• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Warga Khawatir Tidak Diizinkan Jualan

by BontangPost
31 Oktober 2018, 15:50
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
KUMUH: Salah satu dermaga yang berlokasi di bantaran Sungai Mahakam di Jalan Yos Soedarso ini terlihat kumuh. Pemerintah berencana meremajakan dermaga ini.(DEVI/METRO SAMARINDA)

KUMUH: Salah satu dermaga yang berlokasi di bantaran Sungai Mahakam di Jalan Yos Soedarso ini terlihat kumuh. Pemerintah berencana meremajakan dermaga ini.(DEVI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA–Rencana perombakan dermaga di Pasar Pagi, Jalan Yos Soedarso, Samarinda, membuat para pedagang khawatir. Pasalnya, sejumlah pedagang di sekitar tempat bersandarnya kapal tersebut was-was apabila tidak diizinkan berjualan di kawasan tersebut. Mengingat, setiap penataan kota akan berimbas pada penertiban pedagang kaki lima (PKL).

Hasnah (35), salah satu penjual makanan di dermaga, mengaku setuju dengan kebijakan pemerintah yang akan memperbaiki dermaga tersebut. Namun syaratnya, pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda diminta tetap mengizinkan pedagang berjualan di lokasi itu.

“Semua pedagang pasti mendukung itu. Apalagi di sini, malamnya kadang gelap. Sering dijadikan tempat perjudian. Hanya saja, lain persoalan apabila pedagang ditertibkan dan tidak diizinkan jualan. Walau sampai bentrok, kami pasti akan melawan,” tutur dia kepada Metro Samarinda saat disambangi di warungnya, Selasa (30/10) kemarin.

Baca Juga:  Mencari Pendamping Rita di Pilgub Kaltim

Dia mengaku trauma. Sebab hal serupa pernah terjadi beberapa tahun silam. Wanita yang telah berjualan selama sepuluh tahun lebih itu mengatakan, para pedagang menolak rencana pembenahan. Karena pemerintah tidak memberikan izin berjualan.

“Dari dulu sudah ada rencana melakukan perombakan. Tetap sering ada penolakan. Karena kami tidak diizinkan berjualan. Padahal jualan di sini sudah lama. Kalau di sini digusur, kami mau cari nafkah di mana lagi,” ungkapnya.

Begitu pula yang diungkapkan Diki (28). Salah satu pemilik kapal sayur dari Palu yang kerap bersandar di dermaga itu merasa khawatir dengan kelangsungan usahanya.

“Kan pembongkaran barang harus dilakukan di pinggir sungai. Kalau saya sih mendukung saja asal tidak mengganggu mata pencaharian saya ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Puluhan Kayu Haram Disita

Hal yang berbeda diungkapkan Siti (45). Salah satu warga yang kerap menggunakan jasa transportasi air di dermaga untuk pulang dan pergi kerja tersebut mendukung rencana perombakan dermaga tersebut. Alasannya, dermaga itu terlihat kumuh dan minim penerangan.

“Ya bagus kalau pemerintah melakukan pembenahan. Soalnya dari dulu dermaganya tidak pernah diperbaiki. Selain itu, kalau malam gelap dan terlihat rawan,” sebutnya. (*/dev)

Tags: Dermaga Pasar PagiMetro Samarinda
Share1TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Banyak Terima Aspirasi, Siap Perjuangkan Suara Rakyat Samarinda 

Next Post

Kontrol Pemerintah Dianggap Lemah Terhadap Carut Marut Transportasi Kota

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.