• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Penembakan Orang Utan Terjadi Lagi, Hope Sekarat Diterjang 74 Peluru

by M Zulfikar Akbar
14 Maret 2019, 15:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Tim BKSDA menyelamatkan orang utan Hope. Foto: (Akun Twitter @Sutopo_PN)

Tim BKSDA menyelamatkan orang utan Hope. Foto: (Akun Twitter @Sutopo_PN)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Orang Utan Sumatera berumur 30 tahun bernama Hope ditemukan sekarat di perkebunan warga di desa Bunga Tanjung Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam 10 Maret lalu, saat ini Hope tengah menjalani perawatan intensif.

Dalam laporan BKSDA yang dirilis kemarin (13/3) Hope ditemukan bermula dari laporan salah seorang warga bernama Sanita,  petugas BKSDA Aceh langsung terjun ke lokasi pada 9 Maret lalu.  Di lokasi ditemukan 1 ekor orangutan di pohon nangka serta sarang dan bekas makanan seperti pelepah daun sawit dan daun kelapa.

Kondisi Hope ditemukan seperti sehabis dianiaya berat. Beberapa tulang retak dan keluar dari kulit, sela-sela jari teriris benda tajam, kemudian dari foto rontgen, ditemukan 74 butir proyektil peluruh senapan angin yang bersarang di sekujur tubuh mulai dari lengan, bahu, perut hingga kaki. Mata kanan Hope ditemukan sudah rusak berhari-hari. Diduga kuat juga diterjang senapan angin.  Mata kiri ditemukan mengalami pendarahan.

Baca Juga:  TNK dan PT KMI Ingin Kembalikan Habitat Orang Utan 

Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo menuturkan, Hope terperangkap di kebun sawit milik seorang warga. Menurut keterangan warga setempat, Hope dilaporkan dalam kondisi kurang sehat bahkan dari pengakuan anak-anak sekitar areal kejadian bahwa orangutan tersebut sudah terkena alat dodos (pisau pahat besar) kelapa sawit.  Bahkan anak orangutan tersebut sempat dirampas  dari induknya oleh beberapa orang.

Hari berikutnya, tim BKSDA melakukan evakuasi dua individu orangutan. Yakni Hope dan anaknya Dua orangutan tersebut dibius dan dibawa ke Pusat Karantina Orangutan di Sibolangit, Sumatera Utara, yang dikelola Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) dan Program Konservasi Orangutan Sumatera (SOCP), untuk dilakukan perawatan intensif.

“Namun dalam perjalanan anak orangutan mati. diduga karena malnutrisi,” tutur Aji.

Baca Juga:  Kematian Orang Utan Jadi Perhatian Dunia 

Hope ditemukan dalam kondisi terluka parah karena benda tajam pada tangan kanan, kaki kanan serta punggung. Selain itu didapati juga kedua mata Hope terluka parah karena tembakan senapan angin.  ”Sedangkan saat evakuasi, bayi Hope yang berumur 1 bulan, dalam kondisi kekurangan nutrisi parah dan shock berat,” kata Aji.

74 peluru bersarang di tubuh Hope. Foto: (Akun Twitter @Sutopo_PN)

Bayi Hope kemudian dikuburkan di Pusat Karantina Orangutan di Sibolangit Sumatera Utara. Sementara induknya diberi nama Hope yang berarti “HARAPAN” “Harapannya, Hope bisa pulih dan bisa mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik,” kata Aji.

“Kondisi OU Hope masih belum stabil sehingga masih akan berada di kandang treatment untuk mendapatkan perawatan intensif  24 jam,” kata Aji.

Aji mengungkapkan, kejadian di Subulussalam ini merupakan kejadian keempat penggunaan senapan angin untuk menyerang orangutan di wilayah Aceh selama kurun waktu antara tahun 2010 – 2014.  “Kejadian pertama di Aceh Tenggara, kedua di Aceh Selatan, ketiga di Aceh Timur dan terakhir di Subulussalam ini,” kata Aji.

Baca Juga:  Kasus Pembantai Orangutan Masuk Meja Hijau

Aji mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) LHK, melalui Balai Penegakan Hukum LHK Wilayah Sumatera, untuk mengusut tuntas kasus kematian bayi orangutan sumatera dan penganiayaan induknya, di Subulussalamini.

Balai Gakkum Wilayah Sumatera didukung BKSDA Aceh kata Aji akan mengawal  kasus ini hingga tuntas. BKSDA juga akan berkoordinasi dengan Kapolda Aceh agar dapat dilakukan penertiban peredaran senapan angin illegal

”Karena dalam Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2012, penggunaan senapan angin hanya untuk olah raga dan harus diliput dengan ijin,” tutur Aji.(tau/jpg)

Tags: Orang Utan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Cegah Korupsi, Kementerian dan Pemda Wajib Lapor Tiap 3 Bulan

Next Post

Soroti WNA Masuk DPT, Ditjen Dukcapil Dianggap Tidak Transparan

Related Posts

Sering Viral di Medsos, Kemunculan Orangutan di Permukiman Jadi Alarm Ancaman Habitat
Kaltim

Sering Viral di Medsos, Kemunculan Orangutan di Permukiman Jadi Alarm Ancaman Habitat

8 Juli 2026, 11:17
Lindungi Orangutan Morio, BKSDA Kaltim Desak Konsesi Tambang dan Sawit Kutim Masuk Forum Terpadu
Kaltim

Lindungi Orangutan Morio, BKSDA Kaltim Desak Konsesi Tambang dan Sawit Kutim Masuk Forum Terpadu

15 Juni 2026, 14:00
Bukan Sekadar Makan, Orang Utan “Berburu” Ketupat di Hari Lebaran
Kaltim

Bukan Sekadar Makan, Orang Utan “Berburu” Ketupat di Hari Lebaran

26 Maret 2026, 09:00
Orang Utan Terekam Mengais Sampah di Jalan Poros Kutim, BKSDA Lakukan Penelusuran
Kaltim

Orang Utan Terekam Mengais Sampah di Jalan Poros Kutim, BKSDA Lakukan Penelusuran

27 Januari 2026, 15:42
80 Persen Orangutan Tinggal di Luar Area Konservasi
Nasional

Ekspansi Tambang dan Perkebunan, Nasib Orang Utan Kian Mengkhawatirkan

24 April 2025, 15:12
Orang Utan Muncul di Perumahan Badak LNG, Bergelantungan di Pohon dan Naik Atap Rumah
Bontang

Orang Utan Muncul di Perumahan Badak LNG, Bergelantungan di Pohon dan Naik Atap Rumah

19 Maret 2025, 10:56

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.