• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Anggi V Goenadi, Bekali ABK Skill Wirausaha, Raih Penghargaan Nasional

by BontangPost
28 Oktober 2017, 11:53
in Feature
Reading Time: 3 mins read
0
Anggi V Goenadi Tengah Saat Menerima Penghargaan.(IST)

Anggi V Goenadi Tengah Saat Menerima Penghargaan.(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

Nama           : Anggi V Goenadi

TTL            : Bontang, 25 Desember 1988

Pendidikan   : Sarjana Hukum Universitas Brawijaya

Istri             : Siti Marlina

Anak           : 1. Muhammad Aransha Egalito

  1. Muhammad Shinjio Miyas

 

Ia tak pernah menyangka jalan hidupnya akan ‘berurusan’ dengan Anak-anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Walaupun awalnya keterpaksaan kondisi, kini Ia sangat menikmati aksi sosialnya tersebut. Mendidik, merawat, mengelola, hingga mengembangkan bakat-bakat anak-anak yang masih dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat ini.

—

Anggi, begitu Ia disapa. Saat ini berposisi sebagai founder sekaligus pimpinan Inkubator Bisnis Permata Bunda. Sebuah unit usaha milik Sekolah Luar Biasa (SLB) Permata Bunda. Didirikan sejak tahun 2013 silam. Sejak dirinya memutuskan untuk resign dari pekerjaannya di sebuah perusahaan swasta di Bontang.

“Sebuah pilihan berat bagi saya saat itu. Antara pekerjaan atau membantu istri mengelola SLB Permata Bunda,” kisahnya.

Diceritakannya, sekitar tahun 2012 kala itu, mertua laki-lakinya yang juga pemilik SLB Permata Bunda harus menghadap Yang Maha Kuasa. Walaupun berat, namun ia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya yang bisa dikatakan sudah nyaman karena memiliki posisi penting.

Pasca resign, Anggi tidak langsung fokus mengurusi SLB Permata Bunda, namun hanya sebagai pengajar sekaligus berbisnis wallpaper. Karena suatu hal yang memantik sisi kemanusiaannya, pria 29 tahun ini memutuskan fokus membantu sang istri mengelola SLB Permata Bunda.

Baca Juga:  Jago Fisika, Kantongi Beasiswa Hingga S2

“Saat itu saya juga merasa kasihan melihat istri berjuang sendirian mengelola sekolah ini,” kenangnya.

Hingga akhirnya di tahun 2013, Anggi mendirikan Inkubator. Tak hanya sebuah unit usaha pada umumnya, Inkubator memiliki tujuan dan program jangka panjang yang mulia.

Dijelaskannya, Inkubator merupakan sebuah unit usaha milik SLB Permata Bunda. Berisi lima cabang usaha. Diantaranya, POLA (wallpaper dan interior rumah), BOTA (sekolah public speaking), ZING (Cuci motor dan bengkel motor), JAICI (advertising dan digital printing), dan OM ADUT (clothing).  Selain dirinya, Ia dibantu oleh tiga fasilitator. Serta para alumni SLB Permata Bunda.

“Anak-anak SLB Permata Bunda yang telah lulus masuk ke dalam Inkubator. Mereka kami siapkan untuk dapat hidup mandiri saat terjun ke masyarakat nantinya,” ungkapnya.

Tujuan pertama memang untuk mencari tambahan pemasukan untuk SLB Permata Bunda. Karena sekolah ini tidak mewajibkan murid-muridnya membayar uang sekolah. Pasalnya, sebagian besar murid-murid sekolah ini berasal dari keluarga ekonomi bawah dan keluarga ‘broken home’.

“Kondisi ini sudah berlaku sejak dikelola almarhum mertua,” bebernya.

Baca Juga:  Rangkul Semua Golongan, Ajak Umat Bersatu

Sedangkan tujuan kedua, Ia ingin Inkubator dapat membantu memberikan tambahan pemasukan bagi anak-anak SLB Permata Bunda.

Dan tujuan ketiga adalah untuk menyiapkan skill wirausaha, kepada para alumni SLB Permata Bunda yang belajar di Inkubator ini. Karena Anggi menyadari, tidak semua ABK mudah mencari pekerjaan serta diterima masyarakat. Untuk itu Ia ingin menyiapkan anak-anak ini, agar mampu berwirausaha mandiri serta membantu adik-adik tingkatnya kelak.

“Setelah lulus dari Inkubator inipun kami tidak langsung melepas begitu saja anak-anak ini. Masih tetap kami bantu sampai mereka dapat benar-benar mandiri,” jelasnya.

Saat ini, bisa dikatakan  Inkubator memiliki  tiga portofolio. 3 ABK yang bakal mentas. Siap berwirausaha mandiri. Ketiganya sudah dianggap mampu untuk terjun ke masyarakat dan mendirikan usaha. Rencananya Januari 2018 mendatang, ketiga ABK ini akan melaunching usahanya.

“Ketiga anak ini sudah terlihat bakat dan kemampuannya. Di bidang fotografi dan video, mekanik sepeda motor, dan sablon. Semoga mereka bertiga dapat berhasil menjalankan usahanya dan membantu adik-adiknya,” tegasnya.

Baca Juga:  Dari Hobi dan Seni hingga Koleksi Motor Antik Seharga Rp 350 Juta 

Sejak mendirikan Inkubator hingga saat ini, diakui Anggi, faktor lingkungan merupakan cobaan terberat. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang belum bisa menerima para ABK ini. Masyarakat masih memandang sebelah mata. Bahkan dirinya pun kerap mendapat cibiran dari rekan-rekannya, karena rela mengelola para ABK ini, ketimbang pekerjaannya yang dahulu.

“Sempet juga sih diajak-ajak untuk kembali ke pekerjaan yang dulu. Tapi saya sudah memutuskan untuk tetap fokus di sekolah ini,” tegasnya.

Ketekunannya inipun membuahkan hasil. Di tahun 2016 lalu Inkubator mendapat bantuan dari Pupuk Kaltim untuk menjalankan setiap program-programnya. Selain itu, tahun 2017 ini Inkubator berhasil meraih penghargaan Indonesian Sustainable Development Goals Awards (ISDA) untuk kategori Platinum dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Ia pun berharap, kedepannya tidak hanya unit usaha Inkubator yang maju dan berkembang, namun yang terpenting adalah para alumni SLB Permata Bunda ini benar-benar mampu mandiri saat terjun ke masyarakat. Sehingga tidak harus bergantung sepenuhnya kepada orang lain.  (al)

Tags: kisah inspiratifSumpah Pemuda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sefteanus, Tergerak Jadi Hamba Tuhan Full-Time 

Next Post

Muflih Alhafidy, Peduli Pendidikan di Pinggiran, Didik Siswa Jadi Mandiri 

Related Posts

Bukan Hanya di Jawa, Ini Fakta Perjuangan Pemuda Kaltim Mempertahankan Republik yang Jarang Diketahui
Ragam

Bukan Hanya di Jawa, Ini Fakta Perjuangan Pemuda Kaltim Mempertahankan Republik yang Jarang Diketahui

28 Oktober 2026, 13:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
KNPI Bontang di Peringatan Sumpah Pemuda; Dulu Perjuangkan Kota Otonom, Kini Sibuk Berkonflik
Bontang

KNPI Bontang di Peringatan Sumpah Pemuda; Dulu Perjuangkan Kota Otonom, Kini Sibuk Berkonflik

29 Oktober 2021, 10:13
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.