• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Manajemen Grab Minta Dimediasi 

by BontangPost
24 Juni 2018, 11:55
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Sukardi Kepala Dinas Perhubungan Bontang

Sukardi Kepala Dinas Perhubungan Bontang

Share on FacebookShare on Twitter

“Grab sudah mengirim surat permohonan tentang adanya perubahan transportasi darat. Mereka minta dijembatani ketemu dengan wali kota,”

 Sukardi Kepala Dinas Perhubungan Bontang

BONTANG – Langkah persuasif dilakukan pihak perusahaan ojek daring Grab. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang Sukardi mengatakan, sebelum cuti bersama Idulfitri manajemen Grab telah menyampaikan surat permohonan untuk mediasi dengan Wali Kota Bontang.

Hal ini terkait izin beroperasi moda transportasi berbasis aplikasi tersebut. Nantinya agenda pertemuan itu akan dijadwalkan setelah perhelatan pesta demokrasi pemilihan Gubernur Kaltim.

“Grab sudah mengirim surat permohonan tentang adanya perubahan transportasi darat. Mereka minta dijembatani ketemu dengan wali kota,” kata Sukardi.

Sukardi juga mengimbau kepada manajemen untuk segera melakukan pendataan jumlah anggota. Hal ini terkait pelacakan bilamana terjadi musibah kecelakaan yang diakibatkan oleh pengendara ojek daring tersebut.

Baca Juga:  Arif-Rusli Nyatakan Loyal kepada Partai

Selain itu, tujuannya agar masyarakat dapat membedakan antara tiap perusahaan ojek online maupun Asosiasi Travel Bontang (ATB). “Harus didata, punya surat izin mengemudi, supaya kalau terjadi kecelakaan bisa terdeteksi. Kalau begini kan Dishub tidak tahu alamat dari pengendara ojek online,” tutur Sukardi.

Setelah proses mediasi dengan wali kota, nantinya Dishub juga akan mendudukkan bersama dengan ATB. Hal ini guna meminimalisir polemik  di kemudian hari, terutama lokasi pengambilan penumpang. “Harus ketemu dengan pengurus dan anggota ojek online dan ATB. Indah jika saling koordinasi dan saling menghormati,” imbuhnya.

Intinya Dishub tidak menolak perusahaan untuk berinvestasi di Kota Taman. Akan tetapi sudah selayaknya perusahaan tertib akan pengurusan izin di daerah setempat.

Baca Juga:  “Pemerintah Jangan Otoriter” 

Sementara untuk perusahaan Bontang Go hingga saat ini belum ada koordinasi dengan Dishub Bontang. Seperti diketahui dua perusahaan moda transportasi online ini telah beroperasi di Kota Taman.

Berdasarkan pantauan Bontang Post pada Sabtu (23/6) pukul 18.50 Wita,  terdapat tujuh pengendara Grab Car dan empat Grab Bike yang beroperasi. Sedangkan untuk Bontang Go 22 armada Bontang Go Ride dan tujuh Bontang Go Car. (ak)

Tags: Grabojek onlinepolemik
Share6TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bulan Depan Kick Off 8 Besar Liga 3 

Next Post

Usai Nonton Debat, Relawan Jaang Alihkan Suara ke RASA

Related Posts

Pelaku Order Fiktif di Tanjung Laut Indah Bontang Ditangkap Driver Ojol Maxim
Bontang

Pelaku Order Fiktif di Tanjung Laut Indah Bontang Ditangkap Driver Ojol Maxim

23 Agustus 2025, 21:02
Tarif Transportasi Online di Kaltim Direvisi, Dishub; Untuk Melindungi Kepentingan Konsumen
Kaltim

Tarif Transportasi Online di Kaltim Direvisi, Dishub; Untuk Melindungi Kepentingan Konsumen

6 Juni 2025, 13:23
Jumlah Driver Membludak, Pengemudi Grab Minta Pembatasan Armada
Nasional

Tarif Baru Ojol Diberlakukan, Segini Tarifnya

3 September 2019, 12:30
Jumlah Driver Membludak, Pengemudi Grab Minta Pembatasan Armada
Nasional

Tarif Baru Ojek Online sudah Berlaku di 133 Kota

12 Agustus 2019, 14:56
Jumlah Driver Membludak, Pengemudi Grab Minta Pembatasan Armada
Nasional

Tarif Ojol Naik Bikin Order Turun

8 Mei 2019, 15:30
Jumlah Driver Membludak, Pengemudi Grab Minta Pembatasan Armada
Nasional

Kaji Aturan Sepeda Motor Sebagai Angkutan Umum

27 Maret 2019, 13:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.