• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Sefteanus, Tergerak Jadi Hamba Tuhan Full-Time 

by BontangPost
28 Oktober 2017, 11:52
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Sefteanus(Istimewa)

Sefteanus(Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Biodata Pribadi

Nama : Sefteanus

TTL : Loa Tebu (Kukar) 5 September 1996

Nama Ayah : Ahen Alung

Nama Ibu : Uyang Ujuk

Tempat Pelayanan : Gereja Oikoumene Persekutuan Kristen Bontang, PT Badak NGL

Rutinitas yang padat dilalui oleh Sefteanus sebagai penginjil di Gereja Oikoumene Persekutuan Kristen Bontang di komplek PT Badak NGL. Namun, ia memiliki passion terhadap anak muda di dalam segala bentuk pelayanannya.

—

MENAPAKI usia muda banyak orang yang enggan untuk menyerahkan segenap hidupnya untuk menjadi seorang penginjil. Namun, bukanlah demikian dengan Sefteanus, pria berumur 21 tahun ini lebih memilih untuk menjadi Hamba Tuhan full-time karena keterpanggilan akan pentingnya pemberitaan firman Tuhan saat duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). “Ini kewajiban semua orang. Injil penting untuk dibagikan kepada siapa pun,” kata Sefteanus.

Pemaparan tersebut sesuai dengan nats yang terdapat dalam Efesus pasal ayat 10 dan Matius pasal 28 ayat ke-9 dan 10, di mana setiap orang hendaknya memiliki kesadaran sebagai membagikan firman. Diakuinya, semangatnya untuk menjadi seorang pendeta didukung oleh orang tua.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif  Warga Bontang: Sulhan (303); Jabat Sekjen PPP, Siap Rangkul Warga NU 

“Mereka sangat mendukung dengan senang hati. Mereka memberikan dorongan juga dan motivasi sebagai bentuk dukungan mereka,” tambahnya.

Dengan yang padat ia jalani tiap harinya mulai dari melakukan renungan setelah bangun tidur lalu terjun melayani di organisasi gereja baik di komisi pemuda, remaja, sekolah minggu, persekutuan kaum bapak serta kaum ibu. Belum lagi pada waktu malam hari mempersiapkan pelayanan keesokan harinya.

“Ya seperti itu tetapi ada waktu juga untuk berkomunikasi dengan keluarga,” ujarnya.

Penginjil yang masih menempuh studi di Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong (STTT) ini memiliki passion terhadap generasi muda. Ia merasa prihatin dengan kondisi pemuda yang tidak menjadikan Tuhan sebagai fokus utama.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

Menurutnya, pemuda Kristen masa kini tergila akan kecanggihan teknologi dibandingkan dengan pengetahuannya akan firman. Sehingga, generasi penerus ini tidak dapat mengontrol dirinya ketika berada dalam konteks persekutuan di gereja.

“Pemuda Kristen pada umumnya sulit membedakan memanfaatkan teknologi atau dimanfaatkan teknologi?  Nilai keagamaan diabaikan demi mengejar nilai teknologi, sehingga gereja menjadi tempat yang aneh atau asing bagi mereka,” paparnya.

Tantangan lain ketika melayani di komisi pemuda sehubungan dengan pergaulan hidup yang di luar batas.  Fenomena seks bebas yang terjadi beberapa waktu ini merupakan salah satu keprihatinannya untuk mengarahkan pemuda sesuai dengan konsep hidup yang benar.

Pria kelahiran Loa Tebu ini mengingatkan kepada para pemuda Kristen untuk menjaga tubuhnya sesuai dengan ajaran Roma 12:1-2, 13:13, serta 1 Kor 6:13. “Seks bebas ini menjadi tantangan iman pemuda saat ini,” ungkap anak dari Ahen Alung ini.

Baca Juga:  Nyaris Tewas, Andalkan Termos Jadi Pelampung 

Beragam cara dilakukannya untuk mendekatkan diri terhadap generasi pemuda Kristen salah satunya ialah aktif dalam berkhotbah serta mendekati pemuda guna membangun relasi. Itu dilakukan agar mudah mengajak dan memberikan pemahaman yang jelas tentang pergumulan pemuda.

“Melibatkan mereka dalam pelayanan gereja seperti main musik, pimpin ibadah, dan lain-lain. Melaksanakan ibadah yang bervariasi  contohnya ibadah padang, youth camp, ret-reat, dan pendalaman Alkitab (PA),” katanya.

Dalam penyampaian khotbahnya, ia kerap menggunakan metode tekstual (berdasarkan teks) dan eksegesis (mengeluarkan makna kata dari bahasa asli). Di hari sumpah pemuda ini ia berpesan kepada para penerus tongkat estafet gereja agar berpegang teguh terhadap dasar negara serta sang pencipta.

“Jadilah pemuda yang menghormati hari sumpah pemuda, pancasila, UUD, dan Tuhan. Manfaatkan kecerdasan untuk memberikan manfaat kepada bangsa, negara dan Tuhan,” tukasnya. (*/ak)

Tags: kisah inspiratifSumpah Pemuda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jadilah ‘Pemuda Zaman Now’ yang Menginspirasi 

Next Post

Anggi V Goenadi, Bekali ABK Skill Wirausaha, Raih Penghargaan Nasional

Related Posts

Bukan Hanya di Jawa, Ini Fakta Perjuangan Pemuda Kaltim Mempertahankan Republik yang Jarang Diketahui
Ragam

Bukan Hanya di Jawa, Ini Fakta Perjuangan Pemuda Kaltim Mempertahankan Republik yang Jarang Diketahui

28 Oktober 2026, 13:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
KNPI Bontang di Peringatan Sumpah Pemuda; Dulu Perjuangkan Kota Otonom, Kini Sibuk Berkonflik
Bontang

KNPI Bontang di Peringatan Sumpah Pemuda; Dulu Perjuangkan Kota Otonom, Kini Sibuk Berkonflik

29 Oktober 2021, 10:13
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.