• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

PT KPI Salurkan Tumbuhan Obat-obatan, Ajak Keluarga Penuhi Konsumsi Sehat Mulai dari Rumah

Merupakan rangkaian dari program CSR PT KPI berjuluk "Insting Mitra KPI Berdaya 2020".

by Fitri Wahyuningsih
7 November 2020, 18:03
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – PT Kaltim Parma Industri (KPI) menyalurkan tumbuhan obat-obatan berupa bibit jahe merah dan daun mint. Kepada warga binaan Posyandu Mekarsari dan Posyandu Mawar. Ini merupakan rangkaian program pencegahan stunting yang tengah digodok PT KPI bekerjasama dengan Dinkes Bontang. Penyaluran dilakukan secara simbolis di Posyandu Mekarsari, Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Sabtu (7/11/2020) pagi.

Manager PT KPI, Nasruddin mengatakan, pemberian tumbuhan obat-obatan ini guna mengoptimalkan program pencegahan stunting yang telah pihaknya godok bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang sejak Maret 2020 lalu. Adapun program tersebut berjuluk Insting Mitra KPI Berdaya 2020.

Seluruh hal yang dimungkinkan untuk diintervensi, khususnya dalam ketahanan pangan dan pemenuhan konsumsi bergizi, bakal ditempuh selama masa program. Ini juga menjadi upaya PT KPI untuk memacu keluarga untuk menyuplai konsumsi sehat dari rumah. Dalam artian, keluarga bisa memperoleh konsumsi sehat, bergizi, dengan menanam sendiri di rumah. Memanfaatkan halaman rumah.

Baca Juga:  PT KPI Bekali Kader Posyandu Pelatihan Pemberian Makan pada Anak

“Kami sesuaikan juga. Karena penduduk di sini bermukim di atas laut. Maka tanaman obat ini ada polybag-nya,” tuturnya.

Lanjut dia, mestinya di November ini seluruh rangkaian program yang telah disusun telah rampung. Dan hasilnya sudah bisa diketahui. Berhubung pandemi Covid-19 melanda, program sempat melambat. Baru dimulai lagi Oktober 2020 lalu. Ketika PT KPI memberikan susu formula eksklusif secara bekesibambungan kepada 14 bayi di bawah dua tahun (Baduta) selama 90 hari.

“Dalam rangkaian program, penyaluran tumbuhan obat-obatan ini sudahl sampai di tahap 5. Kalau tidak ada aral, Januari 2021 evaluasi program ini bisa dilihat,” beber Nasruddin.

Besar harapan Nasruddin bila program ini berjalan suskses. Tujuannya dalam mencegah angka stunting serta memperbaiki kondisi tubuh anak-anak yang menjadi sasaran program tercapai. Sehingga program intervensi serupa bisa kembali digelar di tahun mendatang. Yang harapannya, bisa menjangkau lebih banyak anak di Bontang.

Baca Juga:  Melihat Kerja Tim PSC Covid-19 Bontang; Jemput Pasien sampai Beri Rekomendasi Resepsi

Ditegaskan Nasruddin, PT KPI sangat berkomitmen dalam mendukung upaya pemerintah, khususnya Pemkot Bontang dalam mengentaskan stunting. Anak-anak yang terhindar dari stunting lebih mungkin dalam menggapai masa depan yang lebih cerah. Mereka bisa membawa perubahan bukan saja untuk dirinya sendiri. Pun arah perubahan yang hebat untuk bangsa dan negara.

Sebabnya dia meminta agar orangtua yang masuk anak-anaknya masuk dalam sasaran program, pun menerima tumbuhan obat-obatan dari PT KPI ini, untuk komitmen bersama melawan stunting. Selama masa program, PT KPI menyediakan susu formula eksklusif selama 90 hari kepada 24 anak baduta dan pemberian makanan sehat dan berkualitas bagi 31 anak yang membutuhkan tambahan nutrisi makanan bergizi. Namun semua harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.

“Semoga pertemuan selanjutnya kita tidak lagi bicara soal perkembangan gizi anak. Tapi bagaimana mengembangkan tanaman obat untuk keluarga,” tegasnya.

Baca Juga:  Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini

Agenda ini turut dihadiri Plt Kadis Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang, Amran dalam kesempatan itu dia ucapkan apresiasi dan sangat mendukung program ini. Menurutnya ini adalah bentuk kepedulian dan sinergitas dalam mendukung program pemerintah. Karena penanganan stunting, gizi buruk adalah program nasional. Butuh kerjasama seluruh pihak. Agar generasi masa depan menjadi sehat, tumbuh kembangnya baik, dan mencetak generasi berkualitas.

Terkait pemberiaan tumbuhan obat-obatan ini. Kata Amran, sejatinya ini sangat mudah diaplikasikan di rumah. Modalnya tidak banyak, terpenting keluarga memang berniat untuk menanam. Pun banyak tutorial menanam di pekarangan rumah dibagikan di internet. Kalau masih belum bisa, DKP3 siap untuk membimbing, bahkan menambah suplai bibit yang dibutuhkan masyarakat.

“Apresiasi dan terima kasih kepada perusahaan atas program CSR yang mereka lakukan ini. Semoga bisa berkelanjutan,” tandasnya

Tags: dinkes bontangPT KPIstunting
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dituding Berikan Keterangan Palsu, RS Badak LNG Dipolisikan

Next Post

Dua Kandidat Kompak Kenakan Setelan Putih

Related Posts

PT KPI Resmikan Pabrik CO₂ Cair Pertama di Kalimantan
Society

PT KPI Resmikan Pabrik CO₂ Cair Pertama di Kalimantan

22 Oktober 2026, 18:52
21 Kasus Stunting Tersisa, Kanaan Ditargetkan Zero dalam 56 Hari
Bontang

21 Kasus Stunting Tersisa, Kanaan Ditargetkan Zero dalam 56 Hari

2 Oktober 2026, 11:00
Meski Turun ke 14,05 Persen, Stunting di Enam Kelurahan Bontang Masih Tinggi
Pemkot Bontang

Meski Turun ke 14,05 Persen, Stunting di Enam Kelurahan Bontang Masih Tinggi

24 Juli 2026, 14:00
Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Bontang

Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan

6 Maret 2026, 06:00
Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini
Bontang

Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini

21 Januari 2026, 12:00
Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen
Bontang

Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen

16 Januari 2026, 11:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.