BALIKPAPAN – Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali diingatkan agar bersikap netral dalam perhelatan pemilihan umum kepala daerah. Meski demikian, tidak berarti ASN buta politik. Sebaliknya, ASN harus mampu memposisikan diri mendukung pemilu yang jujur dan berkualitas.
“Undang-undang mengatur jelas, ASN harus netral dalam pemilihan umum. Tetapi ASN tidak boleh buta politik,” kata Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Rusmadi pada pengukuhan Dewan Pengurus Korpri Kota Balikpapan, Rabu (22/11) kemarin.
Dijelaskan, tidak buta politik yang dimaksud, bisa diwujudkan dalam sikap ASN mendorong pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) sebagai pesta demokrasi yang jujur dan keadilan.
Bukan hanya sukses dari tingkat partisipasi masyarakat menggunakan hak pilih, melainkan ASN mampu memilih pemimpin yang amanah dan mengedepanka kepentingan rakyat. Selain itu, Ketua Dewan Pengurus Korpri Kaltim ini meminta agar ASN menempatkan posisi penting dalam pesta demokrasi yang berkualitas, jujur dan tanpa tekanan.
“Selain menjaga netralitas. ASN juga harus memberikan pengabdian terbaik bagi negeri, serta memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan anggotanya,” pinta Rusmadi.
Walikota Balikpapan Rizal Efendi yang hadir acara pengukuhan Korpri mengatakan, pemerintahan yang dia pimpin mendukung semua kegiatan Korpri Balikpapan. Namun Rizal mengingatkan, agar Korpri fokus mengerjakan hal-hal yang bersifat pengabdian dan peningkatan kesejahteraan anggotanya.
Selain itu, Rizal juga menuturkan, pihaknya sedang menyiapkan ASN generasi baru di Pemkot Balikpapan. ASN generasi baru ini merupakan ASN yang akan jauh meninggalkan paradigma buruk tentang ASN saat ini.
“Generasi baru ASN di Balikpapan itu akan lebih berintegritas, cerdas dan berakhlak. Generasi baru yang meninggalkan paradigma lama di antaranya malas dan tidak disiplin,” jelasnya. (*/drh)







