• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Rastra Akhirnya Terdistibusi ke Polosok

by BontangPost
5 April 2018, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
PENYALURAN: Warga sedang mengambil rastra di kantor kecamatan.(IST)

PENYALURAN: Warga sedang mengambil rastra di kantor kecamatan.(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Pendistribusian beras sejahtera (rastra) akhirnya sampai ke kawasan pelosok. Meskipun proses distribusi sempat terhalang banjir.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kutim Jamiatul Khair Daik melalui Kasi Bantuan Sosial Korban Bencana dan Permukiman, Budi Mulia menjelaskan, program rastra yang diterapkan sejak awal 2018 sudah terlaksana dengan baik dan lancar. Meski saat ini sedang musim penghujan, pendistribusian rastra tetap lancar hingga ke kecamatan terjauh. Seperti Muara Ancalong, Muara Bengkal, Batu Ampar, hingga Busang.

“Kami akui, sebenarnya ketika hujan deras, akses di jalan begitu sulit dilalui, karena rentan banjir dan becek, sementara rastra dibawa menggunakan beberapa truk. Meski waktu pengantaran jadi molor satu sampai dua hari di perjalanan, rastra tetap tersalurkan dengan tepat sasaran,” ujarnya.

Baca Juga:  SMAK Santo Yoseph Akan Dibangun, Jadi Penunjang Pendidikan Katolik di Kutim 

Rastra tersebut, ujarnya, ditarget tersalurkan ke 15.231 keluarga penerima manfaat (KPN) di Kutim. Jumlah itu tidak bisa diganggu-gugat, sebab sudah berdasarkan data yang terdapat di kementerian sosial (kemensos).

“Di Muara Ancalong, terdapat sekira 1.800 KPN. Kami perlu menggunakan truk besar yang jumlahnya lebih dari satu unit. Belum lagi di kecamatan lainnya. Itu yang sempat menjadi kendala. Namun semua bisa kami atasi,” ujar dia.

Dia memaparkan, jatah rastra untuk tiap kepala keluarga diberikan masing-masing 10 kilogram (kg). Yakni, dengan spesifikasi patahan pada beras medium tersebut sekira 20 persen, tanpa debu, dan tidak berbau, tak juga lembab. “Beras tersebut sebenarnya sangat bagus untuk kesehatan, terutama bagi penderita diabetes, karena kadar gulanya rendah. Namun itu tidak dijual, hanya khusus untuk KPN,” ujarnya.

Baca Juga:  Kemensos Salurkan Rp 10 Miliar Bantuan PKH 

Dia menuturkan, saat ini rasta diberikan gratis, sebab dalam bentuk bantuan social. Berbeda denagn dulu saat masih bernama beras miskin (raskin) yang masih dikenakan biaya subsidi Rp 1.600 per kg. “Tapi bedanya, saat ini beras yang diberikan pemkab jumlahnya hanya 10 kg, berkurang 5 kg dibanding dulu 15 kg.

Tapi keunggulannya, selain berasnya lebih berkualitas, prosesnya juga lebih aman. Sebab, tidak ada biaya tebus, Karena dulu hal itu sering disalahgunakan oleh oknum tertentu,” ujar dia. (hd)

Tags: PendistribusianRastaSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ratusan Depot Air di Kutim Tidak Berizin 

Next Post

Angkut 11 Kilogram Sampah Laut 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.