• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Jembatan Ditabrak, Kendaraan Harus Dibatasi

by BontangPost
4 Mei 2018, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
DIHANTAM PONTON: Pelindung tiang penyangga Jembatan Mahakam miring setelah dihantam ponton pengangkut kayu kemarin.(DOK PROKAL)

DIHANTAM PONTON: Pelindung tiang penyangga Jembatan Mahakam miring setelah dihantam ponton pengangkut kayu kemarin.(DOK PROKAL)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Kasus tertabraknya jembatan Mahakam Kota (Mahkota) telah berulang kali terjadi. Setidaknya sejak 2016 lalu, sudah tiga kali kapal pengangkut batu bara menabrak jembatan tersebut. Karena itu, selama proses penelitian kerusakan jembatan, pemerintah daerah diminta membatasi kendaraan yang melintasi Jembatan Mahkota.

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Agus Suwandy menuturkan, pembatasan kendaraan yang melintasi jembatan Mahkota harus segera dilakukan pemerintah daerah. Pasalnya sewaktu-waktu jembatan tersebut dapat memakan korban jiwa.

“Ini soal nyawa manusia. Kami tidak ingin kejadian ambruknya jembatan terjadi lagi di Kaltim. Sebaiknya pemerintah provinsi membatasi lalu lintas kendaraan di jembatan Mahkota,” imbuh Agus, Rabu (2/5) lalu.

Pembatasan dikhususkan bagi kendaraan roda empat dengan ukuran besar. Terlebih bagi kendaraan yang memuat barang atau penumpang dalam jumlah banyak. Sedangkan kendaraan roda dua, dapat melintasi jembatan namun tetap dalam pengawasan dan pengaturan dari pihak keamanan.

Baca Juga:  Warga Khawatir Tidak Diizinkan Jualan

Kata dia, pembatasan kendaraan dilakukan hingga proses penelitian kondisi jembatan rampung. Sebab sejak pilar jembatan ditabrak ponton pada Ahad (29/4) lalu, jembatan masih tidak aman bagi pengguna jalan.

“Saya dengar waktu itu jembatan sempat goyang. Artinya kondisinya bisa lebih parah dari sebelumnya. Apalagi jembatan ini sudah beberapa kali ditabrak. Jangan sampai keterlambatan pengambilan kebijakan ini dapat memakan korban jiwa,” tegasnya.

Sementara itu Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syafruddin menyarankan, pemerintah harus lebih meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas kapal pengangkut batu bara. Terhadap kapal pengangkut batu bara yang melewati standar, pemerintah perlu memberikan sanksi.

Kata dia, semenjak jembatan Mahkota ditabrak ponton, pengawasan dari pemerintah masih terbilang lemah. Buktinya ada keterlambatan tindak lanjut kasus penabrakan pilar jembatan.

Baca Juga:  Warga Tuding Ada Rekayasa 

Pengawasan, lanjut Syafruddin, tidak perlu dilakukan secara langsung di areal jembatan. Tetapi pemerintah daerah dapat memanfaatkan Closed Circuit Television (CCTV). Alat tersebut diharapkan bisa langsung tersambung pada operator pada dinas terkait.

“Kemudian bisa juga CCTV tersebut terhubung di kepolisian. Supaya aparat keamanaan bisa setiap waktu mengontrol jembatan. Kalau ada ponton yang berpotensi menabrak jembatan, bisa langsung ditegur aparat,” imbuhnya.

Selain itu, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim itu menambahkan, ke depan pemerintah daerah dan DPRD perlu menyusun aturan yang dapat dijadikan acuan untuk pengelolaan jembatan di Kaltim.

“Saya tidak ingin kejadian seperti ini terus terulang. Karena itu perlu ada aturan. Aturan itu harus dijadikan standar bagi pengangkut batu bara yang melintasi jembatan. Tidak hanya dikhususkan untuk jembatan Mahkota, tetapi meliputi seluruh jembatan di Kaltim,” sarannya. (*/um)

Baca Juga:  Data 50 Ribu Warga Kota Tepian Terancam Dibekukan
Tags: Jembatan MahkotaMetro SamarindaTabrak Jembatan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Terkait Validitas Data IUP di Kaltim, PMII Bakal Melapor ke KPK

Next Post

Pencabutan Izin THM Menanti

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Kaltim Berduka, Meiliana Eks Pj Wali Kota Samarinda dan Pj Sekdaprov Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.