• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Penyertaan Modal LBB Tak Terealisasi, Keuangan Dinilai Tidak Sehat sejak Awal

by Redaksi Bontang Post
28 Oktober 2023, 09:51
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Tidak sehatnya keuangan PT Laut Bontang Bersinar diduga terjadi sejak perusahaan ini berdiri, karena tidak ada suntikan modal awal.

Sumber Kaltim Post (induk bontangpost.id) menyebut, saat pembentukan badan usaha pelabuhan (BUP) ini, seharusnya ada penyertaan modal dari dua perusahaan pelat merah.

“Harusnya ada penyertaan modal dari Perumda AUJ dan PT Bontang Transport (anak usaha Perumda AUJ). Tetapi itu hanya secara de jure. Faktanya tidak demikian alias tidak terealisasi,” kata sumber tersebut.

Konon sesuai ketentuan nominal untuk modal awal Rp 1 miliar. Ia pun tidak merincikan berapa modal seharusnya dari Perumda AUJ dan PT Bontang Transport. Alhasil PT LBB bergerak dari nol. Akhirnya perusahaan tersebut dituntut untuk menggandeng mitra perusahaan.

“Kalau tidak ada modal, putar uang dari mana. Termasuk pembayaran kontribusi yang dipakai PT LBB,” ucapnya.

Baca Juga:  Soal Status Kepemilikan PT LBB, Dirut Perumda AUJ; No Comment

Menurut dia, sisi administrasi dari awal sudah salah langkah. Jika dikucurkan modal sejak awal, perusahaan ini diklaim sehat. Diketahui BUP terbentuk sejak 2021. Dirut Perumda AUJ saat itu memberi surat kuasa ke manajer operasional Perumda AUJ. Kala itu diduduki dirut PT LBB saat ini yakni Lien Sikin.

“Tetapi tidak ada modal. Dirut bertanya dari mana itu modal, terus ada pernyataan kala itu yakni harus mencari sendiri. Akhirnya diambil kesimpulan gaet mitra,” tutur dia.

Pendapatan yang diperoleh dari mitra digunakan untuk pembayaran kontribusi tetap ke kas daerah. Sehubungan dengan pemanfaatan aset daerah yakni Pelabuhan Loktuan. Ketentuan ini harus dibayarkan sebelum operasional PT LBB.

Baca Juga:  Separuh Gaji Karyawan PT LBB Belum Dibayar, Basri; Sudah Ditegur Cuma Iya-iya Saja

“LBB sudah dua kali menyetor ke pemerintah. Nilainya hampir Rp 1 miliar. Beroperasi 2022 jadi disetor setahun sebelumnya. Masuk 2023 maka dibayar pada 2022. Buktinya sudah ada terkait kontribusi,” sebutnya.

Sehubungan dengan bagi hasil ini belum bisa dilakukan. Sebab, PT LBB harus menyelesaikan perjanjian dengan mitra. Jika selesai mitra ini, perusahaan bisa dinyatakan sehat. “Kecuali ada penyertaan modal dari Perumda AUJ sebagai induk atau pemkot dalam perubahan menjadi perseroda,” terangnya.

Perombakan manajemen juga perlu dilakukan. Namun, ia meminta agar PT LBB tidak dibubarkan. Apalagi banyak titipan terkait perekrutan SDM. Bahkan PT LBB sejatinya berani untuk beradu dengan Pelindo. Pasalnya tahun 2021 Pelindo hanya memiliki omzet Rp 4 miliar, sedangkan PT LBB tahun lalu mencapai Rp 6,3 miliar.

Baca Juga:  Manajemen PT LBB Sebut Siap Dirombak

“Permasalahan Pelindo punya sistem dan hanya sedikit SDM. Pengguna jasa secara online. Gaji mereka juga dari pusat. Meski baru lahir, bisa saingan dengan mereka,” sebutnya.

Ia optimistis terkait pengelolaan pelabuhan seyogianya menguntungkan. Apalagi saat ini baru area darat yang ditangani. Jika area laut juga, pendapatan lebih besar yang diperoleh.

Sementara itu, Dewan Pengawas Perumda AUJ Bontang Amiluddin menyarankan perampingan organisasi. “Permasalahannya adalah keterlambatan gaji karyawan dan salah satu faktornya ialah karyawan terlalu banyak,” jelas dia.

Adapun dengan perampingan tersebut diharapkan dapat memangkas biaya operasional karyawan. Oleh karena itu, ia berharap PT LBB dapat menyelesaikan persoalan ini secepatnya, agar tidak berlarut-larut.

“Harus ada penyisiran kebutuhan karyawan, agar pendapatan dan pengeluaran dapat disesuaikan,” pungkasnya. (ak) 

Tags: PT LBB
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Berikut Daftar Pemenang BCC dan Pawai Budaya 2023

Next Post

Aksi Terobos Perbaikan Jalan Imam Bonjol Dinilai Rawan Kecelakaan

Related Posts

PT LBB Lunasi Tunggakan ke Pemkot Bontang, Kini Fokus Bagi Hasil
Bontang

PT LBB Lunasi Tunggakan ke Pemkot Bontang, Kini Fokus Bagi Hasil

4 September 2026, 17:37
Mantan Direktur PT LBB Bontang Jadi Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Capai Rp1,7 Miliar
Bontang

Mantan Direktur PT LBB Bontang Jadi Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Capai Rp1,7 Miliar

26 Agustus 2026, 09:52
PT LBB Siap Lunasi Utang Rp2,9 Miliar, Tapi Ogah Bayar Bunga karena Alasan Ini
Bontang

PT LBB Siap Lunasi Utang Rp2,9 Miliar, Tapi Ogah Bayar Bunga karena Alasan Ini

4 Juli 2026, 14:30
Pinjaman Dana 2005 Dipersoalkan, Dua OPD Bontang Digugat Rp7,3 Miliar
Bontang

PN Bontang Kabulkan Eksepsi, Gugatan Eks Dirut PT LBB Kandas

10 Juni 2026, 09:00
Mantan Direktur BUP yang Mengelola Pelabuhan Loktuan Kembali Gugat Perumda AUJ dan Wali Kota Bontang
Bontang

Mantan Direktur BUP yang Mengelola Pelabuhan Loktuan Kembali Gugat Perumda AUJ dan Wali Kota Bontang

22 Desember 2025, 11:38
Penetapan Tersangka Kasus Korupsi PT LBB Bontang Menunggu Hasil Penghitungan Kerugian Negara
Kriminal

Penetapan Tersangka Kasus Korupsi PT LBB Bontang Menunggu Hasil Penghitungan Kerugian Negara

19 November 2025, 09:49

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.