• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

TK2D Diminta Ikut Jaminan Sosial

by BontangPost
21 Desember 2018, 15:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Muhamad Romdhoni.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Muhamad Romdhoni.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Peraturan yang menegaskan setiap lembaga yang mempekerjakan pegawai wajib memberikan jaminan sosial. Termasuk Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D).

Sejauh ini, belum adanya perlindungan itu untuk TK2D di Kutim, menjadi alasan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang, Muhamad Romdhoni, mengajak pemerintah memprioritaskan hal ini.

“Dengan ikut serta, maka TK2D memiliki asuransi, yang jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan dalam bekerja, dapat digunakan,” ungkapnya saat ditemui, Kamis (20/12).

Misalnya ada TK2D kecelakaan dalam bekerja, maka seluruh pengobatannya akan ditanggung oleh BPJS-KT, jika meninggal akan mendapat santunan hingga Rp 56 juta, serta beasiswa sebesar Rp 12 juta untuk ahli waris.

Sedangkan jika meninggal tidak pada saat bekerja, katanya maka peserta BPJS-KT masih juga mendapat santunan Rp 24 juta, serta beasiswa Rp 12 juta untuk ahli waris.

Baca Juga:  Besok, Guru Swasta Kutim Gelar Aksi Damai di Kantor Gubernur 

“Tunjangan tersebut bisa diterima langsung oleh peserta, meski baru mendaftar satu bulan, kemudian meninggal,” ujarnya.

Menururnya melihat total tunjangan tersebut, jika dihitung kasar, maka peserta seharusnya membayar iuran sekira dua ratus tahun, untuk mengumpulkan nominal sebesar tunjangan tersebut, namun rata-rata usia manusia tidak sepanjang itu, oleh karena itu, BPJS-KT dianggap menguntungkan bagi pesertanya.

Romdhoni menambahkan, kecelakaan bisa saja merengut kesejahteraan, contonya saja petani yang sudah memiliki sawah berhektare-hektare, jika terjadi kecelakaan dan tidak tercover oleh BPJS-KT, maka bisa saja asset yang ada terjual untuk biaya berobat, karena BPJS Kesehatan sejauh ini, hanya menanggung biaya pengobatan penyakit yang ada dalam tubuh saja, tidak terhadap penyakit yang datang karena insiden.

Baca Juga:  Sabu Disimpan di “Kondom”

“Memang pemahanan tentang BPJS-KT belum diketahui, demikian juga dengan para kepala OPD yang sebagian justru baru mengetahinya pada saat sosialisasi,” ujarnya.

Saat ini BPJS Ketenagakerjaan baru melakukan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta.

Nantinya, Kejari Sangatta yang akan mengkoordinir OPD lainnya, untuk memfasilitasi pertemuan antara BPJS-KT dengan para TK2D diseluruh OPD, untuk mendapatkan pencerahan mengenai BPJS-KT.

Saat ini BPJS Ketenagakerjaan menyasar TK2D untuk ikut sebagai peserta mandiri, artinya Progam tersebut tidak dibebankan ke daerah.

“TK2D belum ada yang tercover. Dengan ini kami mengajak pemerintah supaya bisa terlindungi,” tutupnya. (*/la)

Tags: Jaminan SosialSangatta PostTenaga Kontrak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Desa Sadar Jaminan Sosial Diresmikan

Next Post

Terbukti Terlibat Korupsi, Enam ASN Kutim Dipecat 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.