskan, maka mau tidak mau akan diusulkan kelanjutan pembangunannya di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim 2019.

Baca Juga:  Sofyan Susul Nusyirwan 

“Ya sisanya lanjutkan di 2019. Gimana dong kalau duitnya enggak ada di perubahan ini. Kalau duitnya Rp 200 miliar, sementara kebutuhannya Rp 450 miliar, mau bagaimana,” ketusnya.

Ia menyebut, walaupun masa jabatan Gubernur Awang Faroek bakal berakhir tahun ini, namun hal itu tidak menjadi alasan untuk tidak melanjutkan program pembangunan yang telah dicanangkan pemerintah. Apalagi banyak di antara proyek tahun jamak itu memang dibutuhkan masyarakat.

“Walaupun proyek MYC itu kontrak politik Pak Gubernur, itu bukan persoalan untuk tidak dilanjutkan. Saya kira semua proyek yang beliau canangkan memang dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Adapun untuk proyek pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Maloy yang progresnya masih di bawah 80 persen, diyakini Zairin akan bisa dirampungkan tahun ini. Pasalnya, proyek tersebut kini tinggal dipasangkan booster sebagai pendorong airnya.

Baca Juga:  Melawan, Sokhip Bakal Menuntut Balik

“Kalau booster sudah dipasang, maka pengerjaan SPAM Maloy sudah 100 persen. Begitupun dengan intake sebagai sumber air di Sekerat, pipanya sudah terpasang. Kini tinggal sedikit pembebasan lahan,” katanya.

Dibutuhkan dana sekitar Rp 1,5 miliar untuk menyelesaikan proses pembebasan lahan di daerah itu. “Ya, sambil pembebasan lahan, sambil kita kerjakan proyeknya,” ucapnya.

Sementara untuk pembangunan jembatan kembar, kata dia, saat ini pengerjaan sisi penunjang, baik di Samarinda Seberang maupun di dalam Kota Samarinda tidak ada masalah. “Sekarang tinggal membangun di bagian sisi tengahnya,” katanya.

Namun diakuinya, realisasi proyek MYC banyak terkendala minimnya anggaran yang dimiliki pemerintah. Dari kebutuhan anggaran Rp 450 miliar, kata dia, sekitar Rp 200 miliar akan diupayakan bisa teralokasikan di APBD Perubahan 2018. “Mudah-mudahan bisa dialokasikan Rp 200 miliar. Ya kalau enggak, mungkin di bawahnya,” kata dia.

Baca Juga:  Mahasiswa Bisa Dirugikan

Sementara itu, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak tetap memegang teguh keyakinan, bahwa semua megaproyek yang telah dia canangkan akan bisa diselesaikan sebelum akhir tahun ini. “Semua harus selesai. Tidak ada yang tidak selesai. Tanya instansi teknis. Kalau itu Dinas PUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), ya tanya PUPR,” katanya.

Menurutnya, untuk kekurangan anggaran MYC Rp 450 miliar, nanti akan dibahas bersama dengan DPRD Kaltim. Anggaran itu akan diusulkan di APBD Perubahan 2018. Sebab menurutnya, tidak ada alasan bagi para wakil rakyat di Karang Paci untuk tidak mengalokasikan sisa anggaran tersebut.

“Untuk kekurangan anggaran Rp 450 miliar, nanti akan dibahas di DPRD Kaltim. Karena DPRD juga ikut membuat MYC bersama pemda (pemerintah daerah). Ya harus tanggung jawab dong,” tandasnya. (drh)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Metro SamarindaProyek MYC
Share7TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Belgia vs Inggris, Mencari Pelipur Lara

Next Post

Hoax Nomor Porsi Haji yang Bikin Resah

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.