• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Stevanus Diduga Kena Tembak di Leher, Saat Polisi Bubarkan Arena Sabung Ayam

by BontangPost
5 Juni 2017, 17:28
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
DIOPERASI: Kerabat menunggu Stevanus yang di depan ruang operasi RS Medika Sangatta, kemarin.(HERDI JAFFAR/SANGATTA POST)

DIOPERASI: Kerabat menunggu Stevanus yang di depan ruang operasi RS Medika Sangatta, kemarin.(HERDI JAFFAR/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SANGATTA – Stevanus (40) dilarikan ke Rumah Sakit Medika Sangatta dengan darah mengucur deras di leher, Minggu (4/6) siang kemarin. Pria ini diduga terkena peluru dari tembakan peringatan seorang polisi di arena sabung ayam di kawasan Kampung Tator, Sangatta Utara.

Dari informasi yang dihimpun, Stevanus berada di lokasi sabung ayam tersebut bersama puluhan orang lainnya. Lalu sekira pukul 12.00 Wita, seorang polisi melepas tembakan peringatan. Terdengar tak kurang dua kali pistol meledak. Tak ayal orang-orang yang berada di kawasan itu lari tak karuan.

“Saya ada di situ (arena sabung ayam), tapi saya tidak lari karena saya cuma minum-minuman dingin di situ. Memang saya dengar ada dua kali suara tembakan,” kata Anton salah satu saksi yang juga masih kerabat Stevanus, ditemui di rumah sakit, kemarin.

Baca Juga:  Bantu Penuhi Kebutuhan Listrik di Kutim, Bupati Lirik Investor Tiongkok 

Setelah terdengar suara tembakan. Sejurus kemudian Anton melihat Stevanus tersungkur di atas tanah. Dia menduga kerabatnya itu sedang tiarap. Diketahui belakangan bahwa darah telah mengucur dari lehernya.

“Saya tidak lihat apakah kena tembak secara langsung atau tidak, saya tidak lihat. Tiba-tiba saja Stevanus jatuh di tanah dan ada darah. Saya kaget dan juga tidak bisa berbuat apa-apa,” kisahnya.

Setelah itu Stevanus langsung dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Kerabat pria yang berkerja di salah satu perusahaan sub kontraktor PT KPC ini pun ramai-ramai berdatangan ke rumah sakit.

“Informasi yang kami dapat kena tembak di leher. Tapi kami juga belum tahu pasti seperti apa kejadiannya. Apakah terkena peluru pantulan atau langsung,” kata Rony Lallo, kakak Stevanus.

Baca Juga:  Unik, Desa Ini Pampang Baliho APBDes 

Jika memang terjadi penembakan secara langsung, Rony mengaku menyayangkan hal tersebut. Seharusnya dalam kondisi seperti itu hanya dilakukan tembakan peringatan.

“Untuk pastinya, nanti kita lihat seperti apa, sejauh ini kami juga tidak tahu, apakah secara langsung atau tidak. Makanya pihak keluarga juga masih berkoordinasi dengan pengacara soal langkah kami,” katanya.

Menurut keterangan dr. Richard Siagian selaku Ketua Tim Operasi menuturkan, Stevanus mengalami luka di daerah leher kiri sekitar 3 sentimter dari telingga. Dapat dipastikan, benda tajam yang merobek bagian leher itu. Setelah dilakukan rontgen, diketahui terdapat dua benda asing berukuran 2 x 1 sentimeter dan 2 x 2 sentimeter. Sesuai prosedur, benda asing harus dievakuasi melalui meja operasi.

Baca Juga:  70 Permohonan Mobil 'Bekas', Pemkab Utamakan Instansi Lapangan 

“Dipastikan tidak ada bagian fital yang terkena dampak, pasca operasi kondisi korban dalam keadaan stabil dan harus dirawat inap untuk perawatan intensif,” kata Richard.

Selain luka di bagian leher, dokter juga menemukan luka lecet sekitar 3 sentimeter di bagian bahu korban, mengenai benda asing apa yang masuk ke tubuh korban, pihaknya tidak mengetahui dengan pasti dan harus dibawa ke labfor untuk identifikasi lanjutan.

Sementara itu, saat dikonformasi mengenai kejadian ini, Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Andika Darma Sena akan menggelar konferensi pers mengenai kejadian tersebut, Senin (5/6) hari ini.

“Saat ini masih dinas di luar kota. Besok (hari ini) kami berikan informasi,” singkatnya dihubungi melalui telepon. (hd)

Tags: Sabung AyamSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

WADUH!!! 100 Ribu Warga Kutim Masih Ilegal  dan Ada 800 Anak Tak Diakui Negara 

Next Post

Si Jago Merah Mengamuk, Barakan 6 Pintu dan Tiga Warung Ludes 

Related Posts

Polres Bontang Amankan 18 Motor dari Lokasi Dugaan Sabung Ayam di Gunung Telihan
Bontang

Polres Bontang Amankan 18 Motor dari Lokasi Dugaan Sabung Ayam di Gunung Telihan

3 April 2026, 13:09
Arena Sabung Ayam Digerebek, Belasan Orang Diciduk
Kriminal

Arena Sabung Ayam Digerebek, Belasan Orang Diciduk

15 Desember 2025, 11:18
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.