• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Surat Terbuka untuk Prabowo, Aliansi Masyarakat Kaltim Soroti Dugaan Dinasti Politik dan Kebijakan Pemprov

by Redaksi Bontang Post
9 Mei 2026, 12:00
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim saat menitipkan surat terbuka untuk Presiden melalui legislator Senayan, Budisatrio Djiwandono. (FOTO: BAYU ROLLES/KP)

Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim saat menitipkan surat terbuka untuk Presiden melalui legislator Senayan, Budisatrio Djiwandono. (FOTO: BAYU ROLLES/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Polemik tata kelola pemerintahan di Kalimantan Timur belum menunjukkan tanda mereda. Gelombang kritik kini bergerak lebih jauh setelah Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim resmi melayangkan surat terbuka kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.

Surat tersebut berisi sederet persoalan yang dinilai mendesak dan membutuhkan campur tangan langsung kepala negara. Dokumen itu dititipkan kepada legislator Gerindra asal Kaltim di DPR RI, Budisatrio Djiwandono, saat kunjungan daerah pemilihan pada Jumat (8/5/2026).

Aliansi berharap surat tersebut tidak berhenti sebagai dokumen politik semata, tetapi benar-benar sampai ke meja presiden.

Koordinator Lapangan Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim, Erli Sopiansyah, mengatakan keresahan publik terhadap praktik nepotisme dan politik dinasti menjadi poin utama dalam surat tersebut.

Baca Juga:  Kena Sorotan Publik, Rudy Mas’ud Minta Maaf soal Rujab dan Coret Peran Keluarga

Menurutnya, berbagai sektor strategis di Kaltim mulai dikendalikan lingkar kekuasaan yang terhubung secara kekerabatan.

“Publik khawatir kekuasaan yang terkonsentrasi dalam lingkar keluarga akan melahirkan kebijakan yang menjauh dari kepentingan masyarakat,” ujar Erli.

Dalam surat itu, aliansi membeberkan sedikitnya 10 tuntutan utama. Sorotan paling tajam diarahkan pada konsentrasi kekuasaan di lingkar elite daerah, termasuk hubungan kekerabatan antara Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dan Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud.

Aliansi juga menyinggung sejumlah posisi strategis lain yang dinilai mulai dikuasai keluarga dan kerabat dekat. Mulai dari terpilihnya keponakan gubernur sebagai Ketua Kadin Kaltim hingga penempatan figur tertentu di jabatan krusial yang dianggap mempersempit ruang bagi SDM lokal lain yang kompeten.

Baca Juga:  Keponakan 23 Tahun Terpilih Jadi Ketua Kadin Kaltim, Rudy Mas’ud Bantah Isu KKN

Tak hanya soal dinasti politik, kritik juga diarahkan pada kebijakan pengangkatan 43 tenaga ahli gubernur. Struktur tersebut dinilai terlalu gemuk dan bertolak belakang dengan narasi efisiensi anggaran.

Pembiayaan tenaga ahli itu disebut menghabiskan anggaran daerah hingga Rp8,3 miliar per tahun. Padahal, Pemprov Kaltim dinilai telah memiliki perangkat staf ahli dari kalangan ASN yang semestinya mampu menjalankan fungsi serupa.

Sorotan berikutnya mengarah pada rencana pergantian direksi Bank Kaltimtara. Langkah itu dianggap janggal lantaran masa jabatan direksi saat ini baru akan berakhir pada 2028.

Situasi tersebut memunculkan persepsi publik terkait adanya upaya “titipan” yang berpotensi mengganggu profesionalitas BUMD strategis milik daerah tersebut.

Aliansi juga mengecam rencana renovasi Rumah Jabatan Gubernur dengan nilai mencapai Rp25 miliar. Di tengah persoalan jalan rusak, layanan kesehatan, hingga kebutuhan pendidikan yang masih mendesak, anggaran besar itu dinilai melukai rasa keadilan masyarakat.

Baca Juga:  PKB Kaltim Resmi Cabut Dukungan, Kritik Keras Kinerja Rudy-Seno

Erli meyakini Budisatrio Djiwandono memahami situasi yang berkembang di Kaltim dan mampu meneruskan aspirasi tersebut langsung kepada presiden.

“Kami berharap surat ini benar-benar sampai ke tangan Presiden dan mendapat perhatian serius,” tegasnya.

Aliansi pun meminta pemerintah pusat tidak sekadar membaca laporan tersebut sebagai dinamika politik daerah biasa. Mereka mendesak presiden memerintahkan aparat penegak hukum melakukan audit dan pemeriksaan terhadap berbagai kebijakan Pemprov Kaltim yang dianggap janggal.

“Aspek hukum harus ditegakkan melalui instruksi langsung presiden,” pungkas Erli. (KP)

Tags: Rudy Mas’ud
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Didatangi Puluhan Orang, Rumah Korban Pencurian Mangga di Bontang Dirusak

Next Post

Polres Bontang Olah TKP Kasus Pencurian Mangga, Berikut Kondisi Rumah Pemilik Pohon Setelah Digeruduk

Related Posts

Foto Rudy Mas’ud di Singapura Viral, Karhutla Kaltim Jadi Sorotan
Kaltim

Foto Rudy Mas’ud di Singapura Viral, Karhutla Kaltim Jadi Sorotan

13 Oktober 2026, 15:15
Birokrasi Kaltim Pincang Dikomandoi Plt, Janji Manis Rudy Mas’ud Ditagih Akhir Bulan Ini
Kaltim

Birokrasi Kaltim Pincang Dikomandoi Plt, Janji Manis Rudy Mas’ud Ditagih Akhir Bulan Ini

24 Juni 2026, 16:30
Massa Datangi Kejati Kaltim, Tuntut Dugaan Pelanggaran Kebijakan Rudy Mas’ud Diusut
Kaltim

Massa Datangi Kejati Kaltim, Tuntut Dugaan Pelanggaran Kebijakan Rudy Mas’ud Diusut

22 Mei 2026, 15:02
Aliansi Masyarakat Desak Rudy Mas’ud Pilih Mundur atau Dukung Hak Angket
Kaltim

Aliansi Masyarakat Desak Rudy Mas’ud Pilih Mundur atau Dukung Hak Angket

22 Mei 2026, 08:07
DPRD Kaltim Belum Berani Putuskan Hak Angket Rudy Mas’ud, Pilih Konsultasi ke Kemendagri
Kaltim

DPRD Kaltim Belum Berani Putuskan Hak Angket Rudy Mas’ud, Pilih Konsultasi ke Kemendagri

19 Mei 2026, 12:59
Di Tengah Polemik Anggaran Rp10 Miliar, 10 Anggota Tim Ahli Gubernur Kaltim Mundur
Kaltim

Di Tengah Polemik Anggaran Rp10 Miliar, 10 Anggota Tim Ahli Gubernur Kaltim Mundur

12 Mei 2026, 18:53

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.