• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Tersangka Pencabulan Pernah Soroti Video Mesum Balikpapan

by Redaksi Bontang Post
16 September 2021, 16:15
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Tersangka (tengah) saat penyidik kepolisian membeberkan kasusnya.

Tersangka (tengah) saat penyidik kepolisian membeberkan kasusnya.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Peristiwa yang dialami AL mengundang perhatian banyak pihak. Terutama kalangan akademisi Balikpapan dan PPU. Pasalnya, nama AL dikenal luas dengan aktivitas sosial yang tidak bisa dipisahkan dari profesinya sebagai salah satu dosen pada universitas swasta di Balikpapan.

AL aktif di sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, politik, dan pengawasan kebijakan pemerintah. Media ini banyak menerima hubungan telepon yang menanyakan kebenaran informasi yang belakangan ramai diberitakan berbagai media massa lokal.

Juga, jadi bahan pembicaraan melalui grup-grup platform perpesanan WhatsApp. “Tidak menyangka kalau AL yang ramai diberitakan media massa itu ternyata orang yang saya kenal,” kata seseorang di balik sambungan telepon.

Sejauh penelusuran media ini, AL menuliskan statusnya di media sosial Facebook sebagai penulis dan editing, buku bisnis dan novel kehidupan. Dalam sebuah status yang cukup panjang ia pernah menulis tentang sorotannya terhadap video mesum Balikpapan, yang pernah menghebohkan Kota Minyak.

Menurut dia, dari tahun 2009 paling tidak ada 7 video mesum, 2 dilakukan oleh mahasiswi dan 5 dilakukan oleh pelajar SMP, SMK, dan SMA. Umumnya, tulis AL, mereka melakukannya di hotel, tempat indekos, dan kamar rumahnya. Yang di semak-semak, tulis dia, juga ada.

Tetapi, lanjutnya dalam status itu, bukan masalah tempat yang menjadi persoalan, tetapi kenapa adegan itu bisa terjadi. Apakah pergaulan mereka bebas? Apakah tidak ada pengawasan orangtua? Apakah izin hotel dan indekos beserta pengawasan kurang?

Baca Juga:  Oknum Pekerja Tambang di Balikpapan Diduga Cabuli Kakak Beradik

Apakah slogan Kota Beriman, Kota Madinatul Iman hanya tong kosong nyaring bunyinya? Apakah kemaksiatan dibiarkan, sehingga sebabkan murka Allah? Judi dan maksiat, apakah dampaknya lebih besar judi? Dan, banyak lagi soal atau pertanyaan soal itu.

Video mesum, tulis dia, merupakan sejarah dan catatan bagaimana kekerasan terhadap anak terjadi. Ia lantas memasukkan adegan mesum itu dalam bentuk kekerasan terhadap anak. Ia lalu mempersilahkan bagi pegiat anak untuk memperdebatkan definisi ini.

“Sejarah mesum anak itu juga, menginspirasi saya membuat sebuah novel, bahkan rencana ada 10 seri. Mengungkap salah satu contoh aksi mereka, berdasarkan fakta, hasil investigasi dan dibarengi dengan fiksi saya, agar orangtua bisa awasi anaknya, agar para istri-istri tidak dibohongi para suaminya. Kata Inul Daratista, katanya lembur, katanya kerja, tetapi malah check in. Katanya makan siang, katanya istirahat, tetapi ke hotel dan kos,” kata AL sebagaimana status yang ditulisnya dan diunggah pada Sabtu, 21 Agustus 2021 pukul 08.16 waktu internet.

Baca Juga:  Terkait Oknum Guru Ngaji Cabul, Kapolres Imbau Orang Tua Waspada 

Ia juga menulis, 1.200 pelacur di Balikpapan, 5 persen adalah pelacur anak atau menjadi pelacur akibat kurang perhatian orangtua, anak broken home karena orangtuanya bercerai, tidak harmonis, dan korban pacar kemudian ditinggalkan, sehingga dia putus asa dan dendam.

Modusnya, tulis AL, bisa pakai aplikasi online, bisa lewat teman dan komunitas mereka, dan ada koordinator atau muncikari. Tidak salah jika awal tahun anggaran, polisi berhasil menangkap muncikari setiap tahun, dengan menjebak sebagai pelanggan. (ari/kri/k8)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pencabulan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

BIN Gelar Vaksinasi Lanjutan bagi Pelajar dan Masyarakat, 6.500 Dosis Sudah Tersalurkan

Next Post

KPK OTT di Dinas PUTR Hulu Sungai Utara

Related Posts

Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet
Kriminal

Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet

1 Januari 2026, 17:00
Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama
Kaltim

Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama

5 Desember 2025, 15:37
Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet
Kriminal

Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet

3 Desember 2025, 15:25
Glorifikasi Pelaku Kekerasan Seksual Dinilai Sangat Berbahaya
Kriminal

Pria Paruh Baya di Balikpapan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Cabuli Lima Anak di Bawah Umur

2 Desember 2025, 19:39
Iming-iming Mainan, Remaja 16 Tahun di Samarinda Cabuli Bocah 6 Tahun
Kriminal

Iming-iming Mainan, Remaja 16 Tahun di Samarinda Cabuli Bocah 6 Tahun

9 Oktober 2025, 14:51
Ibu di Samarinda Diduga Jual Anak 10 Tahun ke Kakek-kakek, Ayah Tiri Ikut Cabuli Korban
Kaltim

Ibu di Samarinda Diduga Jual Anak 10 Tahun ke Kakek-kakek, Ayah Tiri Ikut Cabuli Korban

19 September 2025, 19:00

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.