Bontang Jadi Tuan Rumah Raker Kehumasan Se-Kaltim
BONTANG – Eksistensi humas di lingkungan pemerintah kian diperhitungkan. Pasalnya, kinerja humas mencerminkan kinerja pemerintahan di suatu daerah atau instansi. Peran humas di setiap instansi pun harus bisa menangkal berita-berita hoax. Karena hoax dapat disebut sebagai instrument penghancur ke-Indonesiaan.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Sekprov Kaltim) Rusmadi dalam sambutannya di acara Raker Kehumasan se-Kaltim. Kebetulan, Humas Bontang menjadi tuan rumah terselenggaranya raker tersebut.
Rusmadi menyampaikan, bahwa raker kehumasan ini harus bisa dimanfaatkan untuk membangun jaringan kerja yang sinergi dan harmonis, antara pemerintah kota/kabupaten, pemerintah provinsi, serta unsur kehumasan. Terutama untuk sama-sama melawan berita hoax yang cepat sekali beredarnya.
“Berita hoax adalah dampak negatif dari kemajuan teknologi dan informasi yang tengah menjadi isu hangat yang meresahkan masyarakat,” jelas Rusmadi dalam sambutannya di acara Raker Kehumasan se-Kaltim dengan tema Peran Humas dalam Membangun Informasi Sehat untuk Masyarakat di Ballroom Hotel Equator, Rabu (29/3) kemarin.
Bahkan, Rusmadi menyatakan jika berita hoax dapat menghambat proses pembangunan. Alhasil, dengan gencarnya berita hoax di media sosial membuat pemerintah harus cepat mengambil sikap. Hoax juga disebut sebagai instrument penghancur ke-Indonesia-an.
Oleh sebab itu, melalui Raker Kehumasan ini, diharapkan seluruh humas di Kaltim memiliki pemahaman yang sama dalam menangkal berita hoax. “Humas harus bisa menyampaikan informasi yang tepat, akurat dan sehat kepada masyarakat,” pintanya.
Menurutnya, penyampaian informasi yang tepat, akurat dan sehat harus dilakukan untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat sekaligus menjaga kondusifitas daerah. Sehingga, lanjut dia, peran humas sangatlah penting bagi pemerintah. “Humas adalah barometer sebuah organisasi, bila humas bagus, pemerintahan pasti bagus. Kerja keras dan kesuksesan pemerintah dapat dilihat dari kinerja humasnya,” ungkap dia.
Pernyataan tersebut, diharapkan menjadi cambuk bagi humas se-Kaltim untuk bekerja lebih keras dalam membentuk persepsi masyarakat tentang pemerintah yang lebih baik.
Humas Pemkot Bontang menjadi tuan rumah penyelenggara Rapat Kerja Kehumasan se-Kaltim, Rabu (29/3). Raker ini dibuka oleh Sekda Provinsi Kaltim, Rusmadi dan berlangsung selama dua hari.Turut hadir dalam pembukaan raker yakni Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang M Syirajudin, Asisten Administrasi Umum Sarifah Nurul Hidayati, dan Forkopimda Kota Bontang.
Adapun peserta yang hadir sebanyak 150 orang yang terdiri dari 10 perwakilan kehumasan di kabupaten/kota se Kalimantan Timur. Narasumber yang dihadirkan adalah Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul. Ia menyampaikan materi ‘Sinergitas Kehumasan dalam Menanggulangi Hoax’.
’Dilanjutkan dengan materi ‘’Dukungan Dewan Pers dalam Menciptakan Informasi Sehat untuk Masyarakat’’ oleh Perwakilan Dewan Pers Indonesia, Jimi Silalahi.
Materi yang ketiga disampaikan oleh Thanon Aria Dewangga, Staf Ahli Bid. Hukum dan Hub. Internasional Sekretariat Kabiner RI dengan judul: Tantangan Kerjasama Internasional Kehumasan. Sedangkan materi terakhir disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Prov Kaltim dengan materi ‘Peran Kehumasan dalam Melaksanakan Diseminasi Informasi Pembangunan’. (hms8/mga)







