Wakili Kaltim di Pentas PAI Nasional
BONTANG – Siswa/siswi YABIS kembali torehkan prestasi gemilang. Empat medali emas berhasil disabet pada ajang Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2017, pada 19 – 22 Juli 2017 lalu. Ajang 2 tahunan ini merupakan besutan Kementrian Agama Republik Indonesia.
Kepala Sekolah SMP IT YABIS Sundakir, LC, Selasa (1/8) lalu mengatakan, keempat siswa/siswi SMP dan SMA IT YABIS yang berhasil membawa pulang medali emas diantaranya, Laillatul Rahmadiana Juara 1 Musabaqoh Hifdzil Qur’an Putri tingkat SMP, Filzah Syakirah Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia Putri tingkat SMP, Nur Rahmi Aida Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia Putri tingkat SMA, dan Ahmad Naufal Ar Royan Juara 1 Lomba Kaligrafi.
“Semoga kami ke depannya tetap bisa mempertahankan prestasi yang telah dicapai ini. Untuk anak murid saya yang telah berhasil menjadi juara, saya harap bisa menjadikan prestasi tersebut sebagai motivasi. Mendorong mereka agar dapat mempergunakan ilmu yang telah didapatkan selama proses lomba kemarin, di kehidupan bermasyarakat dalam hal mensyiarkan agama Islam,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMA IT YABIS Badaruddin, S.Ag yang juga merupakan Guru Pendidikan Agama Islam SMA IT YABIS. Ketika ditemui di kantornya di hari yang sama, mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada pihak Yayasan Pendidikan Islam Bontang. Yang telah mensupport anak didik mereka, yang bertanding pada event Provinsi kemarin. Dengan memberangkatkan para Pembina dari SMP maupun SMA, untuk mendampingi anak didik mereka selama bertanding di provinsi.
“Harapannya untuk event nasional yang akan dilaksanakan di Nanggroe Aceh Darussalam, Oktober 2017 mendatang, semua pihak, baik dari YABIS, Pemkot, ataupun perusahaan di Bontang dapat memberikan dukungan kepada anak didik kami, yang akan bertanding di ajang Pentas PAI Nasional tersebut,” ucapnya.
Ditambahkannya, semoga pihak Yayasan juga kembali memberangkatkan pembina dari masing-masing anak didik yang akan bertanding. Karena dengan adanya Pembina dari sekolah tempat mereka belajar, maka mereka lebih termotivasi dan memiliki kepercayan diri lebih untuk menghadapi Pentas PAI nasional tersebut. (*/sos/rdy)







