• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Bukan Hanya Sekda Kutim, Semua TAPD dan Banggar DPRD Diperiksa Polisi soal RPU

by Redaksi Bontang Post
3 September 2025, 15:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Sekretaris Daerah sekaligus Ketua TAPD Kutim Rizali Hadi

Sekretaris Daerah sekaligus Ketua TAPD Kutim Rizali Hadi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Kutim – Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diperiksa oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltimantan Timur (Kaltim) terkait dugaan penyimpangan proyek pengadaan Rice Processing Unit (RPU) senilai Rp24,9 miliar. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan dengan total anggaran Rp40,1 miliar.

Surat perintah penyidikan telah dikeluarkan Polda Kaltim sejak 23 Juni lalu dengan Nomor: SP.sidik/S-1.1/151/RES.3.3/Ditreskrimsus/Polda Kaltim.

Dari jajaran pejabat yang dipanggil, nama Sekretaris Daerah Kutim, Rizali Hadi, dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Ade Achmad Yulkafilah, paling banyak disorot.

Namun, Rizali Hadi menegaskan bahwa pemeriksaan itu tidak hanya menyasar dirinya maupun Kepala BPKAD. Seluruh anggota Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD periode sebelumnya juga ikut dipanggil untuk dimintai keterangan.

Baca Juga:  Korupsi Pajak Kendaraan Rp 6 Miliar, Kantor UPTD PPRD Bapenda Berau Digeledah

“Banggar juga, Badan Anggaran DPR. Itu dipanggil semua. Semua dipanggil itu, DPR yang periode yang lalu. TAPD dari ketua sampai anggota dipanggil semua oleh Polda. Cuman ya yang terlihat di situ hanya foto saya sama Kepala BPKAD yang muncul,” kata Rizali, Selasa (2/9).

Rizali menegaskan, dari sisi perencanaan dan penganggaran, semua proses berjalan sesuai tupoksi. Menurutnya, permasalahan justru ada pada pelaksanaan kontrak di tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Proses yang ada di SKPD inilah yang bermasalah. Tetapi yang lebih ditonjolkan kan Sekda sama Kepala BPKAD. Sementara yang berkasus sendiri itu siapa? Enggak terlalu ditonjolkan. Ya saya enggak tahu. Yang bermasalah itu proses pelaksanaan kontrak,” tegasnya.

Baca Juga:  Kajari Dalami Kasus Perusda AUJ

Senada, Kepala BPKAD Kutim, Ade Achmad Yulkafilah, mengaku heran mengapa hanya dirinya dan Sekda yang menjadi sorotan publik. Padahal, ia menegaskan, seluruh anggota TAPD maupun Banggar DPRD telah dipanggil oleh penyidik.

“Yang jelas tidak ada yang ditutup-tutupi, tidak ada yang disembunyikan. Nah, tapi yang kami heran, kok hanya Pak Sekda dan saya yang masuk di dalam berita,” ujarnya.

Ade menambahkan, pihaknya tidak pernah terlibat langsung dalam teknis proyek RPU. “Kami di TAPD enggak pernah tahu RPU itu apa. Mau dibangun di mana, mau dibangun apa. Kami enggak pernah tahu. Kami tahunya hanya kegiatannya untuk kemandirian pangan,” katanya.

Kepala Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten Kutim, Januar Bayu Irawan, menegaskan pemerintah daerah menghormati penuh proses hukum yang sedang berjalan. Ia menilai pemanggilan pejabat merupakan hal biasa dalam rangka penyelidikan.

Baca Juga:  KPK Diminta Turun ke Kutai Timur Pelototi Proyek MYC Mandek, Rawan Dikorupsi

“Pemerintah harus mendukung proses penyidikan. Bukan hanya TAPD, disitu juga ada Banggar diperiksa, ada teman-teman dari dinas diperiksa dalam rangka penyidikan. Saya pikir sah-sah saja itu,” jelas Bayu.

Ia menambahkan, pemanggilan ini justru untuk memperkaya penyidikan dan memperjelas duduk perkara.

“Sekda dan semua TAPD juga Banggar dipanggil untuk mendukung proses penyidikan,” tegasnya.

Baik Rizali maupun Ade menyatakan siap mengikuti setiap proses hukum. Keduanya berharap kasus ini dapat terang benderang dan publik mendapat informasi yang proporsional.

“Kita tunggu prosesnya seperti apa karena itu sudah ke ranah hukum,” pungkas Rizali. (*)

Tags: Dugaan Korupsitipikor
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dugaan Tipikor di Pemkot Bontang, Wali Kota Neni Sebut Bakal Perketat Pengawasan

Next Post

Stadion Lang-Lang Jadi Pusat Perayaan HUT Ke-26 Bontang, 50 UMKM Ikut Ambil Bagian

Related Posts

KPK Masih Telusuri Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum Hipmi
Nasional

KPK Masih Telusuri Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum Hipmi

28 September 2026, 12:00
Empat Terdakwa Korupsi Lahan Labkesda Bontang Ajukan Kasasi Usai Vonis Banding Diperberat
Kriminal

Empat Terdakwa Korupsi Lahan Labkesda Bontang Ajukan Kasasi Usai Vonis Banding Diperberat

15 Desember 2025, 16:57
Vonis Naik di Pengadilan Tinggi, Dua Koruptor Bontang Kini Dijatuhi Hukuman Lebih Berat
Bontang

Vonis Naik di Pengadilan Tinggi, Dua Koruptor Bontang Kini Dijatuhi Hukuman Lebih Berat

8 Desember 2025, 15:08
Kejari Bontang Selidiki Dugaan Mark Up Proyek Ornamen Tugu Selamat Datang Bontang
Kriminal

Rekam Jejak Kontraktor Land Mark Tugu Selamat Datang Bontang yang Tengah Disidik Kejaksaan

3 September 2025, 20:32
Dugaan Tipikor di Pemkot Bontang, Wali Kota Neni Sebut Bakal Perketat Pengawasan
Bontang

Dugaan Tipikor di Pemkot Bontang, Wali Kota Neni Sebut Bakal Perketat Pengawasan

3 September 2025, 14:04
Dugaan Korupsi Proyek Tugu Selamat Datang Rp1,3 Miliar, Kejari Bontang Naikkan ke Penyidikan
Kriminal

Dugaan Korupsi Proyek Tugu Selamat Datang Rp1,3 Miliar, Kejari Bontang Naikkan ke Penyidikan

2 September 2025, 12:51

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.