• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kriminal

Tak Kuasa Menahan Nafsu, Lansia Ini Tega Cabuli Cucu dan Teman-temannya

by Redaksi Bontang Post
8 Maret 2024, 13:00
in Kriminal
Reading Time: 3 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Seorang kakek berinisial IC (61) tak kuasa menahan nafsunya terhadap anak-anak. Ia diduga tega mencabuli tujuh bocah perempuan berusia di bawah 10 tahun di Cakung, Jakarta Timur. Aksi cabul ini sudah terjadi sejak Desember 2023. Bahkan, cucunya sendiri ikut menjadi korban.

Aksi pencabulan terungkap usai korban pertama melapor ke ketua RT setempat, Eliana, pertengahan Desember tahun lalu.

“Terima laporan pertama itu Desember kemarin. Keluarga korban ingin lihat nanti dulu (apakah pelaku akan beraksi kembali). Di Desember, laporan enggak dilanjut,” ujar Eliana

Eliana menerangkan, korban pertama mengeluhkan rasa sakit dan perih pada alat kelaminnya saat buang air kecil. Berdasarkan keterangan keluarga korban, anaknya hanya mengeluh tanpa memberi tahu apa yang sebelumnya terjadi. Orangtua korban menduga anaknya merasa takut dan malu. Namun, setelah dibujuk, korban akhirnya membeberkan perbuatan IC.

“Lama-lama orangtuanya curiga, akhirnya ditanya terus. Anak-anak kan ada rasa takut dan malu kalau ngomong tanpa ditanya,” tutur Eliana.

Untuk memastikan lebih lanjut, keluarga membawa korban ke klinik terdekat. Berdasarkan keterangan dokter, ada luka di bagian dalam alat kelamin korban. Keluarga pun tidak menindaklanjuti laporan yang disampaikan kepada Eliana. Ia menduga mereka tidak tega. Sebab, IC termasuk warga yang sudah lama tinggal di sana. Keluarga korban pun mengenal baik terduga pelaku. Mereka mengira IC tidak akan berbuat cabul usai perbuatannya diketahui. Rupanya, keluarga korban salah sangka. Sejak pertengahan Desember tahun lalu, IC diduga mencabuli enam anak lainnya. 

Baca Juga:  Bocah 11 Tahun di Muara Badak Diperkosa dan Diancam Pakai Tombak

Dalam menjalankan aksi bejatnya, IC mengiming-imingi para korban dengan memberikan koin gratis untuk permainan capit boneka. “Dengan permainan itu, dia mengajak anak-anak, dalam hal ini (termasuk) cucunya, untuk bermain di rumahnya. Sebelum mereka (para korban) main, dia melakukan pencabulan dulu,” ungkap dia saat dihubungi.

Untuk memainkan mesin itu, seseorang harus memasukkan uang koin Rp 1.000. Baca juga: Diduga Dicabuli Lansia, 7 Bocah di Cakung Diiming-imingi Koin Mesin Capit Boneka IC memanfaatkan hal tersebut untuk beraksi. Ia akan memberikan koin gratis usai mencabuli para korban di balik pintu rumah. IC tinggal bersama istri dan keluarganya. Untuk pendapatan sehari-hari, mereka membuka warung dan menghadirkan mesin pencapit boneka. Biasanya, IC dan istrinya bergantian menjaga warung.

Namun, terkadang IC juga bekerja sebagai buruh harian lepas. IC diduga mencabuli para korban yang mencakup cucunya ketika istrinya menjaga warung. Nafsu lihat anak kecil Polisi mengungkapkan motif IC diduga mencabuli tujuh bocah perempuan itu.

Baca Juga:  Ditampung, Malah Perkosa Anak Kerabat

“Pengakuan tersangka, gairahnya naik setelah melihat anak-anak,” terang Nicolas.

Kepada polisi, IC mengaku bahwa dirinya tergoda melihat anak-anak. Tersangka nafsu melihat tujuh korban yang seluruhnya berusia di bawah 10 tahun itu sehingga dengan tega mencabuli para korban.

“Dia tergoda, nafsu, gairahnya naik setelah lihat anak-anak. Di situlah dia ingin melampiaskan (nafsu),” ujar Nicolas.

Padahal, ia dikenal warga sebagai seseorang yang rajin beribadah. “Memang dibilang pemuka agama, iya. Setahu yang saya lihat, dia rajin ibadah,” ujar Eliana. Eliana tidak menuturkan lebih lanjut apakah IC adalah seorang ustad atau bukan, tetapi ia cukup berpengetahuan perihal agama.

Selain rajin beribadah, terduga pelaku pencabulan juga rutin mengikuti majelis taklim. “Salat di musala juga pernah jadi imam,” kata dia. Digeruduk massa Ketika IC diketahui sudah mencabuli enam anak lainnya, para keluarga korban serentak melapor ke Unit PPA Polres Metro Jakarta Timur, Sabtu (2/3/2024).

“Mereka sudah lapor dan ikuti prosedur yang diarahkan polisi, di antaranya visum,” ujar Eliana. Warga setempat ingin hasil visum lekas keluar agar laporan terhadap IC bisa berlanjut ke tahap selanjutnya. Sembari menunggu hasil visum dan arahan dari polisi, Eliana mengimbau agar IC tidak keluar rumah.

Baca Juga:  Ancam Bakar Rumah, Ayah di Samarinda Perkosa Anak Kandung Puluhan Kali Selama 7 Tahun

“Saya sudah pesan jangan keluar rumah, jangan ada kegiatan di luar rumah. Takut mancing emosi warga atau keluarga korban,” ungkap dia.

Namun, berdasarkan penuturan warga setempat, IC keluar rumah pada Minggu (3/3/2024) pagi. Sontak, segelintir orang yang melihat langsung mengabari warga lainnya. Sekitar 50 orang menggeruduk kediaman IC. Saat kericuhan mulai terjadi, Eliana dipanggil ke depan rumah terduga pelaku untuk meredam suasana. Ia langsung melerai sembari menelepon pihak berwajib. IC diamankan agar tidak diamuk massa.

“Alhamdulillah pihak berwajib cepat tanggap responsnya. Mereka bawa pelaku ke Polsek Cakung, lalu dibawa ke Polres karena kasus seperti ini ditangani di sana,” jelas Eliana. Saat ini, IC sudah berada di Polres Metro Jakarta Timur. Atas perbuatannya, IC dikenakan Pasal 76e juncto Pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 dengan ancaman hukuman penjara lima sampai 15 tahun. (kompas)

Tags: pelecehan seksualpencabulan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perbaikan Trotoar Jalan Ahmad Yani Dilanjutkan Tahun Ini, Dikucur Rp11,7 Miliar

Next Post

3.250 ASN Pindah ke IKN Usai Agustusan

Related Posts

Diduga Jadi Korban Pelecehan Sesama Jenis Akibat Relasi Kuasa, Tiga PPPK Kukar Melapor ke Polisi
Kaltim

Diduga Jadi Korban Pelecehan Sesama Jenis Akibat Relasi Kuasa, Tiga PPPK Kukar Melapor ke Polisi

22 Oktober 2026, 11:44
Berdalih ‘Nikah Batin’ dan Pijat Tengah Malam, Modus Bejat Pimpinan Ponpes di Samarinda Terbongkar
Kaltim

Berdalih ‘Nikah Batin’ dan Pijat Tengah Malam, Modus Bejat Pimpinan Ponpes di Samarinda Terbongkar

12 Agustus 2026, 16:00
Ayah Tiri di Muara Badak Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Korban Diancam dan Direkam Diam-diam
Kriminal

Ayah Tiri di Muara Badak Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Korban Diancam dan Direkam Diam-diam

4 Agustus 2026, 13:45
Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet
Kriminal

Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet

1 Januari 2026, 17:00
Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama
Kaltim

Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama

5 Desember 2025, 15:37
Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet
Kriminal

Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet

3 Desember 2025, 15:25

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.