• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga Diduga Laporkan Pedemo, Jalani Pemeriksaan, Dikawal Polisi Bersenjata Laras Panjang

by Edwin Agustyan
14 Februari 2025, 11:33
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Karyawan PT PHSS mendapat pengawalan polisi bersenjata laras panjang, Jumat (13/2/2025) dini hari. Kedatangan mereka ke Mapolres Bontang diduga untuk melaporkan demonstrasi nelayan. (Edwin Agustyan)

Karyawan PT PHSS mendapat pengawalan polisi bersenjata laras panjang, Jumat (13/2/2025) dini hari. Kedatangan mereka ke Mapolres Bontang diduga untuk melaporkan demonstrasi nelayan. (Edwin Agustyan)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Menggunakan tiga mobil, rombongan PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) mendatangi Mapolres Bontang, Kamis (13/2/2025) sekira pukul 15.00. Mereka kemudian bergegas menuju lantai dua, tempat jajaran Sat Reskrim Polres Bontang berkantor.

Karyawan PT PHSS tampak membawa sejumlah berkas. Kedatangan mereka turut dikawal tiga anggota kepolisian. Dua di antaranya dilengkapi dengan senjata laras panjang. Mereka baru beranjak dari Mapolres Bontang, Jumat (14/2/2025) pukul 02.26.

Saat dikonfirmasi terkait tujuan kedatangan mereka, salah satu karyawan yang mengaku sebagai security, Baron Saladin, memilih tidak berkomentar. Pun dengan satu karyawan lain yang tidak diketahui namanya.

Informasi dihimpun, kedatangan mereka untuk melaporkan demonstrasi nelayan dan warga lainnya di wilayah perusahaan.

Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Hari Supranoto yang dikonfirmasi membenarkan pihaknya turut meminta keterangan PT PHSS. “Semua kami perlakukan sama, karena memang memiliki hak yang sama,” katanya.

Terpisah, koordinator aksi pada demonstrasi Rabu (12/2/2025), Yusuf, menyebut bahwa laporan PT PHSS terkait memasuki wilayah pribadi tanpa izin.

Baca Juga:  Ini Daerah di Muara Badak yang Paling Tercemar Berdasarkan Hasil Uji Lab Limbah PT PHSS

“Saya tidak terlalu paham soal delik aduannya. Kalau untuk pasal (yang diduga dilanggar), kalau tidak salah ingat pasal 160, 167, dan 335,” ujarnya.

Yusuf diketahui merupakan 1 dari 10 pedemo yang sempat diamankan kepolisian. Mereka baru dilepaskan setelah menjalani pemeriksaan selama 33 jam.

KRONOLOGI AKSI

Aliansi Peduli Nelayan Kerang Dara menggelar demonstrasi di simpang enam Muara Badak, Rabu (12/2/2025). Ini merupakan aksi lanjutan yang mereka lakukan selama sepekan sebelumnya.

Dikatakan Mitra Setiawan, humas aliansi, aksi ini merupakan buntut dari pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS).

Pencemaran lingkungan tersebut membuat pembudidaya kerang dara di Muara Badak mengalami gagal panen. Setiap harinya, pembudidaya diklaim dapat menghasilkan 10 ton kerang dara.

“Penyebabnya pencemaran lingkungan yaitu limbah dari aktivitas pengeboran RIG GWDC di wilayah kerja PT Pertamina Hulu Sanga-sanga. Terdapat 299 nelayan yang gagal panen,” jelasnya.

Baca Juga:  Nelayan Muara Badak Soroti Potongan 10 Persen Tali Asih, Data Penerima Tak Dibuka

Selama dua bulan terakhir para pembudidaya berupaya agar perusahaan menyelesaikan permasalahan ini.

Pantauan Bontang Post, aksi ini dilakukan dengan melakukan orasi dan teatrikal. Mereka menuntut beberapa hal dari perusahaan. Bontang Post masih berupaya meminta konfirmasi dari PT PHSS.

Terdapat empat poin tuntuan Aliansi Peduli Nelayan Kerang Dara, yang merupakan gabungan dari nelayan, masyarakat, KNPI, dan mahasiswa, kepada PT PHSS. Pertama, melakukan ganti rugi terhadap masyarakat/nelayan yang terdampak, akibat pencemaran limbah yang membuat kerang dara mati massal.

Lalu, memberikan bantuan sosial kepada masyarakat atau nelayan yang terkena dampak. Melakukan pembersihan lahan pembudidaya yang terdampak agar dapat digunakan kembali untuk menunjang ekonomi masyarakat.

Terakhir, menuntut PHSS agar menertibkan prosedur pengelolaan limbah agar tidak terjadi kembali hal serupa.

JAWABAN PHSS

PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) menanggapi aksi yang dilakukan Aliansi Peduli Nelayan Karang Dara.

Baca Juga:  Polres Bontang Selidiki Dugaan Pencemaran Limbah PT Pertamina Hulu Sanga Sanga

PHSS mengaku turut prihatin atas kejadian gagal panen kerang dara yang terjadi pada musim hujan kali ini dan memahami kesulitan yang ditimbulkan oleh kejadian tersebut terhadap masyarakat yang terdampak di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara.

Menanggapi unjuk rasa yang terjadi di wilayah Muara Badak terkait kejadian tersebut, perusahaan menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Perusahaan berharap agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan tertib dan tetap mengedepankan aspek keselamatan bersama.

Berdasarkan informasi yang dimiliki perusahaan, saat ini Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sedang mengambil langkah untuk menangani kejadian ini.

Perusahaan menghormati dan mendukung sepenuhnya langkah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara tersebut.

Perusahaan berharap kerja sama dan kolaborasi yang baik dari seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung langkah yang sedang diambil dan keputusan yang akan dibuat oleh pemerintah. (*)

Tags: PT PHSS
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Stok Daging dan Telur di Kaltim Selama Ramadan Dijamin Berlimpah

Next Post

Segini Biaya yang Harus Disiapkan Jemaah Haji dari Kaltim

Related Posts

Isu Dana 10 Persen Tali Asih Seret Nama DPRD Kukar, Daeng Tiger: Tidak Ada untuk Kami
Kaltim

Isu Dana 10 Persen Tali Asih Seret Nama DPRD Kukar, Daeng Tiger: Tidak Ada untuk Kami

10 April 2026, 19:00
Nelayan Kerang Darah Muara Badak Benarkan Potongan 10 Persen Dana Tali Asih
Kaltim

Nelayan Muara Badak Soroti Potongan 10 Persen Tali Asih, Data Penerima Tak Dibuka

9 April 2026, 15:51
Belum Ada Kejelasan Terkait Kasus Pencemaran Pesisir Muara Badak, Nelayan Demo selama Sepekan, Ini Jawaban PHSS
Lingkungan

Wakil Ketua Komis IV DPR Nilai Pemerintah Lamban Tangani Dugaan Pencemaran Pesisir Muara Badak oleh PT PHSS

12 Agustus 2025, 08:30
PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga Diduga Laporkan Pedemo, Jalani Pemeriksaan, Dikawal Polisi Bersenjata Laras Panjang
Lingkungan

Demo Dugaan Pencemaran Lingkungan oleh PHSS, Empat Nelayan Muara Badak Bakal Diperiksa Polres Bontang

19 Juni 2025, 14:32
Pertamina Hulu Sanga Sanga Tanggapi Hasil Investigasi Tim Gakum Kementerian Lingkungan Hidup
Lingkungan

Pertamina Hulu Sanga Sanga Tanggapi Hasil Investigasi Tim Gakum Kementerian Lingkungan Hidup

6 Juni 2025, 19:48
Hasil Uji Lab Limbah PT Pertamina Hulu Sanga Sanga: Terbukti Terjadi Pencemaran
Lingkungan

Pencemaran Pesisir Muara Badak, Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Sanksi untuk Pertamina Hulu Sanga-Sanga

5 Juni 2025, 19:14

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.