• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Jangan Ada Kongkalikong di SPBU, Tambah Kuota Bukan Solusi, Penjualan Harus Diawasi

by Redaksi Bontang Post
17 April 2022, 15:00
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Pengawasan konkret pemerintah dan aparat di lapangan dibutuhkan agar distribusi solar bersubsidi sesuai kuota dan aturan. Jika tidak, kasus kelangkaan solar terjadi terus-menerus.

bontangpost.id -Pemerintah daerah dibuat tak berdaya dari antrean solar di sejumlah SPBU di Kaltim. Upaya yang bisa dilakukan hanya berkoordinasi dengan Pertamina. Serta mendukung kebijakan pembatasan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Christiannus Benny. “Kewenangan ESDM Kaltim di bidang migas sudah sejak 2016 ditarik pusat,” kata Benny.

Dia melanjutkan, dari komunikasinya dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, mereka mengatakan, sesuai dengan Perpres Nomor 191 Tahun 2004, pemerintah memberikan kewenangan bagi Pertamina untuk menyediakan dan menyalurkan Jenis BBM Tertentu (JBT) seperti solar bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku. Kemudian, Pertamina menyalurkannya sesuai kuota yang telah ditetapkan regulator, yaitu BPH Migas.

Selanjutnya, Pertamina menyalurkan solar bersubsidi setiap hari sesuai kuota yang ditentukan. Benny mengatakan, Pertamina membutuhkan dukungan pemerintah setempat agar distribusi solar bersubsidi sesuai kuota dan aturan. “Ini jawaban dari perwakilan Pertamina ke saya,” kata Benny.

Dia menambahkan, mengingat keterbatasan kuota solar subsidi yang dapat diberikan kepada daerah, Pemprov Kaltim sudah berupaya meminta tambahan kuota kepada BPH Migas.

Baca Juga:  Solar Subsidi Diselewengkan (Lagi)

Dengan belum adanya realisasi penambahan kuota yang diminta, pihaknya pun mendukung penerapan pembatasan atau penjatahan penjualan kepada masing-masing konsumen yang berhak. Melalui sistem kartu yang diterapkan Pertamina. Sehingga, lebih banyak konsumen yang mendapatkan bagian. Apabila kebutuhan masing-masing konsumen melebihi jatah yang diberikan. “Maka kekurangannya agar dengan membeli BBM nonsubsidi,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim Syafruddin menyebut, pengawasan di SPBU mesti diperketat. Hal ini untuk menghindari kasus kelangkaan solar yang terjadi terus-menerus.

Apalagi kondisinya saat ini industri batu bara dan sawit gencar-gencarnya berproduksi. Termasuk pelaku tambang ilegal yang sedang bergairah karena harga batu bara naik. “Bahwa kelangkaan solar saat ini bukan dikarenakan pasokan yang minim, tetapi banyaknya praktik industri yang seharusnya mengonsumsi solar industri justru mencari solar subsidi,” kata politikus PKB ini. Akibatnya, solar subsidi yang awalnya dialokasikan untuk masyarakat, justru dikonsumsi perusahaan-perusahaan besar. Kondisi ini membutuhkan perbaikan segera.

Baca Juga:  Kasus Penganiayaan Sopir Truk Antre Solar, Divonis Pidana Percobaan Satu Bulan

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Yang paling utama, sambung dia, pemerintah membuat aturan memperketat para pengusaha SPBU. Ketika mereka meminta perizinan untuk membuat SPBU harus dilihat latar belakangnya, apakah mereka mempunyai bisnis selain SPBU, seperti tambang batu bara ataupun perkebunan kelapa sawit. Karena kondisi itu bisa saja membuka peluang terjadi praktik solar yang seharusnya diperuntukkan dijual bagi masyarakat umum, namun karena dia butuh solar subsidi tersebut dan dirasa lebih murah, maka sebagian dialihkan ke bisnisnya dan tak dijual ke masyarakat.

Tetapi, hal lain juga perlu diperhatikan. Pengetatan juga harus dilakukan di SPBU. SPBU tak boleh melayani pengisian kendaraan-kendaraan tambang ataupun sawit yang mengantre dan membeli solar subsidi. Karena bagi lelaki asal Nusa Tenggara Barat ini, kasihan sekali jika kendaraan-kendaraan untuk pertanian, sembako, dan sebagainya tak kebagian solar subsidi karena keburu habis diambil pengusaha-pengusaha tambang ataupun sawit. Memang, keinginan pelaku industri batu bara atau sawit untuk mengonsumsi solar subsidi, secara logika bisa terjadi. Karena perbedaan harga antara solar subsidi dengan solar nonsubsidi yang diperuntukkan untuk industri itu, cukup besar. Sehingga mereka tentu saja mencari yang lebih murah. Walaupun, sebenarnya kegiatan itu dilarang.

Baca Juga:  Soal Solar, Gubernur Isran Noor Bilang Bukan Kewenangan Daerah

Pekan lalu (7/4), saat melakukan inspeksi mendadak di beberapa SPBU di Samarinda, Menteri ESDM Arifin Tasrif berjanji akan menertibkan truk nakal, sehingga kelangkaan solar subsidi dan antrean truk di SPBU di Kaltim tak terjadi lagi. “Soal antrean karena truk tambang, nanti akan ditertibkan. Kalau pertambangan enggak boleh BBM subsidi. Enggak boleh subsidi, harus pakai pertadex,” tegasnya. Arifin mengatakan, memang banyak sebab mengapa terjadi antrean di SPBU. Salah satunya, BBM bersubsidi bocor ke tempat yang tak berhak. Dia menyatakan, penanganan kebocoran pemakaian solar subsidi akan dilakukan satgas dan aparat penegak hukum. (nyc/riz/k16)

Tags: antre solarsolar subsidi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Belum Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Bontang

Next Post

Produksi Sampah saat Ramadan Meningkat 14 Persen

Related Posts

BBM Makin Mahal, Pakar Ingatkan BLT Harus Tepat Sasaran
Bontang

Pengajuan Tambahan Kuota Solar untuk Bontang Tunggu Hasil Pertemuan BPH Migas

27 Januari 2023, 14:31
Pengetap BBM Subsidi di Loktuan Pakai 3 Mobil, Sehari Kumpulkan 120 Liter Solar
Bontang

Pengetap BBM Subsidi di Loktuan Pakai 3 Mobil, Sehari Kumpulkan 120 Liter Solar

5 September 2022, 08:48
Mulai Bulan ini Beli Solar di Bontang Pakai Fuel Card
Pemkot Bontang

Mulai Bulan ini Beli Solar di Bontang Pakai Fuel Card

10 Juni 2022, 14:34
Pengawas SPBU Bontang Bantah Ada Praktik Curang Pengetap Solar
Bontang

Pengawas SPBU Bontang Bantah Ada Praktik Curang Pengetap Solar

8 Juni 2022, 16:00
Privat: Pertamina Jamin Pasokan Solar Cukup
Bontang

Biar Tepat Sasaran, Beli Solar Pakai Fuel Card Bakal Diterapkan di Bontang

4 Juni 2022, 13:00
Pemkot Bontang Batal Ajukan Tambahan Kuota Solar
Bontang

Soal Praktik Curang Pengetap Solar, Pengamat Hukum; Bisa Dipenjara Tiga Tahun

3 Juni 2022, 15:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.