Diberi Waktu Tiga Hari
SAMARINDA – Nama Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi terancam dicoret dari daftar pencalonan wakil gubernur (cawagub) yang digodok DPD PKB Kaltim. Pasalnya, politisi Demokrat tersebut sampai kemarin belum melengkapi berkas pendaftaran.
Ketua DPD PKB Kaltim Syafruddin mengakui, dari empat cawagub yang telah mendaftarkan diri di partai yang dinahkodainya, kini tinggal Rizal Effendi yang belum melengkapi berkas.
Sementara untuk mantan Wali Kota Bontang Andi Sofyan Hasdam, mantan Bupati Berau Makmur HAPK, dan politisi PDIP yang juga menjabat anggota DPR RI Awang Ferdian Hidayat telah jauh-jauh hari melengkapi semua persyaratan pencalonan.
Begitupun dengan berkas para calon gubernur (cagub) seperti Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, Bupati PPU Yusran Aspar, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, dan mantan Bupati Kutai Timur Isran Noor telah dinyatakan lolos verifikasi berkas.
“Iya, memang untuk pak Rizal belum lolos verifikasi. Karena masih ada berkas persyaratan yang belum dilengkapi beliau,” kata Syafruddin yang juga anggota legislatif Karang Paci –sebutan DPRD Kaltim-, Rabu (2/8) kemarin.
Tim Pilkada PKB Kaltim memberikan kesempatan kepada pria yang pernah bergelut di dunia jurnalis tersebut supaya segera melengkapi berkas. Jika tidak, maka nama Rizal akan dicoret dari bursa cawagub yang digodok PKB.
“Kami masih menunggu sampai tiga hari ke depan. Ya, jika memang beliau tidak menyerahkan kelengkapan berkas, nama beliau bisa jadi akan dicoret,” tegas pria yang karib disapa Udin ini.
Sementara terkait isu telah adanya nama cagub dan cawagub yang direkomendasikan PKB, secara tegas ditepis pria asal Bima, NTB tersebut. Menurutnya, masih ada beberapa pertimbangan yang diambil pihaknya sebelum mengusulkan nama ke pusat.
“Saya kira itu hanya isu saja. Tidak benar kalau PKB sudah memutuskan calon yang akan diusung di Pilgub Kaltim. Ya, intinya semua calon punya peluang untuk mendapatkan rekomendasi dari pengurus PKB pusat,” tuturnya.
Selain itu, masih ada tahapan penyampaian visi dan misi para cagub dan cawagub. Hasil ini menjadi salah satu pertimbangan calon. Selain melihat hasil survei dan tingkat elektabilitas para calon.
“Sesuai agenda, Agustus ini penyampaian visi dan misi sudah akan kami laksanakan. Namun untuk kepastiannya, kami masih menunggu waktu dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar,” tutupnya. (drh)







