• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Ipda Fajar Riansyah (236); Lulusan Akpol, Punya Impian Jadi Kapolri

by BontangPost
28 April 2017, 12:55
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Ipda Fajar Riansyah(IST)

Ipda Fajar Riansyah(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

Mengawali kariernya di Kepolisian dari lulusan Akademi Polisi (Akpol), membuat perwira berusia 23 tahun itu memiliki impian untuk menjadi seorang Kapolri.

MEGA ASRI, Bontang

Berkompetisi dengan 17 ribu calon siswa pendaftar Akpol tahun 2011 lalu, Inspektur Polisi Dua atau disingkat Ipda Fajar termasuk salah satu siswa yang lolos seleksi dari jumlah 400 orang yang lolos.

Mulai berjuang di tahap pertama yakni Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama 200 orang pendaftar. Fajar akhirnya lolos dan kembali berjuang di Mabes Polri dengan tahapan seleksi yang sama.

Ternyata, dirinya tidak mengikuti tes Akpol dengan cuma-cuma. Tetapi, perlu waktu 2 tahun untuknya mempersiapkan segala sesuatunya. Sehingga sejak kelas 2 SMA, Fajar sudah mulai menyiapkan dirinya, baik itu dalam hal akademiknya, psikologinya, hingga fisiknya.

“Padahal cita-cita kecil saya banyak, mulai dari ingin jadi pilot, hingga dokter. Tapi ketika SMA, barulah terbersit bahwa saya ingin menjadi seorang polisi, mengabdikan diri agar berguna bagi nusa dan bangsa,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gunakan Hipnoterapi untuk Sembuhkan Penyakit Masyarakat

Selama lulus dari pendidikan Akpol tahun 2015 lalu di Semarang, Ipda Fajar Riansyah langsung mendapat tugas di Polda Kaltim. Padahal, dirinya awal mendaftar Akpol pada tahun 2011 di Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).

Perwira berpangkat 1 balok emas itu, termasuk perwira termuda di Polres Bontang. Sebelum memiliki jabatan sebagai Kanit Opsnal Sat Reskrim Polres Bontang, Ipda Fajar ini sempat bertugas di Polda Kaltim selama 2 minggu. Namun itu hanya sebagai transit hingga akhirnya ditugaskan di Polres Bontang.

Awal ditugaskan, Fajar memang belum memiliki job dan masih ditempatkan di bagian Sumda selama 1 bulan. Dilanjut ke KSPK selama 5 bulan. Hingga akhirnya dirinya menjabat sebagai Kanit Opsnal Sat Reskrim Polres Bontang sejak Februari 2016 hingga sekarang. “Sudah satu tahun 2 bulan, selama itu, beberapa kasus besar sudah saya ungkap,” ujarnya.

Baca Juga:  Kemerdekaan Yang Tergadai

Pengalaman selama mendapat amanah jabatan pun, Fajar mengaku bahwa terkadang, kondisi di lapangan tidak sesuai dengan teori yang dia pelajari. Meski demikian, beberapa kasus yang diatensi sudah dia selesaikan. Sementara, untuk kasus-kasus biasa masih proses penyelidikan.

Selama menjadi Kanit Opsnal Sat Reskrim, Fajar mengaku pengalaman yang paling menarik ialah saat pihaknya mengungkap kasus penemuan tengkorak atau kerangka manusia di Kilometer 27 Jalan Poros Samarinda Bontang RT 11 Desa Semangko Kecamatan Marangkayu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Selasa, 8 November 2016 silam.

Pasalnya, Unit Opsnal bekerja ekstra mencari petunjuk hingga harus bolak balik Bontang-Marangkayu-Kukar selama 3 minggu. Selama 3 minggu itu, pihaknya terus mencari info siapa dalang dibalik 2 kerangka manusia yang ditemukan warga sekitar. “Akhirnya, selama 28 hari dilakukan penyelidikan, tersangkanya pun dapat kami amankan,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga berhasil mengungkap kasus penikaman di wilayah Rawa Indah beberapa waktu lalu. Ipda Fajar pun termasuk orang yang simple, sehingga dirinya tak pernah terobsesi hal lain.

Baca Juga:  Juara KB Lestari yang Bangun Posyandu Berprestasi

Untuk pangkatnya, dia mengaku akan mengikuti alurnya saja. “Kalau impian, ingin jadi jenderal, kalau bisa ingin jadi Kapolri,” kata dia santai.

Selama di Bontang ini, Ipda Fajar tinggal sendiri. Anak pertama dari 3 bersaudara itu mengaku Bontang termasuk kota yang banyak fasilitasnya. Karena kebanyakan dari rekan seangkatannya, ditempatkan di perbatasan yang beberapa fasilitasnya belum lengkap. Dirinya juga merasa kerasan tinggal di Bontang, mengingat masyarakatnya yang ramah. Termasuk suasanya yang terbilang cukup kondusif. (bersambung)

TENTANG IPDA FAJAR

Nama                 : Fajar Riansyah Pratama STK

TTL                     : Banda Aceh, 24 Januari 1994

Alamat              : Rumah Dinas Polres Bontang

Orang Tua       : Syahrul Iman dan Hasrati

Pendidikan     :

  • SDN 10 Ahmad Yani Purwakarta
  • SMPN 1 Palangkaraya
  • SMAN 2 Palangkaraya
Tags: kisahkisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Makmur Panaskan Persaingan

Next Post

MEMBANGGAKAN!!! SD Kreatif Muhammadiyah 2 Raih Tiga  Emas

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.