• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Dua Pekan Sudah BBM di Kaltim Langka

by BontangPost
20 Maret 2018, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
ANTREAN PANJANG: Kelangkaan BBM dalam dua pekan terakhir membuat antrian panjang disejumlah SPUB. Terutama di Kota Samarinda.(ILUSTRASI)

ANTREAN PANJANG: Kelangkaan BBM dalam dua pekan terakhir membuat antrian panjang disejumlah SPUB. Terutama di Kota Samarinda.(ILUSTRASI)

Share on FacebookShare on Twitter

SUDAH dua pekan terakhir Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah di Kaltim mengalami kelangkaan. Akibatnya, antrean panjang tak dapat dihindari. Pelaku bisnis transportasi bahkan harus rela antre berjam-jam. Namun pulang dengan tangan hampa karena tangki kendaraannya tak terisi.

Menanggapi masalah tersebut, Region Manager Communication and CSR Kalimantan PT Pertamina, Yudi Nugraha mengungkapkan, kelangkaan BBM terjadi karena cuaca buruk yang menimpa sebagian besar pulau di Indonesia. Pasalnya memasuki bulan April, cuaca ekstrem kerap kali menghambat proses distribusi BBM.

Ia mencontohkan, di Karimunjawa, Jawa Tengah, biasanya Pertamina mengirim BBM selama tiga jam untuk didistribusikan di Jawa. Karena cuaca ekstrem, perusahaan pelat merah itu harus menghabiskan waktu 19 jam di pulau Jawa.

Baca Juga:  Soal Usulan Pemekaran Kutai Pesisir Ini Kata Gubernur

“Jadi bukan hanya di Kaltim, tapi di seluruh Indonesia. Di bebarapa daerah, penyaluran yang biasanya cepat, terkendala karena cuaca ekstrem ini,” kata Yudi, Senin (19/3) kemarin.

Namun lanjut dia, beberapa hari terakhir cuaca sudah membaik. Sehingga proses distribusi BBM sudah kembali normal. “Sudah aman lagi penyalurannya. Bisa dilihat di sejumlah daerah,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya tetap mengambil beberapa langkah agar BBM kembali normal. Salah satunya menambah tangki BBM di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Untuk wilayah Kaltim sendiri, sudah kami ambil langkah itu. Sama dengan di Tarakan, kami tambahkan tangki di SPBU. Supaya bisa menambah pasokan BBM. Tujuannya agar masalah kelangkaan ini segera teratasi,” sebutnya.

Baca Juga:  DPD Hanura Pecah Kongsi, Dukungan Rusmadi Tetap Solid 

Yudi menambahkan, kelangkaan BBM juga tidak selamanya disebabkan cuaca ekstrem. Sebab lainnya, terjadi keterlambatan distribusi pasokan BBM dari luar negeri. Pasalnya Indonesia masih tercatat sebagai importir minyak.

“Kelangkaan Bahan Bakar Khusus (BBK), sebanyak 80 persen sebabnya kendala distribusi dari luar negeri. Karena Indonesia bukan negara penghasil murni. Sebagian masih mengandalkan impor dari negara lain,” ucapnya.

Setiap tahun, khusus untuk BBK, Pertamina hanya mampu memasok satu juta barel. Sedangkan kebutuhan dalam negeri mencapai 1,6 juta barel. “Artinya Indonesia kekurangan 600 ribu barel. Itulah yang membuat Indonesia tercatat sebagai negara yang masih bergantung pada BBK import,” bebernya. (*/um)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: KElangkaan BBMMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hari Ini, Rahmad Dikukuhkan Jadi Plt Wali Kota 

Next Post

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Duduki Gedung Karang Paci,

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Motor Hilang Kendali di Jalan Poros Bontang–Samarinda, 1 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.