• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Rencana Pemisahan PT LBB dari Perumda AUJ, Bergantung Keputusan Pemegang Saham

by Redaksi Bontang Post
28 Februari 2023, 13:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Perumda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) berkantor di salah satu ruangan Pelabuhan Loktuan.

Perumda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) berkantor di salah satu ruangan Pelabuhan Loktuan.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Rencana pemisahan PT Laut Bontang Bersinar (LBB) dari Perumda AUJ terus digaungkan. Meski legislator mempertanyakan mengenai rencana ini, Dirut Perumda AUJ Abdu Rachman menyerahkan sepenuhnya kepada pemegang saham. Dalam hal ini Pemkot Bontang.

“Itu tergantung pemegang saham. Mau sahamnya diakuisisi itu hal yang lazim. Tentunya melalui prosedur rapat umum pemegang saham,” kata Abdu Rachman.

Terpenting ialah jika dipisah dari Perumda AUJ, perusahaan itu menjadi sehat. Sehingga harapannya bisa berkontribusi terhadap pendapatan kas daerah. Hanya nantinya salah satu kendala ialah turunnya regulasi dari pemerintah pusat terkait pelarangan pembentukan BUMD baru.

“Salah satu benturannya di situ. Tetapi kalau dipandang normal dan sepakat dalam RUPS maka keputsuan mutlak di pemegang saham,” ucapnya.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Korupsi Perumda AUJ, Pengamat; Tahan Juga Tiga Tersangka Lain

Ia pun juga membenarkan jika konteks akuisisi ini berbeda dengan PT BPR Bontang Sejahtera. Sebab unit usaha itu diatur dalam Peraturan OJK dan Bank Indonesia. Sementara untuk PT LBB landasannya hanya UU Perseroan Terbatas. Belum lagi secara usia, PT BPR Bontang Sejahtera sudah lama terbentuk. Berbeda dengan PT LBB yang baru berdiri beberapa tahun belakangan ini.

Baca juga; PT LBB Bakal Naik Status Jadi Perumda

Abdu Rachman pun belum mengetahui kapan rencana itu akan direalisasikan. Termasuk penyelenggaran RUPS juga belum diketahui. Sebelumnya diberitakan Pemkot dan Komisi II DRPD bulan depan akan bertemu membahas rencana ini. Ketua Komisi II DPRD Rustam HS membenarkan bahwa akan digelarnya pembahasan awal.

Baca Juga:  Pemasukan PT LBB Rp664 Juta Per Desember 2024 tapi Gaji Karyawan Menunggak

“Kami ingin mengetahui seperti apa gagasannya,” kata Rustam.

Tentunya ke depan jika rencana ini gayung bersambut maka harus ada penyusunan naskah akademik. Kemudian dimasukkan dalam program pembentukan peraturan daerah (propemperda). Rustam pun berpendapat sepakat jika BPR Bontang Sejahtera dipisahkan dari induk perusahaannya. Mengingat itu merupakan ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Naskah akademiknya kami tunggu. Kalau sesuai regulasi itu lebih baik. Tetapi secara pribadi saya mendukung,” ucapnya.

Pemisahan ini supaya kekuatan manajerial perusahaan bisa terlihat. Karena harus melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) sendiri. Tidak dijadikan satu dengan induk perusahaan. Pasalnya anak usaha Perumda AUJ ada tujuh. Bahkan politisi Partai Golkar ini yakin jika dipisahkan maka warga yang ingin menjadi nasabah lebih berani dalam berinvestasi di bank tersebut.

Baca Juga:  Pengelola Pelabuhan Loktuan Ingin Hidupkan Kembali Wacana Lama

Namun tekait rencana pemisahan PT Laut Bontang Bersinar (LBB), ia belum banyak berkomentar. Apalagi unit usaha ini baru terbentuk. “Kami lihat dulu apa semangatnya, ada apa sebenarnya lihat kajiannya dulu. Jika itu urgent maka tidak apa-apa,” tutur dia.

Rustam menilai seyogyanya PT LBB ini menjadi penopang induk perusahaan dulu. Konteksnya tentu berbeda dengan BPR karena itu menjadi ketentuan yang diatur oleh OJK. Apalagi peraturan terbaru bahwa daerah tidak diperkenankan membentuk BUMD baru. “Itu yang nanti kami pertimbangkan,” pungkasnya. (ak)

Tags: Perumda AUJPT LBB
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Di Balik Prestasi Adipura Kencana, Pasukan Kuning Keluhkan Banyak Warga Buang Sampah Sembarangan

Next Post

Masyarakat Diminta Lapor Polisi Jika Diancam Penagih Utang

Related Posts

PT LBB Lunasi Tunggakan ke Pemkot Bontang, Kini Fokus Bagi Hasil
Bontang

PT LBB Lunasi Tunggakan ke Pemkot Bontang, Kini Fokus Bagi Hasil

4 September 2026, 17:37
Gugatan Perumda AUJ Ditolak Pengadilan, Eksekusi KMP Bontang Express II Berlanjut
Bontang

Gugatan Perumda AUJ Ditolak Pengadilan, Eksekusi KMP Bontang Express II Berlanjut

4 September 2026, 11:41
Mantan Direktur PT LBB Bontang Jadi Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Capai Rp1,7 Miliar
Bontang

Mantan Direktur PT LBB Bontang Jadi Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Capai Rp1,7 Miliar

26 Agustus 2026, 09:52
PT LBB Siap Lunasi Utang Rp2,9 Miliar, Tapi Ogah Bayar Bunga karena Alasan Ini
Bontang

PT LBB Siap Lunasi Utang Rp2,9 Miliar, Tapi Ogah Bayar Bunga karena Alasan Ini

4 Juli 2026, 14:30
Pinjaman Dana 2005 Dipersoalkan, Dua OPD Bontang Digugat Rp7,3 Miliar
Bontang

PN Bontang Kabulkan Eksepsi, Gugatan Eks Dirut PT LBB Kandas

10 Juni 2026, 09:00
Pemkot Evaluasi Kinerja Perumda AUJ Bontang Jelang Seleksi Direksi 2027
Bontang

Pemkot Evaluasi Kinerja Perumda AUJ Bontang Jelang Seleksi Direksi 2027

1 Juni 2026, 07:54

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.