• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Ratusan Petani Sawit Serbu Perusahaan

by BontangPost
21 Desember 2018, 15:30
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
LEMPAR TUNTUTAN: Para massa mengepung salah satu perusahaan di Kutim.(Dhedy/Sangatta Post)

LEMPAR TUNTUTAN: Para massa mengepung salah satu perusahaan di Kutim.(Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Sekira 800 petani sawit menyerbu perusahaan. Mereka datang untuk melayangkan tuntutan. Para petani sawit yang tergabung dalam Forum Petani Sawit (FPS) Kutim tersebut akhirnya dikabulkan perusahaan.

Meskipun, tuntutan tersebut tidak direalisasikan 100 persen. Akan tetapi dianggap cukup memberikan angin segar bagi petani sawit di Kutim.

Dalam kesepakatan tersebut, perusahaan siap membeli semua buah Tandan Buah Segar (TBS) petani seharga Rp 900 per kilogram. Sedikit lebih rendah dibanding dengan harga khusus petani mitra.

Dikatakan Ketua FPS Hasbudi, meskipun tak semua tuntutan dikabulkan akan tetapi sudah mewakili keluh kesah petani. Yakni, TBS petani dibeli dan harga yang ditawarkan terbilang rasional. “Kami sangat bersyukur sekali karena perusahaan akhirnya membeli sawit petani  dengan harga yang masuk akal,” katanya.

Baca Juga:  Penunggak Pajak Siap-Siap Ditertibkan
LEMPAR TUNTUTAN: Para massa mengepung salah satu perusahaan di Kutim.(Dhedy/Sangatta Post)

Tentu saja kata dia, perjuangan petani tak sia-sia. Padahal sebelumnya, Pemkab Kutim sudah melayangkan himbauan kepada perusahaan. Namun hasilnya masih nihil. “Karena tak ada perubahan, makanya kami turunkan semua petani untuk melakukan aksi. Akhirnya membuahkan hasil,” lanjut dia.

Hasbudi mengatakan, sebelum aksi dilakukan harga sawit kian terjun bebas. Merosot drastis. Yang sebelumnya kisaran Rp 1000 rupiah, turun menjadi Rp 200-Rp 500. Tentu saja harga tersebut membuat petani terpukul. “Makanya saya secara pribadi membakar hasil panen saya. Ada juga yang hanya membiarkan membusuk,” katanya.

Karena, jika tetap dijual kepada perusahaan dengan harga tersebut, maka petani rugi. Sebab, besar biaya panen ketimbang hasil panen.

Baca Juga:  Waspada Sapi Berpenyakit, Tak Bersertifikasi, Haram Dijual 

“Tetapi sekarang petani sudah dapat menikmati hasil panennya kembali. Mudahan saja tak kembali turun harga,” harapnya. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Demo PetaniHarga TBS Kelapa Sawitperkebunan kelapa sawitSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Minim Informasi, Camat Minta Dilibatkan di Pemilu

Next Post

PPU Belajar Jargas ke Bontang

Related Posts

Akal-Akalan Perusahaan Sawit di Kutim; Bangun Kebun Plasma di Hutan, Kini Disita Satgas PKH
Kaltim

Akal-Akalan Perusahaan Sawit di Kutim; Bangun Kebun Plasma di Hutan, Kini Disita Satgas PKH

20 November 2025, 20:34
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.