• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Beda Perlakuan Persoalan Tapal Batas Kampung Sidrap, Nursalam; Sikap Kemendagri Kontradiktif

by Redaksi Bontang Post
18 Juni 2025, 13:53
in DPRD Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Anggota DPRD Bontang Nursalam menyoroti sikap Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dinilai kontradiktif, saat menangani persoalan tapal batas wilayah.

Ia merujuk pada perbedaan perlakuan antara kasus sengketa tapal batas wilayah Sidrap antara Bontang dan Kutai Timur (Kutim), dengan persoalan serupa yang terjadi di Aceh dan Sumatera Utara.

Sebelum Presiden Prabowo Subianto mengembalikan status empat pulau ke Aceh,  Kemendagri sempat mempersilahkan agar permasalahan diselesaikan di PTUN.

Namun, di sisi lain, saat Pemerintah Kota Bontang menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait tapal batas wilayah Sidrap, Kemendagri justru menyarankan agar gugatan tersebut dicabut.

“Ini kan kontradiktif. Satu disuruh cabut, satu disuruh gugat kalau tidak terima,” kata Nursalam.

Baca Juga:  Soal ‘Restu’ Bupati Lepas Wilayah Sidrap, DPRD Bontang Dinilai Salah Tafsir

Maka dari itu ia mempertanyakan sikap pemerintah daerah terkait hal tersebut. Dia juga pertanyaan kejelasan langkah Pemkot Bontang, terkait nasib wilayah Sidrap.

Sementara, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengatakan pemkot tetap melanjutkan perjuangan tersebut. Ia pun memastikan tidak ada niatan mencabut gugatan yang telah diajukan ke MK.

Persoalan tapal batas Bontang-Kutim, katanya, sudah diambil alih oleh MK dan tidak ada sangkut paut lagi Kemendagri.

“Surat dari Kemendagri itu tidak ada menyangkut persoalan hukum. Kami tidak cabut gugatan dan tetap melanjutkan. Tidak ada implikasi hukum, hanya persoalan etika,” katanya. (*)

Tags: dprd bontangkampung sidrap
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sempat Dua Kali Sebar Konten, Ini Pemeran Video Asusila Sesama Jenis di Tanah Bumbu Kalsel

Next Post

Pemuda di Samarinda Perkosa Rekan Kerja, Korban Masih di Bawah Umur

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.