• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pengakuan Keluarga Narapidana Lapas Bontang yang Meninggal dengan Badan Memar dan Luka

by BontangPost
11 Maret 2025, 15:33
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi narapidana. (dok Bontang Post)

Ilustrasi narapidana. (dok Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kasus kematian Daus, narapidana Lapas Kelas IIA Bontang, menyisakan segudang pertanyaan dari pihak keluarga. Terutama terkait kondisi tubuh Daus yang menyisakan memar dan luka di beberapa bagian tubuh.

Salah satu keluarga Daus menyebut bahwa warga binaan Lapas itu masuk sel isolasi pada 22 Februari 2025. Itu karena dia dianggap melanggar tata tertib berupa penyelundupan ponsel. Akibatnya, akses komunikasi dengan keluarga semakin terbatas.

Sampai akhirnya Daus yang merupakan warga Sangatta, Kutai Timur, ini dinyatakan meninggal dunia. Keluarga Daus baru menerima informasi pada Senin (10/3/2025) pukul 10.49. “Sedangkan di surat kematian tertulis pukul 06.35,” kata kerabat Daus yang meminta namanya tidak ditulis.

Kepada pihak keluarga, petugas Lapas Bontang berdalih kesulitan mencari nomor ponsel. Alasan itu, menurut keluarga Daus juga janggal. “Kan handphone Daus ditahan mereka. Di situ ada nomor keluarganya,” terangnya.

Baca Juga:  RSUD Sebut Napi Meninggal di Lapas Bontang karena Infeksi Paru dan Gangguan Metabolik di Hati

Saat keluarga menerima jenazah Daus di RSUD Taman Husada Bontang, mereka menanyakan adanya sejumlah luka. Di bagian kepala terdapat benjolan dan luka. Di bagian punggung mengalami memar dan lebam. “Di kaki daerah tulang kering seperti melepuh habis disetrika,” jelasnya.

Terkait alasan keluarga menolak jenazah Daus diautopsi, dikatakan karena rentang waktu kematian dan informasi yang diterima keluarga menjadi penyebab. “Kalau pagi itu langsung diberi tahu, mungkin saja keluarga setuju,” katanya.

Keluarga juga membantah jika Daus dikatakan mengidap TBC, gangguan hati, dan ginjal. Sepengetahuan keluarga Daus hanya memiliki riwayat asma. Daus sudah dimakamkan Selasa (11/3/2025) pukul 09.00 di Sangatta. “Ketika kapas di hidungya dilepas saat mau dikubur, keluar darah,” ucapnya.

Berita sebelumnya, Kepala Lapas Kelas IIA Bontang Suranto mengatakan, dugaan kematian WBP tersebut karena sakit. Hal itu berdasarkan hasil visum yang dilakukan di RSUD Bontang.

Baca Juga:  Penyelidikan Napi Lapas Bontang Meninggal Diduga karena Disiksa, Polres Periksa CCTv

Ia mengungkapkan, warga binaan tersebut sebelumnya sempat dirawat di klinik lapas karena sakit. Saat kondisi menurun, narapidana kasus narkotika itu langsung dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya menurun. “Senin (10/3/2025) dini hari itu kami langsung bawa ke rumah sakit. Kemudian dinyatakan meninggal pukul 06.30. Jadi bukan meninggal di dalam lapas,” ungkap dia.

Dari hasil pemeriksaan medis, warga binaan itu didiagnosis memiliki penyakit TBC, gangguan hati dan ginjal. Namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.

Ia mengatakan bila warga binaan tersebut sudah berada di ruang isolasi sejak akhir Februari lalu. Lantaran yang bersangkutan melakukan pelanggaran tata tertib berupa penyelundupan ponsel.

Tetapi sejak di dalam blok khusus tersebut, pria yang kerap dipanggil Daus itu sudah menjalani pemeriksaan medis karena riwayat penyakit asma. “Penanganan medis pun sesuai prosedur. Sampai akhirnya yang bersangkutan dirujuk,” jelasnya.

Baca Juga:  Narapidana Lapas Bontang Meninggal, Ini Klaim Kalapas

Ia menampik soal informasi terkait pihaknya yang tak memberi tahu pihak keluarga. Sebab pihak lapas telah mencoba menghubungi keluarga saat warga binaan tersebut dirujuk.

Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan pendalaman terkait dugaan kekerasaan. Baik kepada warga binaan lain maupun petugas. “Tidak ada yang kami tutup-tutupi. Kami akan ikuti sesuai prosedur kalaupun keluarga membuat laporan karena merasa keberatan,” pungkasnya.

Sebelumnya, viral video pendek di dunia maya yang merekam jenazah seorang narapidana di RSUD Taman Husada Bontang. Video itu menampilkan seorang pria paruh baya yang tampak marah dan mempertanyakan kondisi anaknya yang meninggal dengan dugaan tidak wajar.

Dalam itu jenazah terlihat memiliki memar di punggung serta luka di bagian kaki. Pria berkemeja kotak-kotak dalam video tersebut terdengar meluapkan emosinya. (*)

Tags: Lapas Klas II A Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Masuk Masa Pemeliharaan, Toilet dan Plafon di SDN 004 Bontang Selatan Bakal Diperbaiki

Next Post

Mobil Mewah Direktur Persiba Balikpapan yang Tersangkut Kasus Narkoba dan Pencucian Uang Disita Polisi

Related Posts

Terus Bergulir, Berkas Kasus Investasi Apderis Masih Diteliti Kejaksaan
Bontang

Penyelidikan Napi Lapas Bontang Meninggal Diduga karena Disiksa, Polres Periksa CCTv

22 Maret 2025, 11:30
Sebelum Meninggal, Napi Lapas Bontang Diduga Alami Kekerasan di “Kandang Macan”
Bontang

Tanggapan Kapolres terkait Autopsi Napi Lapas Bontang yang Meninggal Diduga karena Disiksa

19 Maret 2025, 15:27
Keluarga Korban Ungkap Sejumlah Kejanggalan dalam Kasus Kematian Napi di Lapas Bontang
Kaltim

Keluarga Korban Ungkap Sejumlah Kejanggalan dalam Kasus Kematian Napi di Lapas Bontang

14 Maret 2025, 11:00
Saling Lapor Nelayan dan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga, Polres Bontang; Semua Ditindaklanjuti
Bontang

Polisi Dalami Kasus Kematian Narapidana Lapas Bontang, 10 Saksi Dimintai Keterangan

13 Maret 2025, 18:23
RSUD Sebut Napi Meninggal di Lapas Bontang karena Infeksi Paru dan Gangguan Metabolik di Hati
Bontang

RSUD Sebut Napi Meninggal di Lapas Bontang karena Infeksi Paru dan Gangguan Metabolik di Hati

13 Maret 2025, 09:00
Sebelum Meninggal, Napi Lapas Bontang Diduga Alami Kekerasan di “Kandang Macan”
Kriminal

Sebelum Meninggal, Napi Lapas Bontang Diduga Alami Kekerasan di “Kandang Macan”

12 Maret 2025, 11:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.