• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Alat PCR dari Swiss Tiba di Samarinda, Mei Kaltim Bisa Uji Sampel Korona Sendiri

by M Zulfikar Akbar
17 April 2020, 10:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi alat PCR (lombokpost.jawapos.com)

Ilustrasi alat PCR (lombokpost.jawapos.com)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Pasien dalam pengawasan (PDP) virus korona asal Kaltim, selama ini harus menunggu berhari-hari untuk mengetahui hasil uji lab dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Selain karena banyaknya sampel dari daerah lain yang dikirim ke sana, belakangan stok reagen yang menipis juga jadi sebab lambannya hasil uji lab PDP didapat.

Pemerintah Indonesia pun telah mendatangkan alat untuk menguji tes virus korona atau Covid-19 yakni PCR (polymerase chain reaction). Alat yang didatangkan dari Swiss itu yang mampu memeriksa hingga 10 ribu spesimen dalam sehari.

Pelacakan kasus positif virus korona penting dilakukan untuk menjaring banyaknya orang dengan status positif. Sehingga, bisa memutus mata rantai penularan dengan mengisolasi siapa saja yang positif. Salah satu cara untuk menguji virus korona yang akurat adalah dengan alat PCR.

Baca Juga:  Anggaran Tersedot untuk Korona, Proyek di Bontang Tetap Jalan

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, menjelaskan, Indonesia mendatangkan alat tes PCR dari Swiss dengan kapasitas bisa menguji spesimen hingga 10 ribu kali sehari. Alat itu akan didistribusikan ke 12 provinsi yaitu Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, Sumut, Lampung, Sulsel, Papua, Sumsel, Bali, dan Kaltim.

“Sudah datang alat lab tes PCR (Roche Swiss) dengan kapasitas 10 ribu tes PCR/hari, 1 alat PCR untuk 500 test/day, dan didistribusikan ke 12 provinsi,” kata Agus dalam cuitannya, Selasa (7/4/2020).

Sudah datang alat Lab Test PCR – Roche Swiss dgn kapasitas 10.000 test PCR/hari, 1 alat pcr utk 500 test/day, dan didistribusikan ke 12 Propinsi #BersatuMelawanCovid19 ⁦@BNPB_Indonesia⁩ ⁦@KemenkesRI⁩ ⁦@KemenBUMN⁩ pic.twitter.com/WI0dtTJZ2F

— Agus Wibowo (@aw3126) April 7, 2020

Alat lab tes PCR ini pun diketahui telah tiba di Samarinda, dan saat ini ditempatkan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Hal ini disampaikan Andi M Ishak Plt Kadinkes Kaltim, Kamis (16/4/2020). Meski begitu, dijelaskannya bahwa alat tersebut masih harus menjalani proses penginstalan dan menunggu stok reagen.

Baca Juga:  Pemerintah Terima Donasi untuk Korona Rp 66,5 M

Reagen adalah salah satu cairan yang biasa digunakan di laboratorium untuk melihat adanya reaksi kimia pada kondisi tertentu, seperti dalam hal diagnosis infeksi coronavirus.

“Untuk PCR set yang dijanjikan Kementerian Kesehatan, informasi terakhir masih dalam proses pengadaan reagen. Untuk tahap pertama, selain pengadaan reagen juga proses penginstalan di sarana yang ditetapkan. Memang prosesnya didahulukan kepada daerah-daerah yang jumlah kasusnya banyak,” ujar Andi.

Karena stoknya yang terbatas, hingga saat ini stok reagen masih diutamakan untuk daerah yang tingkat penularannya sudah sangat tinggi.

“Kaltim informasinya dapat tahap kedua. Yang jelas tahap pertama sekarang sudah berproses di beberapa wilayah, paling lambat di bulan Mei (alat PCR bisa beroperasi),” tambahnya.

Baca Juga:  Bukan Karantina Wilayah, Jokowi Minta Jajarannya Buat Aturan Pembatasan Sosial Skala Besar

Nantinya jika sudah beroperasi, alat ini pun bisa memeriksa 100 sampel dalam sekali running.

“Dan hasil juga bisa segara didapat dalam waktu kurang lebih 3-4 jam. Jadi sehari jika dua kali running bisa 200 sampel yang diuji, tergantung kemampuan dari petugas dan juga reagen yang tersedia,” pungkasnya. (selasar)

Berita ini telah terbit di Selasar dengan judul Alat PCR dari Swiss Tiba di Samarinda, Mei Kaltim Bisa Uji Sampel Corona Sendiri
Print Friendly, PDF & Email
Source: Selasar
Tags: dinkes kaltimpcrvirus korona
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jelang Ramadan, Pemkot Sebut Stok Pangan Masih Aman

Next Post

Lewati Batas Waktu Input Data, 271 Berkas BLT Ditinggal

Related Posts

Prokes Dilonggarkan, Traveling Tak Perlu PCR-Antigen Lagi
Nasional

Prokes Dilonggarkan, Traveling Tak Perlu PCR-Antigen Lagi

19 Mei 2022, 13:30
Presiden Turunkan Harga Tes PCR Rp 450-550 Ribu
Nasional

Presiden Turunkan Harga Tes PCR Rp 450-550 Ribu

16 Agustus 2021, 18:09
PCR Labkesda Kaltim Beroperasi, Hasil Tes Corona Lebih Cepat Keluar
Kaltim

PCR Labkesda Kaltim Beroperasi, Hasil Tes Corona Lebih Cepat Keluar

2 Juni 2020, 20:00
Terkait Pasien Corona Sembuh, Dinkes Bontang Sebut Data Dinkes Kaltim Keliru
Kaltim

Balita 1 Tahun di Kukar Positif Corona, 12 Orang Sembuh

25 Mei 2020, 13:00
Alat PCR dari Swiss Tiba di Samarinda, Mei Kaltim Bisa Uji Sampel Korona Sendiri
Bontang

Belum Berencana Beli Alat PCR, Wali Kota Neni: Lihat yang Lebih Urgent

18 Mei 2020, 12:05
Soal Pembukaan Bandara, Dinkes Kaltim: Kebijakan yang Membingungkan
Kaltim

Soal Pembukaan Bandara, Dinkes Kaltim: Kebijakan yang Membingungkan

11 Mei 2020, 10:30

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sektor Tambang Tertekan, PHK di Kaltim Berpotensi Tembus 1.500 Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Belum Tahan Tersangka Kasus Penganiayaan di Muara Badak, Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.