• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Serial Karang Mumus (30/Habis), Literasi Internet Sehat

by BontangPost
7 Maret 2017, 13:01
in Breaking News
Reading Time: 4 mins read
0
Ilustrasi Misman Rsu/Net

Ilustrasi Misman Rsu/Net

Share on FacebookShare on Twitter

 

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa banyak perubahan. Kalau dulu  berkirim kabar baik tulisan maupun gambar harus lewat kantor pos dan dikirim lewat darat, udara atau laut sehingga bisa berhari-hari menunggu, belum lagi kalau kesasar alamatnya, kini semua bisa serba cepat.

Kini mencari literaratur, bahan bacaan, bahan pelajaran atau apapun yang bisa menjadi sumber pembelajaran akan begitu mudah. Ada layanan mesin pencari yang dengan cepat bisa menyajikan link yang bisa diakses untuk mencari apa yang diperlukan. Dengan mengetikkan keyword yang tepat kita bisa mendapat banyak sumber bahan.

Namun pada sisi lain muncul juga berbagai persoalan seperti pornografi, kekerasan pada anak, bullying dan kejahatan elektronik lainnya yang membuat banyak orang merasa internet berbahaya. Mustofa beruntung mempunyai Kepala Sekolah yang bijaksana. Pak Kepala Sekolah tidak ikut-ikutan menuduh internet sebagai setan yang berbahaya. Bahkan ketika demam  game berbasis AVR, semacam Pokemon, Kepala Sekolah Mustofa tidak ikut-ikut mengeluarkan larangan bagi muridnya untuk memainkannya.

****************************

Pagi ini suasana kelas berbeda dari pada hari biasanya.  Guru meminta murid-murid menepikan meja ke dinding pinggir kelas. Dan bangku disusun membentuk huruf U.  Dari jam pelajaran pertama hingga jam istirahat, pelajaran akan diisi oleh Kakak Kakak Tim Internet Sehat. Pak Kepala Sekolah menjadikan pekan ini sebagai Pekan Literasi Internet Sehat  dengan tagline Berinternet Secara Asyik dan Bertanggungjawab.

“Semangat pagi,” begitu salah satu kakak Tim Internet Sehat membuka pertemuan.

“Yes … Yes…Yes,” jawab murid-murid serempak.

Dan kemudian kakak kakak yang lain membagikan phablet kepada semua murid murid. Hati mereka riang karena bisa bermain internet di sekolahan. Selain itu mereka juga tahu bahwa jam istirahat nanti mereka akan mendapat kudapan, berupa makanan kotak yang ada di pojok kelas mereka.

Baca Juga:  Jembatan Tol PPU-Balikpapan Segera Dilelang

“Nah, adik-adik hari ini kita akan belajar menggunakan internet untuk pembelajaran, senang nggak?”

“Senang,:” jawab murid-murid serentak.

“Adik-adik tahu google?”

“Tahu … mbah google panggilannya,”

Kakak Internet Sehat tersenyum kemudian melanjutkan keterangannya.

“Kali ini kita akan belajar menggunakan google sebagai tool  untuk penelitian,”

Kakak Internet Sehat tak sadar telah memilih kata-kata sulit yang membuat murid-murid melonggo.

“Oh, maaf. Tool adalah perangkat atau sarana atau alat,” ujarnya.

Kemudian kakak Internet Sehat meminta murid murid mengaktifkan browser atau perambah dan membuka halaman google.

“Adik adik tahu Karang Mumus?”

“Tahu, ini orangnya,” jawab murid-murid menunjuk Mustofa.

Melihat kakak Internet Sehat kebingungan, Bondan berinisiatif menerangkan.

“Ini Mumus kak nama pendeknya, nama panjangnya Pria Karang Mumus,” ujar Bondan sambil tertawa.

“Maksud kakak, Sungai Karang Mumus,” ujar kakak Internet Sehat menjaga agar perbicangan tidak lari.

“Tahu kak, sungai tempat Mumus mandi,” ujar seorang murid.

“Sungai kotor kak,” ujar yang lainnya.

“Airnya hitam kak,” sambung yang lain lagi.

“Nah, kenapa sungai jadi begitu?” tanya kakak Internet Sehat.

“Banyak yang buang sampah ke sungai kak,”

“Ada ATM berjejer kak,”

Kakak Internet Sehat tak paham kenapa ada ATM di Sungai Karang Mumus.

“Lho kok ATM di sungai?”

Murid-murid tertawa melihat kakak Internet Sehat kebingungan.

“ATM itu Anjungan Tinja Mandiri kak,” ujar Mustofa mulai ikut angkat bicara.

Baca Juga:  Soal Penertiban APK Paslon, Panwaslu Dituding Tebang Pilih, ANNUR Keberatan

Lagi-lagi kakak Internet Sehat harus menjaga agar perbincangan tidak melenceng.

“Nah, itu berarti ada pencemaran di Sungai Karang Mumus, tapi apa yang terjadi di Sungai Karang Mumus mari kita lihat di google,”

Kemudian kakak internet sehat meminta murid-murid menuliskan kata Karang Mumus di kolom mesin pencari google. Dan murid murid segera menuliskannya.

“Sudah…… Nah kita lihat apa saja yang muncul di halaman mesin pencarinya. 10 link pertama,”

“Tentang Sungai Karang Mumus kak, di wikipedia,”

“Cerita susur sungai kak di viva,”

“Berita kak di tribunnews,”

“Ada karangmumus.id kak,”

“Berita tentang sungai yang harus diselamatkan kak di mongabay.co.id,”

“Ngabuburit di Karang Mumus kak, menurut republika.co.id,”

“Nah, hari raya kurban tapi kok karang mumus juga jadi korban kak, di kiliksamarinda.com,”

Kakak Internet Sehat senang melihat murid-murid dengan cepat memahami apa yang diminta.

“Nah, mari kita lihat link-nya satu persatu,”

Kemudian bersama dengan murid-murid, Kakak Internet Sehat membuka link tentang Karang Mumus yang ada di halaman pertama mesin pencari. Link itu ditunjukkan lewat LCD sehingga murid-murid bisa melihat bersama-sama.  Setelah selesai kemudian kakak Internet Sehat kembali melanjutkan keterangannya.

“Jadi tadi kita sudah lihat 10 link pertama yang isinya adalah paparan, cerita dan berita, pertama kita bisa lihat siapa saja yang menuliskannya,” ujar kakak Internet Sehat.

“Kita akan menilai apa yang disampaikan. Ada tiga kategori yaitu netral, positif dan negatif,” lanjutnya.

Dan kemudian kakak Internet Sehat menerangkan kalau netral artinya tulisan itu mengungkap informasi dasar misalnya sejarah sungai, panjang sungai, seluk beluk sungai dan lain sebagainya. Sementara positif berarti tentang potensi sungai, upaya-upaya atau inisiatif pemulihan sungai, praktek baik di sungai, keindahan sungai dan seterusnya. Sementara negatif terkait dengan permasalah sungai yang berlarut larut, perilaku buruk terhadap sungai, kebijakan yang tak menjawab persoalan sungai dan seterusnya.

Baca Juga:  Tak Terdaftar, Bawaslu Bakal Panggil LSI 

“Gimana adik-adik, paham kan. Jadi mana lebih banyak, netra, positif atau negatif?”

“Banyak negatifnya kakak?”

“Itu pertanda apa?”

“Banyak masalah di Sungai Karang Mumus kak,”

“Dan …. “

“Dan dibiarkan saja dari dulu kak …,” jawab murid murid kompak.

Kakak Internet Sehat tersenyum masam mendengar jawaban murid murid. Tapi bisa jadi jawaban ini adalah sebuah kebenaran karena anak-anak akan jauh dari basa-basi, mereka belum punya kepentingan yang disembunyikan soal memberi jawaban. Mereka tak peduli apakah jawaban polos mereka akan mempengaruhi lancar tidaknya aliran dana BOS atau beasiswa lainnya. Hal yang sama tentu tak berlaku untuk kakak kakak mereka yang tengah menempuh pendidikan sarjana, master sampai doktoral. Mereka tentu sudah pintar berdiplomasi dalam urusan jawab menjawab. Sebab jawaban bukanlah soal kebenaran melainkan kepentingan apa yang sedang coba direngkuh.

“Hari ini kita sudah belajar soal bagaimana menggunakan internet terutama mesin pencari sebagai alat untuk melakukan riset kecil-kecilan dan cepat. Hal ini bisa dipraktekkan untuk beberapa hal. Namun yang terpenting ketika menarik kesimpulan soal positif atau negatif perlu dipertimbangkan siapa yang menuliskannya atau menyampaikannya agar kita bisa mengambil kesimpulan yang obyektif,” terang kakak Internet Sehat.

“Ya …. kakak,” ujar murid-murid serentak.

Pondok Wiraguna, 28/09/2016 @yustinus_esha

Tags: Metro SamarindaSerial Karang Mumus
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Papan Bawah Belum Beranjak 

Next Post

Musda Golkar Berpeluang Aklamasi

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.