• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Masuk Musim Pancaroba, Mulai Waspada Wabah DBD!

by BontangPost
18 Oktober 2018, 11:31
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
FOTO WAJAH: Osa Rafshodia(DEVI/METRO SAMARINDA)

FOTO WAJAH: Osa Rafshodia(DEVI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Warga Kota Tepian patutnya mulai mewaspadai penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD). Sebab, selama sebulan terakhir telah ditemukan empat orang di Kecamatan Palaran yang dinyatakan positif mengidap penyakit DBD. Kondisi tersebut bahkan membuat pemerintah menetapkan Samarinda masuk kawasan DBD.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kota (DKK) Samarinda, Osa Rafshodia mengatakan, saat ini penyakit tersebut memang sedang tren karena memasuki musim pancaroba.

“Kami imbau masyarakat selalu waspada dan melakukan pencegahan dengan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat, Red.) dan menggunakan losion atau penyemprot nyamuk. Itu lebih efektif. Sesuai dengan aturan Kementerian Kesehatan (Kepmenkes) nomor 82 tahun 2014 tentang Penanggulangan Penyakit Menular,” kata dia, Rabu (17/10).

Baca Juga:  Pernah Tampil Tanpa Bayaran, Manggung hingga Brunei Darusalam

Meski telah ditetapkan sebagai kawasan waspada, Osa menyebut, untuk saat ini pihaknya belum dapat melakukan tindakan fogging lantaran tindakan tersebut dinilai lebih banyak membawa efek negatif tanpa ada jaminan nyamuk penyebab DBD dapat dimusnahkan.

“Fogging memiliki banyak efek samping. Bisa menyebabkan ISPA (Infeksi penyakit pernapasan atas, Red.) dan beberapa penyakit lainnya. Jika di kawasan tersebut ada bayi juga berbahaya, soalnya pernah ada kejadian walau bukan di Samarinda. Juga ada indikasi nyamuk dewasa yang lepas dari fogging bisa menjadi lebih kuat dan menyebarkan virus DBD. Itulah yang menjadi pertimbangan kami menghindari pilihan itu,” beber dia.

Selain itu, pihaknya memang tidak dapat sembarangan melakukan fogging. Ada beberapa aturan yang dipenuhi sebelum permintaan fogging disetujui. Selain karena harus mengikuti arah angin dan tergantung cuaca, namun juga harus sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Baca Juga:  Rusmadi Tertantang Lanjutkan Program

“Jadi pertimbangannya memang banyak. Kalau tidak memenuhi persyaratan tersebut tidak bisa kami kabulkan. Contoh, sebelumnya ada instansi yang minta fogging, namun karena belum ada kasus jadi tidak bisa kami kabulkan. Syaratnya harus ada tiga kasus orang demam tanpa alasan yang jelas dan pernah kontak dengan penderita DBD,” ujarnya.

Diakui Osa, untuk kasus DBD memang sulit terdeteksi, sebab gejalanya mirip demam biasa. Ketentuan sesorang positif menderita DBD baru bisa dikeluarkan ketika dia telah berobat ke rumah sakit. Sedangkan Puskesmas, mereka hanya bisa memberikan deteksi dini untuk kemudian dipastikan ke instansi yang lebih mumpuni.

“Bukan karena apa, karena cuma rumah sakit yang mampu mendeteksi. Kemungkinan itu juga yang menyebabkan seorang anak di Palaran kemarin meninggal. Karena terlambat deteksi dini,” ujarnya. (*/dev)

Baca Juga:  Musprov IMI Tertunda Lagi
Tags: Metro SamarindaWaspada DBD
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dulu Dikenal Sebagai Guru, Kini Dipercaya Jadi Wagub Kaltim 

Next Post

Hibah dan Bansos Terancam Dikurangi

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.