• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

13 Pendaftar DPD RI Gugur

by BontangPost
29 April 2018, 11:32
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
DINYATAKAN LOLOS: Komisioner KPU Kaltim, Viko Januardhy menyerahkan bukti tanda terima syarat dukungan kepada salah seorang bakal calon anggota DPD RI, Sabtu (28/4) kemarin.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

DINYATAKAN LOLOS: Komisioner KPU Kaltim, Viko Januardhy menyerahkan bukti tanda terima syarat dukungan kepada salah seorang bakal calon anggota DPD RI, Sabtu (28/4) kemarin.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Sebanyak 38 bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dinyatakan lolos pemeriksaan berkas dukungan fotocopy KTP-el masyarakat. Karena itu, puluhan bakal calon anggota senator Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim tersebut layak mengikuti tahapan verifikasi administratif dan faktual.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Viko Januardhy mengungkapkan, keputusan tersebut diambil setelah penyelenggara pemilu melakukan pemeriksaan syarat dukungan masyarakat atas 51 orang yang sebelumnya mendaftar secara online di KPU.

Hingga batas pengumpulan berkas syarat minimal dukungan masyarakat pada Kamis (26/4) lalu, KPU berhasil menjaring sebagian besar bakal calon untuk mengikuti tahapan selanjutnya.

“Sebanyak sepuluh orang tidak mengumpulkan berkas dukungan. Sedangkan tiga orang lainnya, sempat datang ke KPU, tetapi tidak memenuhi syarat minimal dukungan yang ditetapkan. Karena itu, kami hanya memutuskan 38 orang itu untuk mengikuti verifikasi administratif dan faktual,” ungkap Viko, Sabtu (28/4) kemarin.

Dia membantah tudingan yang menyebut KPU melakukan perpanjangan waktu penerimaan berkas dukungan dari bakal calon. Kata dia, KPU Kaltim sama sekali tidak memperpanjang waktu, melainkan hanya memeriksa berkas yang sudah masuk.

“Batas waktu penerimaan berkas itu sampai Kamis malam. Saat itu kami tidak lagi menerima penyerahan berkas dukungan. Memang begitu ketentuan yang ada. Adanya pemeriksaan berkas sampai hari ini (kemarin, Red.) karena masih ada berkas pendaftar yang belum diperiksa,” sebutnya.

Kata dia, molornya waktu pemeriksaan hingga melewati batas waktu tersebut disebabkan banyaknya bakal calon anggota DPD RI yang menyerahkan berkas dukungan di hari terakhir pengumpulan syarat dukungan.

Baca Juga:  Utang Bank Berujung Eksekusi Lahan dan Rumah

“Sehingga dari Kamis sampai Sabtu ini kami harus memeriksa secara detail semua berkas yang terkumpul. Kami tidak bisa gegabah memeriksa berkas. Harus detail. Karena kalau salah, bisa dituntut orang,” tegasnya.

Atas dasar itu, Viko berkeyakinan seluruh bakal calon yang telah mengantongi tanda terima kelengkapan syarat dukungan tersebut karena puluhan bakal calon anggota senator tersebut telah memenuhi syarat minimal dua ribu fotokopi KTP-el  dan 50 persen sebaran dukungan dari kabupaten/kota.

“Apabila ada yang tidak terima dengan hasil itu kami persilakan mengadu kepada Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu, Red.). Menurut saya itu lebih baik. Supaya kita bisa saling menguji validitas keputusan yang telah diambil,” imbuhnya.

Seperti diketahui, setelah tahapan pemeriksaan berkas dukungan, selanjutnya KPU akan melakukan verifikasi administratif. Tahapan tersebut dimulai pada 27 April hingga 10 Mei mendatang. Kemudian pada 30 Mei hingga 19 Juni akan dilakukan verifikasi faktual. Tahapan tersebut akan melibatkan seluruh penyelenggara pemilu, dari KPU kabupaten/kota sampai Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Karena di tahapan ini kami harus memeriksa secara langsung seluruh pemilik KTP-el yang telah dikumpulkan bakal calon. Termasuk mempertanyakan apa benar atau tidak masyarakat telah menyerahkan dukungannya pada bakal calon,” ucapnya.

Baca Juga:  Raperda LGBT Tunggu Payung Hukum 

Pada tahapan tersebut, bisa saja akan muncul dukungan ganda KTP-el dari masyarakat. Kegandaan dukungan ini dapat berbentuk internal dan eksternal. Ganda internal adalah bakal calon menggandakan KTP-el milik satu orang. Kemudian ganda eksternal yakni pemilik KTP-El menyerahkan dukungan pada dua atau lebih bakal calon DPD yang berbeda.

“Nanti saat verifikasi administratif itu, bisa saja ada dukungan ganda internal dan eksternal. Ganda internal KTP-el akan dikenakan denda pengurangan 50 lembar KTP-el. Kemudian ganda eksternal antar calon hanya dikurangi satu lembar KTP-el,” jelasnya. (*/um)

Bakal Calon DPD RI yang Lolos Tahapan Penerimaan Berkas Dukungan

No.         Nama                                                    Jumlah KTP-el                   Jumlah Sebaran Dukungan

1              Sudarno                                               2.674 lembar                      9 daerah

2              M Idris                                                  2.800 lembar                      7 daerah

3              Hermanto                                           2.368 lembar                      7 daerah

4              Dan Buntu Paranoan                      3.565 lembar                      10 daerah

5              Kamdani                                              2.268 lembar                      6 daerah

6              Zainal Arifin                                       3.073 lembar                      7 daerah

7              Naspi Arsyad                                     3.471 lembar                      10 daerah

8              Hasanuddin                                        2.155 lembar                      5 daerah

9              Gunawarman                                     2.593 lembar                      9 daerah

10           Siswanto                                             2.894 lembar                      6 daerah

12           Rusmiyati                                            2.388 lembar                      6 daerah

13           Slamet Broto Siswoyo                   2.072 lembar                      9 daerah

14           Musril Rahimsyah                            2.648 lembar                      10 daerah

15           Mahyudin                                           3.082 lembar                      9 daerah

Baca Juga:  Jatam: Kelemahan Aturan Jangan Dijadikan Dalih! 

16           Ahmad Hendry                                 2.627 lembar                      10 daerah

17           Piatur Pangaribuan                         2.856 lembar                      9 daerah

18           Awang Ferdian Hidayat                 2.886 lembar                      9 daerah

19           Fajri Alfa Robi                                   2.555 lembar                      7 daerah

20           Windy Imelda                                   2.104 lembar                      9 daerah

21           Reimal Kaldhani                              2.431 lembar                      6 daerah

22           Annisa Asmahan Baroqbah         2.167 lembar                      6 daerah

23           Nason Nadeak                                  2.499 lembar                      9 daerah

24           Najirah HD                                          2.861 lembar                      8 daerah

25           Aji Mirni Mawarni                           2.332 lembar                      7 daerah

26           Suharno                                               2.546 lembar                      8 daerah

27           Nanang Sulaiman                            2.280 lembar                      10 daerah

28           Emir Moeis                                         2.381 lembar                      7 daerah

29           Zaldy Irza Pahlevy                           2.115 lembar                      8 daerah

30           Sukarman Polu                                 2.005 lembar                      9 daerah

31           Hatta Garit                                          2.501 lembar                      9 daerah

32           Yulianus Henock Sumual              3.463 lembar                      10 daerah

33           Kaspul Anwar                                    3.141 lembar                      8 daerah

34           Sandra Puspa Dewi                         2.853 lembar                      6 daerah

35           Edi Gunawan                                     2.015 lembar                      8 daerah

36           Siti Qomariah                                    2.263 lembar                      8 daerah

37           Sultan                                                   2.102 lembar                      10 daerah

38           A Sofyan Maskur                              2.030 lembar                      7 daerah

Tags: Calon DPD RIMetro SamarindaPemilu 2019
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Banyak Warga Lewatkan Debat Perdana

Next Post

Gas Elpiji 3 Kg Langka, Harga Juga Melonjak 

Related Posts

Caleg Terpilih Resmi Ditetapkan, KPU Segera Surati Wali Kota
Bontang

Caleg Terpilih Resmi Ditetapkan, KPU Segera Surati Wali Kota

5 Agustus 2019, 16:00
Songsong Tahun Politik 2019, Parpol Bidik Kursi di Bontang Lestari
Nasional

Caleg Baru Belum Ditetapkan, Gedung Dewan Bisa Kosong

26 Juli 2019, 14:00
Berkarya Menggugat, Penetapan Anggota DPRD Bontang Ditunda
Bontang

Berkarya Menggugat, Penetapan Anggota DPRD Bontang Ditunda

23 Juli 2019, 13:50
KPU, Bawaslu maupun saksi parpol masih menunggu hasil dari MK terkait putusan Dismisal (Arsyad/Bontangpost.id)
Bontang

Pleno Penetapan Anggota DPRD Terpilih Diskorsing, Ini Alasannya

22 Juli 2019, 14:27
Rapat Pleno Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Bontang Molor
Bontang

Rapat Pleno Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Bontang Molor

22 Juli 2019, 10:30
Hak Angket Digugat ke MK
Nasional

Prabowo – Sandi Ajukan Gugatan Sengketa Pemilu ke MK Usai Salat Jumat

24 Mei 2019, 07:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.