• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pemkot Tak Berani Eksekusi Kinibalu? 

by BontangPost
17 Agustus 2018, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Sugeng Chairuddin, M Zaini Naim(DOK/METRO SAMARINDA)

Sugeng Chairuddin, M Zaini Naim(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Persoalan pembangunan masjid di lapangan Kinibalu belum juga menemui titik temu. Pasalnya, meskipun belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB), Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda pun nyatanya tak berani menghentikan apalagi membongkar proyek bernilai Rp 81,85 miliar tersebut.

Pemkot Samarinda berdalih, ketidakberanian mereka ikut campur langsung dalam megaproyek itu hanya karena merasa tak etis. Hal ini disampaikan Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Sugeng Chairuddin, usai rapat bersama pihak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Samarinda di Ruang Rapat Wawali Balai Kota Samarinda, (16/8) kemarin.

Pada kesempatan itu, Sugeng mengakui, setiap proyek yang tidak mengantongi IMB dapat disebut telah melakukan pelanggaran. Ia berpendapat, atas dasar itu kemungkinan proyek tersebut bisa saja dilakukan penyegelan hingga tindakan pembongkaran.

Baca Juga:  Masjid Pemprov Mulai Dibangun di Lapangan Kinibalu 

“Namun kembali lagi. Itu kan rumah ibadah. Sanggupkah kita membongkar bangunan tersebut. Tidak etislah,” ujarnya.

Sugeng menuturkan, proses perizinan pembangunan masjid tersebut telah berjalan. Namun, saat ini terkendala tidak adanya rekomendasi dari FKUB. “Maka dari itu kami sarankan untuk cooling down. Proyek dihentikan dulu,” tutur dia.

Untuk ke depannya, ia berencana memanggil pihak-pihak bersangkutan untuk duduk bersama membicarakan masalah tersebut. “Nanti kami akan rapat lagi dengan pihak Pemprov Kaltim, pemilik proyek, dan masyarakat setempat untuk mencari solusi bersama,” ujarnya.

Menurut Sugeng, yang kini menjadi polemik bagi jajarannya dalam menentukan langkah lantaran pembangunan masjid telah berjalan. Bahkan pengerjaan proyek itu telah mencapai 20 persen. Karenanya bila proyek itu dipaksakan dibongkar, maka hanya akan menyisakan bekas bangunan di tengah-tengah lapangan Kinibalu. Dan tidak akan mengembalikan fungsi lapangan.

Baca Juga:  DPRD Samarinda Siapkan Pansus LKPj

“Karena yang menjadi permasalahan masyarakat kan bukan masjidnya, namun lokasinya. Lapangannya hilang. Makanya saya sampaikan bagaimana jika ada lahan lain yang dibebaskan untuk membuat lapangan yang dekat dengan lokasi itu. Misalnya, seperti di lapas. Karena kan kapasitasnya juga sudah overload jadi perlu dipindah. Kira-kira masyarakat setuju atau tidak?,” tuturnya.

Terpisah, Ketua FKUB Samarinda, M Zaini Naim tetap pada prinsipnya untuk tidak menyetujui rekomendasi pemberian IMB pembangunan masjid di lapangan Kinibalu. Ia beralasan, sepanjang masyarakat setempat tidak memberikan persetujuan, maka sepanjang itu pula dirinya tidak akan menyetujuinya.

“Masalah menyetujui itu gampang, saat ini pun saya bisa tanda tangan jika sesuai aturan,” tegas dia.

Baca Juga:  FKUB Tolak Keluarkan Rekomendasi IMB 

Ia menuturkan, saat ini masih ada masyarakat yang tidak setuju pada keberadaan proyek yang disebut-sebut diinisiasi oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak tersebut. Karenanya, adanya penolakan itu menandakan masyarakatnya tidak rukun. Apalagi pembangunan masjid tidak sesuai dengan aturan.

“Dari awal izin pembangunan masjid itu sudah salah, harusnya dilengkapi dulu izinnya, baru dibangun. Bukan sebaliknya. Kalau tidak rukun seperti ini dikhawatirkan masjidnya dibakar,” tutur Zain. (*/dev)

Tags: Metro SamarindaPolemik Masjid Kinibalu
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jaang Ingin Kota Tepian Bebas Anjal 

Next Post

Jika Pengerjaan Mahkota IV Tak Sesuai Target, Kontraktor Siap-siap Di-Black List 

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.