• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

TERLALU!!! Jualan di Jalan, Pedagang Kecil Ditarik Pajak Desa  

by BontangPost
11 Maret 2018, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
AKTIVITAS: Pedagang Pasar Sangatta Selatan melakukan aktivitas jual beli  kepada konsumen.(Dedy/Sangatta Pos)

AKTIVITAS: Pedagang Pasar Sangatta Selatan melakukan aktivitas jual beli  kepada konsumen.(Dedy/Sangatta Pos)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Pedagang kecil seperti sayur-sayuran mengeluh lantaran usaha kecilnya harus ditarik retribusi oleh oknum petugas di Pasar Tradisional Sangatta Selatan.

Wanita tua yang enggan disebutkan namanya tersebut harus mengeluarkan uang sebesar Rp 2 ribu setiap hari.

Dari kupon berukuran kecil yang dibagikan ke semua pedagang,  terdapat stempel desa. Artinya,  pungutan tersebut diduga dilakukan oleh desa setempat.

Wanita yang berumur 55 tahun itu mengaku tidak mengetahui pasti pungutan tersebut akan dipergunakan untuk apa. Yang jelas,  dirinya cukup keberatan atas apa yang dilakukan petugas tersebut.

“Saya hanya jual sayur.  Kadang laku dan kadang tidak. Tetapi setiap hari harus setoran.  Saya cukup keberatan,” katanya.

Baca Juga:  Anggaran Disdik Tak Sampai 20 Persen

Antara pengeluaran dan penghasilan nyaris seimbang.  Pasalnya,  sayur yang dijual tidak murni dagangan sendiri.  Sebab,  dirinya mengambil dagangan dari orang lain dan kemudian dijual kembali.

“Sayur yang saya  jual dalam sebungkus  untungnya hanya 50 rupiah. Kemudian,  setiap hari keluar Rp 2 ribu,” katanya.

Masalah lainnya,  juru pungut dianggap tak memiliki dasar untuk mengambil uangnya setiap hari.  Pasalnya,  dirinya berdagang di jalanan.  Di atas tanah,  bukan lapak yang disediakan desa atau pemerintah.

“Kami sudah bayar pajak jalan,  pajak bangunan. Jualan dibibir jalan ditarik juga,” katanya.

 

Hal itu kata dia, bisa saja dibenarkan asal uang hasil pungutan untuk pembenahan pasar. “Saya belum merasakan langsung uang hasil pungutan. Saya tidak tahu lari ke mana. Hanya yang memungut yang tahu,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Geram, PNS Malas Dipersilakan Pindah ke Pedalaman 

Sementara itu,  Kades Sangatta Selatan,  Sjaim belum dapat memberikan komentar terkait hal itu. “Senin saja kita ketemu,” tukasnya lewat sambungan telepon. (dy)

Tags: pedagangpungliSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

WADUH!!! Warga Terbiasa Buang Sampah ke Sungai

Next Post

Oknum PPK Berpolitik Praktis 

Related Posts

Urus Pertek, Pengusaha Bontang Mengaku Dimintai Rp250 Ribu Per Petugas
Bontang

Urus Pertek, Pengusaha Bontang Mengaku Dimintai Rp250 Ribu Per Petugas

24 September 2026, 15:26
Korban Laporkan Eks TKD Pasar Loktuan Bontang, Kasus Pungli Masuk Ranah Hukum
Bontang

Korban Laporkan Eks TKD Pasar Loktuan Bontang, Kasus Pungli Masuk Ranah Hukum

18 November 2025, 17:59
Oknum TKD Pasar Citra Loktuan Diduga Lakukan Pungli ke Pedagang Baru
Bontang

Kepala UPT Pasar Bontang Pastikan Oknum Pungli Pedagang Citra Mas Telah Diberhentikan

6 Oktober 2025, 16:34
ASN Bontang Pelaku Pungli di Pasar Loktuan Diminta Kembalikan Uang
Bontang

ASN Bontang Pelaku Pungli di Pasar Loktuan Diminta Kembalikan Uang

6 Oktober 2025, 14:05
Oknum TKD Pasar Citra Loktuan Diduga Lakukan Pungli ke Pedagang Baru
Bontang

Oknum TKD Pasar Citra Loktuan Diduga Lakukan Pungli ke Pedagang Baru

4 Oktober 2025, 13:58
Pesona Masjid Terapung Bontang, Bergaya Arsitektur Khas Pesisir
Bontang

Dugaan Praktik Pungli di Pelabuhan Loktuan Ditertibkan Aparat

10 Desember 2024, 10:19

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.