• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Dinkes Akan Lanjutkan Vaksinasi MR

by BontangPost
23 Agustus 2018, 11:32
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
ILUSTRASI

ILUSTRASI

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Pro kontra mengenai haram dan halal vaksinasi Measles Rubella (MR) akhirnya terjawab. Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam fatwanya Nomor 3 Tahun 2018 menyebut penggunaan vaksin MR produk dari Serum Institut of India (SII) hukumnya haram. Pasalnya dalam proses produksinya menggunakan bahan yang berasal dari babi.

Kendati demikian, MUI memperbolehkan masyarakat tetap menggunakan vaksin itu dan mengubah hukumnya menjadi mubah. Namun MUI memberikan catatan, vaksin tersebut boleh digunakan hanya jika dalam kondisi keterpaksaan atau belum ditemukan vaksin MR yang halal dan suci. Serta adanya keterangan ahli tentang bahaya yang ditimbulkan akibat tidak diimunisasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda, Rustam mengatakan, karena telah ada fatwa dari MUI maka pihaknya akan kembali melanjutkan program vaksinasi tersebut. Karena program tersebut juga berasal dari pemerintah pusat.

Baca Juga:  Dewan Minta Bukit Soeharto Steril 

“Kan sudah ada fatwanya. Rekomendasinya juga sudah jelas. Memang dinyatakan haram karena mengandung unsur-unsur tersebut (babi, Red.). Namun kita diperbolehkan menggunakan vaksin yang ada, sembari menunggu vaksin yang halal dan suci,” tutur Rustam, disambangi media ini di kantornya di Jalan Milono, Selasa (21/8) kemarin.

Ia menyebut, nanti kalau sudah ada vaksin yang halal otomatis vaksin yang ada sekarang tidak diperbolehkan lagi. Kata dia, saat ini pemerintah sedang mengupayakan penyediaan vaksin halal dan suci.

“Jadi sama saja sebenarnya dengan vaksin-vaksin sebelumnya. Karena belum ditemukan vaksin yang halal sehingga kita hanya menggunakan vaksin yang tersedia saat ini,” ujarnya.

Sehingga, ia mengimbau kepada semua pihak agar dapat turut serta mendukung program ini. Mengingat program ini dari pemerintah pusat dan sudah diperbolehkan oleh MUI. “Jika tidak divaksin dikhawatirkan akan timbul wabah dan hal-hal tidak diinginkan lainnya. Jadi tidak boleh suatu instansi melarang vaksin ini karena sudah ada fatwa dari MUI,” kata dia. (*/dev)

Baca Juga:  Terkait Desa yang Terkepung Tambang, Gubernur Bentuk Tim
Tags: Metro SamarindaMubahVaksin MR
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Plt Gubernur Bergantung Presiden 

Next Post

Angka Pengangguran Diklaim Turun 

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.