• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pemkot Bontang

Wali Kota Bontang Jadi Pembicara Forum Internasional di Bali

by Lutfi Rahmatunnisa'
24 Mei 2022, 10:00
in Pemkot Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Bontang Basri Rase Jadi Pembicara di Acara Global Platform for Disaster Risk Reduction di Bali

Wali Kota Bontang Basri Rase Jadi Pembicara di Acara Global Platform for Disaster Risk Reduction di Bali

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Berdasarkan dokumen kajian risiko bencana 2016, Kota Bontang memiliki beragam jenis ancaman becana. Mulai dari kebakaran hutan dan lahan, banjir, hingga kegagalan industri.

Dari data statistik, bencana kebakaran hutan dan lahan menjadi bencana yang paling banyak terjadi selama periode 2017 hingga 2020 dengan total 136 kasus diikuti dengan banjir sebanyak 11 kejadian.

Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan bencana banjir di Kota Bontang tak bisa terhindarkan. Sebab, tingkat curah hujan yang relatif tinggi, akibat berada di garis equator. Yang artinya luapan air kiriman dari hulu sungai dan pasang air laut yang meninggi terjadi akibat perubahan iklim.

Hal itu ia ungkapkan saat menjadi pembicara di forum internasional bertajuk Local Leaders Forum Towards Inclusive, Safe, Resilient dan Sustainable Cities Global Platform for Disaster Risk Reduction yang digelar di Bali Internasional Convention Center Auditorium, Nusa Dua Bali, Senin (23/5/2022).

Baca Juga:  Panggilan Darurat 112 Bontang Didominasi Orang Iseng

Dikatakan Basri, selain kedua ancaman tersebut, Kota Bontang juga memiliki potensi risiko bencana kegagalan teknologi yang cukup tinggi dikarenakan adanya 2 industri raksasa dengan jaringan pipa gas alam yang sangat panjang, yakni pengolahan gas (PT Badak NGL), pengolahan pupuk dan petrokimia (PT Pupuk Kaltim), serta industri bahan peledak ammonium nitrat.

“Kondisi ini memberikan tantangan serta peluang bagi Kota Bontang untuk terus berinovasi dalam membangun kota yang aman dan tangguh dengan mengembangkan aksi-aksi dan perencanaan kota ,” kata Basri.

Sebagai bentuk pengurangan risiko bencana, pihaknya melakukan pemetaan kawasan rawan potensi bencana berbasis RT, yang diberi nama “Perawan RT”. Di mana dalam inovasi tersebut menyediakan informasi mitigasi bencana dan jalur evakuasi pembuatan dashboard data kejadian bencana berbasis geospasial.

Baca Juga:  Kekurangan 127 Guru, Bontang Dorong Solusi di Tengah Aturan Non-ASN

“Meski adanya sebuah inovasi pengurangan risiko bencana, peningkatan kesadaran semua pihak terhadap bencana berbasis pentahelix (pemerintah, masyarakat, lembaga swadaya masyarakat/NGO, swasta/perusahaan, akademisi/pakar, dan media massa), dan lain sebagainya juga penting,” bebernya.

Lebih lanjut, melihat beberapa tantangan tersebut, Kata Basri pihaknya memandang bahwa tergabungnya Bontang dalam program Making Cities Resilient 2030 (MCR2030) merupakan peluang yang sangat baik untuk dapat berbagi dan mempelajari berbagai pengalaman dari banyak kota-kota lain di seluruh dunia. Terutama untuk kota yang memiliki karakteristik khusus industri seperti Kota Bontang.

Inisiatif MCR2030 ini juga sejalan dengan visi Kota Bontang 2021-2026, yakni terwujudnya Kota Bontang yang lebih Hebat dan Beradab, dengan misi Kota Bontang yang Berkelanjutan yang layak huni, cerdas dan berwawasan lingkungan melalui pemantapan ekonomi, sosial budaya, dan infrastruktur serta pelestarian lingkungan hidup.

Baca Juga:  Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Bontang Evaluasi Pelaksanaan SDI

“Program MCR2030 membuka peluang bagi kami untuk membentuk jejaring komunikasi serta kerja sama, tidak hanya dengan sesama pemerintah lokal, namun juga dengan para ahli, pegiat lokal, serta mitra pembangunan lainnya,” tandasnya.

Dalam kegiatan yang dihadiri seluruh negara yang bergabung dalam MCR2030, turut diikuti Kepala Pelaksana BPBD Bontang Zainuddin, Kepala Bapelitbang Bontang Amiruddin, dan Kepala DLH Bontang Heru. (*)

Tags: Diskominfodiskominfo bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Waduk Kanaan Bontang Butuh Pompa Air

Next Post

Soal Pekerja dari Luar, Besok Disnaker Bontang Panggil PT Wika dan PT KAN

Related Posts

Bontang Pangkas Belanja Operasi Rp23,48 Miliar, Pelayanan Dasar Tetap Dijaga
Pemkot Bontang

Bontang Pangkas Belanja Operasi Rp23,48 Miliar, Pelayanan Dasar Tetap Dijaga

19 Agustus 2026, 08:29
Hajatan di Badan Jalan Bontang Mulai Dilarang, Neni Tawarkan BPU hingga Pasar Rawa Indah
Pemkot Bontang

Hajatan di Badan Jalan Bontang Mulai Dilarang, Neni Tawarkan BPU hingga Pasar Rawa Indah

17 Agustus 2026, 16:48
Meski Ada Efisiensi Anggaran, Paskibra Bontang Tetap Dapat Apresiasi
Pemkot Bontang

Meski Ada Efisiensi Anggaran, Paskibra Bontang Tetap Dapat Apresiasi

17 Agustus 2026, 15:19
Tak Lagi Bebas Diakses, WiFi Gratis di Taman Kota Bontang Kini Gunakan Password
Bontang

Tak Lagi Bebas Diakses, WiFi Gratis di Taman Kota Bontang Kini Gunakan Password

15 Juli 2026, 12:00
Bontang Incar Predikat Baik pada Evaluasi Statistik Sektoral 2026
Pemkot Bontang

Bontang Incar Predikat Baik pada Evaluasi Statistik Sektoral 2026

15 Juli 2026, 08:49
Marak Pencurian, Sekolah Swasta Berpeluang Dapat Bantuan CCTV dari Pemkot Bontang
Pemkot Bontang

Marak Pencurian, Sekolah Swasta Berpeluang Dapat Bantuan CCTV dari Pemkot Bontang

13 Juli 2026, 12:01

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.