• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Polri Beber 159 Kasus Pidana Pemilu

by M Zulfikar Akbar
8 Mei 2019, 14:53
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (IST)

Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Kasus pidana pemilu yang dilaporkan kepada Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) cukup banyak. Total ada 159 perkara yang ditetapkan sebagai pidana pemilu. Penegak hukum akan menindak tegas para pelaku kejahatan dalam pesta demokrasi tersebut.

Jumlah kasus pidana pemilu itu diungkapkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat rapat evaluasi pemilu dengan DPD di kompleks Senayan kemarin (7/5). Tito mengatakan, ada 600 kasus yang dilaporkan ke Bawaslu terkait pelaksanaan pemilu. Di antara 600 laporan itu, 159 kasus diproses secara pidana melalui Sentra Gakkumdu yang terdiri atas Bawaslu, kepolisian, dan kejaksaan. ’’159 kasus ini diproses Gakkumdu, kemudian masuk proses peradilan,’’ katanya.

Kasus pidana pemilu yang telah ditangani, antara lain, berupa pemalsuan e-KTP, pemalsuan surat suara, kampanye di luar jadwal, dan tidak menyerahkan salinan DPT. Ada juga money politics, tindakan yang merugikan atau menguntungkan salah satu paslon, menghina peserta pemilu, kampanye melibatkan pihak yang dilarang, hingga kampanye menggunakan tempat ibadah dan pendidikan.

Baca Juga:  Tak Miliki E-KTP, Empat Juta Warga Terancam Tak Nyoblos

Bukan hanya itu, ada pula kampanye yang menggunakan fasilitas pemerintah, pihak yang dilarang sebagai pelaksana tim kampanye, perusakan peraga kampanye, menghasut serta mengadu domba, dan menghalangi jalannya kampanye. ’’Ada juga yang memberikan suara lebih dari satu kali. Jumlahnya dua kasus,” terang mantan Kapolda Papua itu.

Tito menambahkan, semua kasus yang berkaitan dengan penyelenggara pemilu sebaiknya dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Dengan begitu, kata dia, prosesnya bisa dilakukan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Selain Tito, hadir dalam rapat yang dipimpin Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) itu Mendagri Tjahjo Kumolo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Jaksa Agung M. Prasetyo, dan pejabat lainnya.

Baca Juga:  ‘Ramai-ramai’ Belum Verifikasi

OSO mengatakan, pelaksanaan pilpres dan pileg berjalan dengan aman. Memang, kata dia, di beberapa titik masih ditemukan permasalahan atau kendala. ”Dinamika politik yang bekembang sebelum dan pascapemilu harus kita maknai sebagai suatu yang wajar dan hendaknya tidak menganggu stabilitas politi, ekonomi, dan keamanan dalam negeri,” kata dia.

Ketua umum Partai Hanura itu juga mengimbau semua pihak agar tetap bersahabat dan menahan diri, sembari menunggu pengumuman resmi rekap suara pada 22 Mei mendatang. DPD juga mengajak semua pihak untuk menghormait instrumen hukum dan konstitusi yang dianut negara ini.

Sementara itu. Mendagri Tjahjo Kumolo menyatakan, sistem pemilu harus dievaluasi. Salah satu yang perlu dibahas adalah penggunaan e-voting. Pada pembahasan UU Pemilu sebelumnya, pihaknya sudah pernah menyampaikan penggunaan e-voting. Bahkan, kementeriannya mengirim tim ke India dan Korea Selatan untuk melihat dan belajar sistem pemilu elektronik tersebut.

Baca Juga:  KPU: Rekap Resmi tetap Yang Manual

Selain sistem, pelaksanaan pemilu perlu dikaji ulang. Khususnya soal keserentakan pemilu. Apakah keserentakan itu terjadi dalam minggu yang sama, apakah boleh dalam hari yang berbeda atau bulan yang berbeda. ’’Saya kira nanti perlu ada konsultasi dengan MK mengenai keserentakan itu,’’ papar mantan Sekjen PDI Perjuangan itu. (lum/c4/fat/jpg)

Tags: Pemilu 2019pidana pemilu
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kadar Zakat Fitrah Sudah Ditetapkan, Segini Besarannya

Next Post

Tarif Ojol Naik Bikin Order Turun

Related Posts

Caleg Terpilih Resmi Ditetapkan, KPU Segera Surati Wali Kota
Bontang

Caleg Terpilih Resmi Ditetapkan, KPU Segera Surati Wali Kota

5 Agustus 2019, 16:00
Songsong Tahun Politik 2019, Parpol Bidik Kursi di Bontang Lestari
Nasional

Caleg Baru Belum Ditetapkan, Gedung Dewan Bisa Kosong

26 Juli 2019, 14:00
Berkarya Menggugat, Penetapan Anggota DPRD Bontang Ditunda
Bontang

Berkarya Menggugat, Penetapan Anggota DPRD Bontang Ditunda

23 Juli 2019, 13:50
KPU, Bawaslu maupun saksi parpol masih menunggu hasil dari MK terkait putusan Dismisal (Arsyad/Bontangpost.id)
Bontang

Pleno Penetapan Anggota DPRD Terpilih Diskorsing, Ini Alasannya

22 Juli 2019, 14:27
Rapat Pleno Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Bontang Molor
Bontang

Rapat Pleno Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Bontang Molor

22 Juli 2019, 10:30
Hak Angket Digugat ke MK
Nasional

Prabowo – Sandi Ajukan Gugatan Sengketa Pemilu ke MK Usai Salat Jumat

24 Mei 2019, 07:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.