• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

BKKBN Gandeng Berbagai Stakeholder 

by BontangPost
15 Maret 2018, 11:25
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
BERI PEMAPARAN: Kepala DKP3A Kaltim Halda Arsyad memberikan pemaparan terkait data kependudukan dan pemberdayaan perempuan pada pra rakorda BKKBN Kaltim.(DIRHAN/METRO SAMARINDA)

BERI PEMAPARAN: Kepala DKP3A Kaltim Halda Arsyad memberikan pemaparan terkait data kependudukan dan pemberdayaan perempuan pada pra rakorda BKKBN Kaltim.(DIRHAN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Kaltim terus menggemakan pentingnya program keluarga berencana (KB) bagi masyarakat. Mulai dari organisasi kemasyarakat, dunia akademik, hingga pemerintah kabupaten/kota akan digandeng untuk menyukseskan program tersebut.

Melalui kegiatan pra rapat koordinasi daerah (rakorda) kependudukan dan KB yang dihelat di salah satu hotel di Kota Samarinda, Rabu (14/3) kemarin, BKKBN Kaltim mengundang berbagai stakeholder terkait untuk membantu merumuskan program kerja dan rencana strategis (renstra) untuk lima tahun ke depan.

Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Eli Kusnaeli mengatakan, kegiatan pra rakorda tersebut sebagai awal untuk mendiskusikan berbagai rencana program kependudukan dan KB. Hasil tersebut akan diulas dan dipertajam kembali pada rakor, Kamis (15/3) hari ini.

“Pelaksanaan Rakorda untuk meningkatkan komitmen dengan berbagai instansi, lembaga kemasyarakatan, perguruan tinggi, dan dengan pemerintah kabupaten/kota tentang pelaksanaan program kependudukan dan KB untuk masyarakat Kaltim,” kata dia.

Baca Juga:  Undangan Pernikahan Ludes Terbakar

Menurutnya, pada rakorda hari ini akan ada banyak hal teknis yang dibahas. Terutama yang berkaitan dengan program yang akan dilaksanakan BKKBN Kaltim selama tahun 2018. Selain itu, di rakorda akan dibahas juga terkait sinergi anggaran bagi program tersebut.

“Di situ kami akan membahas bagaimana kegiatan, teknis pelaksanaanya, anggaran yang akan digunakan, dan memadukan program yang dimiliki pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota,” katanya.

Alokasi anggaran program kependudukan dan KB, tidak hanya bersumber dari APBD Provinsi Kaltim, tetapi juga bersumber dari APBD disetiap kabupaten/kota. Selain itu, ada juga alokasi anggaran yang bersumber dari pemerintah pusat. Anggaran tersebut perlu disinergikan agar berbagai program BKKBN bisa terealisasi.

“Di dalamnya juga ada tenaga kerja, dana, sarana, dan metode. Kami upayakan agar semua itu bisa disatukan. Supaya kesejahteraan masyarakat Kaltim bisa dicapai,” ucapnya.

Baca Juga:  Terkait Polemik Transportasi Online, Kaltim Tunggu Revisi Permenhub

Eli optimistis, jika kerja sama antar stakeholder tersebut terjalin dengan baik, maka semua program kependudukan dan KB yang telah dicanangkan BKKBN bisa direalisasikan semua. Termasuk program yang telah ditargetkan pemerintah pusat. “Kalau antar stakeholder bekerja sama, saya kira bisa tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan, Perberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Halda Arsyad mengakui pentingnya pelaksanaan rakorda kependudukan dan KB. Menurut dia, kegiatan tersebut akan membantu mensinergikan program pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Kegiatan rakorda harus rutin dilaksanakan. Karena kadang-kadang kita mempunya program kegiatan yang sudah diatur di dalam renstra provinsi, tapi itu mungkin tidak sinergi dengan yang ada di pusat. Makanya harus ada penyelarasan renstra,” katanya.

Apalagi renstra Kaltim akan berakhir di tahun 2018 ini. Sehingga perlu disusun program kerja jangka menengah berikutnya. Hal itu bisa dilakukan melalui rakorda. Terutama untuk memaparkan mana program yang masuk skala prioritas dan tidak. “Dari rakorda, kita akan membangun sinergi dan komitmen. Dan saya kira itu sangat penting,” ucapnya.

Baca Juga:  Ratusan Miras Ilegal Diamankan di Perbatasan

Bercermin dari data kependudukan, baik yang dimiliki DKP3A, atau Badan Pusat Statistik (BPS) hampir tidak pernah sama. Selalu ada perbedaan. Jika mengacu di data tahun 2017, antara semester satu dari bulan Januari hingga Juni, dan data semester dua bulan Juli hingga Desember diperoleh ada tambahan kependudukan 34.278 jiwa.

“Kaltim memang menjadi tempat migrasi. Cuman kita tidak bisa mengeneralkannya. Tapi apakah semua imigran itu telah mengikuti program KB atau tidak. Nah, kita butuh data yang akurat. Rakorda ini bisa menjadi wadah untuk merumuskan dan mengkajinya,” sebutnya. (drh)

Tags: BKKBN KaltimKeluarga BerencanaMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

HEBAT!!! 2 Tahun Ismu-KB, Kutim Raih 33 Penghargaan Prestisius

Next Post

Swasembada Butuh Kerja Bersama 

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.