• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Akibat Minim Anggaran, Kerja DP3A Sebatas Koordinasi

by M Zulfikar Akbar
20 Maret 2017, 12:30
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Kepala DP3A Kutim, Aisyah. (Dirhan/Sangatta Post)

Kepala DP3A Kutim, Aisyah. (Dirhan/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Tahun ini menjadi tahun yang berat bagi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutim. Pasalnya, minimnya anggaran membuat mereka tidak memiliki program kerja yang cukup signifikan.

Bahkan jika nantinya DP3A tidak mendapat support anggaran di APBD Perubahan tahun ini, maka lembaga anti bodi bagi permasalahan perempuan dan anak ini terancam berjalan tanpa ada kegiatan kedinasan.

Kepala DP3A Kutim Aisyah mengungkapkan, tahun ini instansi yang dipimpinnya hanya kebagian Rp 1,2 miliar APBD 2017. Dana ini hanya dialokasikan untuk kebutuhan kesekretariatan. Semisalnya persuratan dan administrasi.

“Kalau memang ada permasalahan perempuan dan anak yang berkaitan dengan kami, ya kami hanya sebatas berkoordinasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait,” kata dia ditemui belum lama ini di kantornya.

Baca Juga:  Dua Travel Umrah Dicurigai

Meski begitu, Aisyah bersyukur karena dari anggaran yang diterima pihaknya tersebut masih ada sebagian yang bisa dialokasikan untuk dana pendampingan kasus anak. Dana itu diperlukan mengingat kasus anak masih cukup tinggi di Kutim.

“Nilainya saya lupa. Tapi yang jelas ada anggaran yang disiapkan dibagian pusat pelayanan terpadu perempuan dan anak (P2TPA). Dana itu digunakan untuk penangganan dan konsultasi kekerasan bagi wanita dan anak. Karena ada bimbingan psikologis,” sebutnya.

Namun demikian, mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim ini mengaku tetap akan berupaya bekerja semaksimal mungkin dengan segala keterbatasan yang ada. Diantaranya dengan terus meningkatkan koordinasi dengan semua steakholder terkait.

“Program kerja yang bisa dikoordinasikan dengan instansi, tentu akan kami perkuat. Karena masalah pendampingan dan pembinaan terhadap perempuan dan anak tidak boleh terhenti. Karena itu adalah hak mereka yang harus dilindungi pemerintah,” tandasnya. (drh)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dp3akutim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hore.. Warga Miskin Gratis Urus Perkara

Next Post

Tahun Politik, APBD Tercekik

Related Posts

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau
Kaltim

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau

25 Februari 2026, 15:54
NU Dapat Tambang dari Penciutan Lahan Tambang KPC
Kaltim

Kementerian ESDM Gugat Balik Warga Kutim, Pemerintah Disebut Bebal dan Lebih Berpihak ke Pemodal

6 Oktober 2025, 19:00
Warga Sangkulirang Ditemukan Tewas Dimangsa Buaya Enam Meter di Sungai Lebur Kutim
Kaltim

Warga Sangkulirang Ditemukan Tewas Dimangsa Buaya Enam Meter di Sungai Lebur Kutim

27 Juni 2023, 08:05
Bocah 8 Tahun Diseret Buaya saat Berenang di Pantai Teluk Lombok
Kaltim

Bocah 8 Tahun Diseret Buaya saat Berenang di Pantai Teluk Lombok

5 September 2021, 16:59
Biaya Tinggi Politik Dinasti: Proses Lelang Diatur, Tindakan Korup Melenggang Jelang Pilkada
Kaltim

Tiga Hari, 38 Orang Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Kutim

27 Juli 2020, 09:19
Jelajah Hutan Kutim (1): Menikmati Karya Seni Nan Agung yang Terukir di Bebatuan
Bontang

Jelajah Hutan Kutim (1): Menikmati Karya Seni Nan Agung yang Terukir di Bebatuan

13 Juli 2020, 17:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.