• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam

Ingin Makan Gorengan Tanpa Takut Kolesterol Naik? Ini Triknya

by M Zulfikar Akbar
16 April 2019, 11:30
in Ragam
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Hampir setiap orang suka makanan digoreng. Kalau gorengan, seperti tahu, bakwan, tempe, dan pisang goreng mungkin masih bisa dihindari.

Namun, siapa yang bisa menolak ayam goreng, ikan lele goreng, dan gepuk goreng? Menghindarinya sama sekali rasanya tidak mungkin. Untuk itu, Anda harus pintar-pintar menyiasati agar makan gorengan tidak berbuah kolesterol.

Sama-sama goreng, namun ada yang bersifat lebih ‘jahat’

Dalam terminologi bahasa Inggris, ada tiga jenis definisi goreng: deep frying, shallow frying, dan saute. Nah jenis deep frying ini tergolong berbahaya.

Cara memasak deep frying adalah dengan merendam makanan dalam minyak yang dipanaskan dengan suhu tinggi, seperti menggoreng ayam goreng, kentang goreng, dan lainnya. Melalui cara memasak ini, apapun jenis minyaknya, dari yang murah hingga yang mahal seperti canola dan olive oil sama-sama berubah sifat menjadi buruk untuk tubuh.

Baca Juga:  Bahaya Penggunaan Deodoran Berlebihan

Saute lebih ke arah menumis, contohnya membuat nasi goreng atau tumis sayuran.

Sedangkan, shallow frying menggoreng dengan sebagian sisi makanan yang terendam minyak kemudian membalik makanan untuk memanaskan sisi satunya, misalnya menggoreng telur dadar. Jenis memasak ini juga kurang bagus, namun lebih baik dibandingkan deep frying.

Menggoreng pasti menggunakan minyak. Memasak dengan menggoreng akan menambahkan kalori dari bahan makanan yang digoreng.

Makanan yang digoreng akan jauh berbeda kalorinya bila dibandingkan dengan makanan yang dikukus atau direbus. Perlu diketahui bahwa minyak merupakan sumber lemak. Lemak sendiri ada yang bersifat baik, namun ada pula yang bersifat jahat.

Sumber lemak jahat dari makanan

Secara umum terdapat dua jenis bentuk lemak yang “jahat”, yaitu saturated fatty acid (SAFA/asam lemak jenuh) dan lemak trans. Ketika suatu bahan makanan diolah dengan cara deep frying, lemak yang dikandung oleh bahan makanan itu akan berubah menjadi SAFA dan lemak trans. Hal inilah yang menyebabkan mengapa gorengan itu berbahaya.

Baca Juga:  Gerakan Ketok Pintu Penderita TB

Sumber bahan makanan di alam umumnya sangat sedikit yang mengandung lemak trans. Biasanya lemak trans terdapat di sumber makanan lemak olahan seperti mentega dan margarin. Mirip dengan makanan yang digoreng, mentega dan margarin dibuat dengan proses pemanasan suhu tinggi.

SAFA juga bersifat buruk untuk tubuh. Bahan makanan sumber SAFA dapat ditemukan pada gajih atau lemak hewan seperti sapi, babi, kambing, serta makanan olahan daging seperti sosis, piza, dan hamburger.

Bila banyak mengonsumsi SAFA dan lemak trans, maka akan meningkatkan kolesterol “jahat” di dalam tubuh(LDL) serta menurunkan kolesterol “baik”(HDL). Kadar LDL yang tinggi serta HDL yang rendah akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Baca Juga:  Ini Manfaat Sehat Minyak Wijen

Trik makan gorengan tanpa meningkatkan kolesterol jahat

Kuncinya adalah pada proses memasaknya. Bila ingin tetap kriuk, ada teknik baru yang namanya air fryers. Pada teknik ini, sensasi kriuk tetap didapatkan tanpa proses merendam di dalam minyak.

Sayangnya mesin ini lumayan mahal hingga jutaan rupiah. Bila tidak memiliki mesin jenis ini, sebaiknya hanya makan makanan yang ditumis.

Makan gorengan memang enak namun bisa menimbulkan gangguan kesehatan, mulai dari naiknya kolesterol hingga penyakit jantung. Jadi mau tidak mau memang harus disiasati.

Namun, mengingat hampir tidak ada restoran di Indonesia yang sudah menggunakan mesin air fryers, lebih baik Anda menghindari makanan yang digoreng. Jika masih sulit, jangan konsumsi makanan yang digoreng terlalu sering agar kesehatan Anda selalu terjaga.(RS/RVS/klikdokter/jpnn)

Tags: kesehatankolestrol
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

6 Kebiasaan ini Bisa Sebabkan Gigi Sensitif

Next Post

Tidak Terapkan Uang Jaminan Karyawan, Perusahaan Bakal Disanksi

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Kolestrol Naik Setelah Lebaran? Berikut Buah yang Dapat Turunkan Kadar Lemak Jahat
Lifestyle

Kolestrol Naik Setelah Lebaran? Berikut Buah yang Dapat Turunkan Kadar Lemak Jahat

16 April 2024, 10:45
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.