• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Anggap Cacat Administrasi, Warga Tolak Konsinyasi 

by BontangPost
23 Januari 2018, 11:35
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
FOTO WAJAH: Sugeng Chairuddin, Guntur Sutarjo & Warsito(MUBIN/METRO SAMARINDA)

FOTO WAJAH: Sugeng Chairuddin, Guntur Sutarjo & Warsito(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda di seksi IV dan V daerah Palaran, Samarinda sepertinya tidak akan berjalan mulus. Sebab, masyarakat setempat menolak hasil konsinyasi atas lahan mereka oleh Pengadilan Negeri (PN) Samarinda.

Penolakan itu di latar belakangi adanya dugaan maladministrasi yang dilakukan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Samarinda dalam proses pembebasan lahan warga yang berlokasi daerah tersebut. Selain itu, masyarakat enggan menerima hasil konsinyasi karena takut bermasalah dikemudian hari.

“Jika sejak awal sudah salah, di mana hakim itu berpihak. Hakim ini wakil Tuhan atau wakil BPN. Konsinyasi ini sudah cacat sejak awal, bagaimana mungkin kami mau mengikutinya,” ujar kuasa hukum warga, Guntur Sutarjo kepada media ini.

Dia menyebut, sumber penolakan warga terhadap konsinyasi bukan semata karena penawaran harga lahan dan kesalahan pengukuran luasan bidang tanah. Tetapi dikarenakan adanya kecacatan administrasi serta dugaan adanya oknum yang bermain dalam masalah tersebut.

Baca Juga:  Dorong Pembentukan KPAID, Di Kaltim Baru Dua Daerah 

Upaya konsinyasi akan berlangsung selama 14 hari kerja. Selama waktu tersebut, bakal terjadi tawar menawar harga antara pengadilan dan pemilik lahan. Jika warga tidak keberatan, maka PN Samarinda akan menganggap tawaran harga diterima. Dengan demikian, masalah akan selesai.

“Sumber konflik ini bukan pada harga saja. Tetapi ada mekanisme yang cacat, dilanggar, bahkan dipermainkan oknum BPN. Warga bukan tidak menerima tawaran harga itu, tetapi terlalu banyak kejanggalan yang tidak boleh kami diamkan,” tegasnya.

Menurut dia, jika masalah tersebut ditelusuri secara benar, maka berbagai persoalan di dalam proses pembebasan lahan proyek jalan tol tersebut akan bisa dikuak. Karenanya, ia menduga, masalah dugaan cacat administrasi di balik konsinyasi itu hanyalah satu di antara sekian banyak masalah.

Baca Juga:  Pengusaha Dilarang Turunkan Upah! 

“Kami menduga, sepertinya ada yang dirahasiakan dalam penyelesaian masalah tanah ini. Makanya, kami tidak akan mengikuti konsinyasi. Karena ini bisa jadi sumber masalah baru. Kami tidak percaya masalah ini bisa diselesaikan di daerah. Kami sudah melaporkan pada presiden,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) B Kepanitiaan Pengadaan Tanah, BPN Samarinda, Warsito mempersilahkan warga yang tidak mau mengikuti tahapan konsinyasi di pengadilan. Namun, pengadilan akan tetap mengeluarkan keputusan setelah tenggat waktu yang diberikan pengadilan.

“Pengadilan tetap akan memutuskan harga yang diajukan Tim Appraisal setelah tenggat waktu 14 hari yang diberikan sudah selesai. Makanya mau tidak mau warga akan menerima besaran ganti rugi yang ditawarkan,” kata Warsito.

Baca Juga:  Kisah Imron Rosyadi, Ketua Komisi Informasi Kaltim (1), Sempat Jadi Juru Parkir, Nyaris Tewas di Jeram

Ia menyebut, instansi tempat dia bekerja telah menjalankan mekanisme pengukuran tanah sesuai aturan yang berlaku. Soal tudingan pemilik lahan tidak dilibatkan, ia menyebut kemungkinan terjadi misinformasi ketika undangan pengukuran disampaikan.

“Jika pemilik lahan tidak hadir, maka pengukuran tetap dilakukan. Seandainya terdapat keberatan, maka akan dilakukan klarifikasi pada pemilik lahan,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Sugeng Chairuddin menyatakan, pemkot belum mendapatkan informasi mengenai masalah sengketa lahan tersebut, sehingga belum bisa memberikan jawaban. “Saya belum dapat laporan. Nanti saya akan coba tanyakan dengan camatnya,” katanya. (*/um/drh)

Tags: Jalan TolMetro SamarindaSengketa Lahan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

INGAT!!! Sumbangan Perseorangan untuk Kampanye Pilgub, Tak Boleh Lebih Rp 75 Juta

Next Post

Menjawab Rumor Bahaya Kepala Ikan

Related Posts

Makin Tak Terkendali, Kebakaran Lahan Menghampiri Bandara APT Pranoto
Kaltim

30 Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Bandara APT Pranoto, DPRD Kaltim: Jangan Asal Bayar Bisa Jadi Korupsi

21 Juli 2026, 09:47
Putusan Kasasi Gugatan Lahan Kantor Lurah Berbas Pantai Keluar, Penggugat Wajib Bayar Biaya Perkara
Bontang

Putusan Kasasi Gugatan Lahan Kantor Lurah Berbas Pantai Keluar, Penggugat Wajib Bayar Biaya Perkara

25 Oktober 2024, 14:44
Sengketa HGB PT IKU dan Warga Desa Telemow, Walhi Minta Keterbukaan Dokumen
Kaltim

Sengketa HGB PT IKU dan Warga Desa Telemow, Walhi Minta Keterbukaan Dokumen

24 Juni 2024, 21:20
Tarif Terbaru Tol Balikpapan-Samarinda, Ada Kenaikan Sampai Rp 21 Ribu
Kaltim

Tarif Terbaru Tol Balikpapan-Samarinda, Ada Kenaikan Sampai Rp 21 Ribu

9 April 2023, 12:04
Kelanjutan Tol Samarinda-Bontang Belum Jelas
Bontang

Mahasiswa Galang Tanda Tangan Petisi, Bentuk Protes Penghapusan Jalan Tol Samarinda-Bontang

11 Agustus 2022, 12:30
Pusat Godok Proyek Tol Samarinda-Bontang, 2025 Dibangun, 2029 Rampung
Bontang

Pusat Godok Proyek Tol Samarinda-Bontang, 2025 Dibangun, 2029 Rampung

2 Juli 2022, 11:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.