• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

Shutdown Rugikan AS Rp 42 Triliun

by M Zulfikar Akbar
30 Januari 2019, 17:00
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
Suasana sepi di gedung Capitol AS saat shutdown. (Jamie Dupree - AJC)

Suasana sepi di gedung Capitol AS saat shutdown. (Jamie Dupree - AJC)

Share on FacebookShare on Twitter

WASHINGTON – Candice Cluff hanya bisa pasrah. Dia harus bersabar lebih lama agar dapat berjumpa buah hatinya. Pada April tahun lalu, Dinas Sosial Idaho mengambil putra Cluff. Sebab, perempuan asal Pocatello itu terbukti kecanduan metamfetamin. Kini, setelah menuntaskan rehabilitasi dan punya pekerjaan tetap, dia harus memiliki tempat tinggal jika ingin sang anak kembali. Namun, shutdown parsial merenggut harapannya.

’’Ini (rumah, Red) adalah hal terakhir yang menghalangi saya berkumpul lagi dengan putra saya,’’ ucap Cluff sebagaimana dikutip NBC News. Akibat shutdown parsial, dia tidak bisa mengklaim voucher permukiman Section 8. Voucher tersebut merupakan subsidi dari pemerintah untuk menyewa rumah dua kamar. Shutdown parsial membuat voucher itu tidak bisa dicairkan. Departemen Perumahan dan Pengembangan Perkotaan yang menerbitkan voucher tersebut belum bisa memutuskan berakhirnya shutdown parsial akan membuat program itu aktif lagi.

Baca Juga:  Macron Desak Trump Pertahankan Perjanjian Nuklir Iran

Shutdown parsial memang berakhir. Namun, dampaknya masih sangat terasa. Para peneliti di kongres yang tergabung dalam Congressional Budget Office (CBO) mengungkapkan bahwa kerugian akibat shutdown selama 35 hari tersebut mencapai USD 11 miliar atau setara Rp 155,008 triliun. Sekitar USD 8 miliar (sekitar Rp 112,7 triliun) di antaranya bisa kembali setelah pemerintahan aktif lagi dan para pegawai menerima gaji. Namun, sisanya, USD 3 miliar (sekitar Rp 42,25 triliun), tidak bisa. Kerugian yang tidak bisa kembali itu mengakibatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS turun sekitar 0,02 persen.

Kerugian juga dirasakan Joshua Tree National Park di California. Selama shutdown, jumlah ranger atau penjaga dikurangi. Imbasnya, banyak vandalisme yang terjadi. Para pengunjung liar juga membuat jalan-jalan baru dengan memotong pohon Yucca brevifolia alias Joshua tree tersebut.

Baca Juga:  Trump dan Jong-un Gagal Capai Kata Sepakat

’’Apa yang terjadi pada taman itu tidak bisa diperbaiki hingga 200–300 tahun mendatang,’’ ujar mantan pengawas Joshua Tree National Park Curt Sauer sebagaimana dilansir The Guardian.

Shutdown parsial juga membuat Badan Keamanan Transportasi Nasional tidak bisa mengirim penyidik ke 22 lokasi kecelakaan. Termasuk 15 kecelakaan penerbangan yang menewaskan 21 orang. Begitu para pegawai masuk pada Senin (28/1), tim penyidik langsung dikirim ke lokasi. Namun, barang bukti sangat mungkin sudah hilang.

Komite yang terdiri atas legislator Republik dan Demokrat berencana untuk bertemu hari ini (30/1). Itulah pertemuan terbuka yang bertujuan membahas anggaran agar shutdown tidak lagi terjadi. Pertemuan terbuka tersebut boleh dihadiri siapa saja.

Pertemuan itu lantas berlanjut dengan pertemuan tertutup yang biasanya berlangsung di Gedung Putih. Di pembicaraan tertutup tersebut, negosiasi terjadi. Harus ada solusi sebelum regulasi tentang pembiayaan sementara yang diajukan Partai Demokrat dan disetujui Presiden AS Donald Trump beberapa waktu lalu itu berakhir pada 15 Februari mendatang. Sebelum masa tersebut, kedua belah pihak harus menemukan jalan keluar.

Baca Juga:  Palestina Batalkan Seluruh Perjanjian dengan Israel dan AS

Trump menginginkan dana USD 5,7 miliar atau setara Rp 80,3 triliun untuk membangun tembok permanen di perbatasan AS–Meksiko. Jika tidak ada kesepakatan, Trump mengancam shutdown lagi. ’’Keluarga di penjuru negeri masih berupaya bangkit karena sebulan tak menerima gaji dan pembayaran tagihan yang terlambat. Namun, presiden sudah mengancam shutdown kedua jika keinginannya tak terpenuhi,’’ tegas Ketua House of Representatives Nancy Pelosi sebagaimana dikutip Reuters. (sha/c14/hep/jpg)

Tags: amerika serikatdonald trumpshutdown
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pelaku Penembakan di Mapenduma Dikejar

Next Post

Bawaslu Tahan 1.035 Eksemplar Tabloid Indonesia Barokah di Balikpapan

Related Posts

Trump Puji Anggota Kongres yang Pukul Wartawan
Internasional

Donald Trump Cetak Sejarah, Dimakzulkan Lagi, Proses Senat Menanti

15 Januari 2021, 14:57
Dikecam di Negeri Sendiri, Pemimpin Yahudi Tolak Rencana Aneksasi Tepi Barat
Internasional

Dikecam di Negeri Sendiri, Pemimpin Yahudi Tolak Rencana Aneksasi Tepi Barat

5 Juni 2020, 11:30
Palestina Batalkan Seluruh Perjanjian dengan Israel dan AS
Internasional

Palestina Batalkan Seluruh Perjanjian dengan Israel dan AS

20 Mei 2020, 15:30
Kepala Staf Gedung Putih Dikarantina, Trump Terpapar Korona?
Internasional

Kepala Staf Gedung Putih Dikarantina, Trump Terpapar Korona?

10 Maret 2020, 16:00
Rodrigo Duterte Usa Today 640x459
Internasional

Filipina dan AS Bercerai, Duterte Hentikan Kerja Sama Militer

13 Februari 2020, 10:30
Keputusan Trump Dianggap Sembrono, Amerika-Iran di Ambang Perang
Internasional

Keputusan Trump Dianggap Sembrono, Amerika-Iran di Ambang Perang

5 Januari 2020, 17:30

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.