• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Para Pedagang Kumpulkan Seribu Tanda Tangan untuk Wakil Rakyat

by BontangPost
26 Juli 2018, 11:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
LANGKA: Koordinator Himpunan UMKM Kuliner Samarinda, Eka Bayu saat menunjukkan tanda tangan dalam nota keberatan yang telah ia kumpulkan, Rabu (25/7) kemarin.(DEVI/METRO SAMARINDA)

LANGKA: Koordinator Himpunan UMKM Kuliner Samarinda, Eka Bayu saat menunjukkan tanda tangan dalam nota keberatan yang telah ia kumpulkan, Rabu (25/7) kemarin.(DEVI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

Mahal dan langkanya daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Kota Tepian membuat para pelaku usaha kuliner menjerit. Tidak hanya mahal, stok daging ayam pun susah didapat hingga menambah rentetan pelaku usaha yang terpaksa menutup warungnya.

——————

Atas dasar tersebut, Himpunan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kuliner Samarinda berencana melayangkan nota keberatan ke DPRD Samarinda. Hal ini disampaikan Koordinator Himpunan UMKM Kuliner Samarinda, Eka Bayu.

Dikatakannya, kenaikan harga ayam ini sangat berdampak pada keuntungan maupun penghasilan yang didapat pelaku UMKM sehari-hari. Pasalnya selain mahal, daging ayam pun sudah mulai susah didapat. Sehingga, para pelaku usaha harus berebutan untuk mendapatkan daging ayam.

Baca Juga:  500 Personel Kepolisian Bakal Disiagakan

“Dengan langka dan mahalnya harga daging ayam tentu membuat kami sangat kesulitan. Bahkan banyak teman-teman yang mulai menutup usahanya untuk sementara,” ungkap Bayu kepada awak media di salah satu cabang outlet usaha ayam di Jalan Suryanata, Rabu (25/7) kemarin.

Ia menuturkan, harga daging ayam di pedagang sudah mencapai Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu per kg nya. Nyatanya jika dihitung per ekor, harga daging ayam mencapai sekira Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu per ekornya.

Eka Bayu menganggap kenaikan harga ayam ini sudah melewati batas kewajaran. Sedangkan untuk di Kaltim sendiri, kata dia, tidak ada isu flu burung atau ayam mati. Namun, tiba -tiba ayam langka dan mahal. Hal ini pun sangat mengganggu perekonomian masyarakat khususnya pelaku UMKM di Samarinda.

Baca Juga:  Soal Penanganan Kasus Kanker Payudara Agustania, Pemerintah Diminta Tak Berdiam Diri 

Untuk itu, pihaknya berencana melaporkan hal ini kepada DPRD Samarinda dan bertemu dengan instansi terkait lainnya. Untuk mencari solusi mengenai kenaikan dan langkanya daging ayam ini.

“Kami sedang menghimpun beberapa pelaku UMKM kuliner di Samarinda. Target kami seratus tanda tangan pelaku UMKM dan seribu tanda tangan masyarakat. Untuk mengajukan nota keberatan ke pemkot,” kata dia.

Untuk itu, Eka bersama pelaku UMKM Samarinda lainnya meminta agar Pemkot Samarinda lebih perhatian terhadap kenaikan dan langkanya daging ayam ini. “Yang kami inginkan agar pemerintah dapat menjaga stabilitas harga ayam. Kami akan berterima kasih sekali jika pemerintah dapat merespon hal ini dengan baik,” tandasnya.

Baca Juga:  Diloloskan, Partai Idaman Bersyukur

Terpisah, Asisten II Sekretariat Kota (Setkot) Samarinda, Endang Liansyah mengatakan, kelangkaan daging ayam ini berskala nasional dan terjadi karena industri peternakan ayam di tingkat kabupaten/kota masih mendapat dukungan pakan dan vitamin dari pusat. Sehingga, jika ada masalah terhadap produksi pakan di pusat, maka akan berdampak langsung bagi peternak ayam di kabupaten/kota.

“Untuk saat ini, kami sedang berupaya melalui PDPAU (Perusahaan daerah pergudangan dan aneka usaha, Red.) agar dapat memotong rantai tersebut dengan memproduksi dan menternakkan ayam sendiri,” kata dia. (*/dev)

Tags: 1000 Tanda TanganKenaikan Harga PanganMetro Samarindapedagang
Share1TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Disdik Bantah Musala Jadi Ruang Belajar

Next Post

Tambang Bikin Puluhan Warga Kebanjiran

Related Posts

Harga Pangan Naik Jelang Nataru, Pemkot Bontang; Stok Aman
Bontang

Harga Pangan Naik Jelang Nataru, Pemkot Bontang; Stok Aman

17 Desember 2025, 11:13
Omzet Turun Drastis, Pedagang Memilih Berjualan di Luar Stadion Bessai Berinta
Bontang

Omzet Turun Drastis, Pedagang Memilih Berjualan di Luar Stadion Bessai Berinta

7 Agustus 2020, 12:30
Pedagang Berjualan di Trotoar, OPD Diminta Bertindak Tegas
Bontang

Pedagang Berjualan di Trotoar, OPD Diminta Bertindak Tegas

30 Januari 2020, 19:30
Sudah Dilarang, Belasan Pedagang Masih Nekat Berjualan di Atas Trotoar
Bontang

Sudah Dilarang, Belasan Pedagang Masih Nekat Berjualan di Atas Trotoar

11 Februari 2019, 14:10
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.