• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Truk Sawit dan Tambang Rugikan Jalan Nasional, Gapeksindo: Pemprov Kaltim Jangan Diam Saja

by Redaksi Bontang Post
9 Juli 2025, 12:44
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Dinas PUPR Kubar kerahkan alat berat untuk perbaikan jalan eks pertanian yang mengalami kerusakan dan rawan kecelakaan.

Dinas PUPR Kubar kerahkan alat berat untuk perbaikan jalan eks pertanian yang mengalami kerusakan dan rawan kecelakaan.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kerusakan jalan nasional di Kutai Barat tidak semata-mata karena faktor teknis dan cuaca. Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (DPD Gapeksindo) Kaltim Slamet Suhariadi menyebut lalu lintas truk bertonase besar dari industri sawit dan tambang sebagai penyumbang kerusakan infrastruktur.

Dia menyoroti lemahnya pengawasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dalam mengatur tonase kendaraan berat di jalan umum. Dari info yang dia terima, jalur rusak tersebut ternyata juga dilalui kendaraan perusahaan, utamanya sawit.

“Kami lihat sendiri truk-truk sawit itu muatannya sampai melebihi bak. Tonasenya pasti lebih dari yang diperbolehkan. Ini yang bikin jalan cepat hancur. Jadi over dimension over loading (ODOL),” sebutnya.

Baca Juga:  Truk Hauling Batu Bara di Jalan Umum Langgar Perda, Harusnya Bisa Kena Sanksi

Menurut Slamet, jika Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) bertanggung jawab atas pembangunan jalan, maka pemerintah daerah, khususnya Dinas Perhubungan, seharusnya menjalankan fungsi pengawasan dengan tegas.

Dia mempertanyakan, mengapa tidak ada upaya konkret menertibkan kendaraan berat yang melintas setiap hari.

“Kalau jalan sudah dibangun oleh pusat, tapi pengawasan di daerah enggak ada, ya percuma. Jalan baru diperbaiki, tapi rusak lagi karena dilintasi truk bermuatan berlebihan. Pemprov jangan tutup mata,” ujarnya.

Dia juga menyinggung kebijakan Gubernur Kaltim yang pernah menyarankan agar kendaraan berat beroperasi malam hari sebagai solusi agar jalan tak terlalu cepat rusak. Namun menurut Slamet, solusi itu justru tidak tepat.

Baca Juga:  Wali Kota Bontang Larang Penumpukan Koral di Salebba

“Saya ada lihat di berita, pernyataan Pak Gubernur soal kendaraan tambang di Paser diarahkan malam. Kalau aturannya tidak boleh, ya harusnya tidak boleh. Gubernur juga harus tahu aturan, jangan kasih kebijakan yang melanggar,” bebernya,

Dia juga mengkritik kurangnya koordinasi lintas sektor dalam menjaga infrastruktur publik. Menurut Slamet, selain BBPJN dan Pemprov, wakil rakyat di DPR RI maupun DPD juga harus ambil bagian.

Slamet bahkan mengingatkan masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih wakil rakyat pada pemilu mendatang.

“Kalau lima tahun ke depan jalan nasional kita masih begini-begini saja, ya jangan pilih lagi mereka. Pilih yang benar-benar peduli. Tapi kalau mereka bisa buktikan kerja nyata, ya kita pertimbangkan untuk dipilih lagi,” tuturnya.

Baca Juga:  Terkait Hauling Batu Bara di Jalan Umum; Gubernur Evaluasi Perda, Dirlantas Usulkan Tilang Elektronik

Di akhir perbincangan, Slamet berharap ada sinergi nyata antara pemerintah pusat, provinsi, dan legislatif untuk memperbaiki sekaligus menjaga kualitas jalan nasional di Kaltim.

“Saya selama ini hidup di Samarinda, anggaplah jalanan lumayan nyaman. Tapi saat saya ke Kubar untuk pertama kali lewat jalur darat, kok begitu jalanannya. Mereka yang notabene warga Kaltim juga kok begitu infrastrukturnya, ada ketimpangan. Yang penting sekarang, jalan itu aman dulu untuk dilalui. Kalau kenyamanan, ya sudahlah. Tapi jangan abaikan keselamatan,” tutupnya. (kp)

Tags: Haulinghauling batu bara
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Minta Layanan Khusus Lansia dan Ibu Hamil Di Puskesmas, Sekretaris Komisi A; Bukan Soal Kemewahan, Tapi Kelayakan

Next Post

186 Honorer Pemkot Bontang Dirumahkan, Skema Penyelamatan Hanya Menyasar Enam Bidang

Related Posts

Tabrakan Truk Hauling di Jalur Debu Kutai Barat, Dua Pekerja Tambang Tewas
Kaltim

Tabrakan Truk Hauling di Jalur Debu Kutai Barat, Dua Pekerja Tambang Tewas

31 Maret 2026, 09:00
Tambang Batu Bara Ilegal di Jalan Poros Bontang Kembali Beroperasi; Diperingati Polisi, Hauling Malam Hari
Bontang

Tambang Batu Bara Ilegal di Jalan Poros Bontang Kembali Beroperasi; Diperingati Polisi, Hauling Malam Hari

18 Agustus 2025, 12:46
Tak Takut Ditindak, Aktivitas Diduga Tambang Ilegal di Jalan Poros Bontang Dilakukan Terang-terangan
Kaltim

Perusahaan Batu Bara Untung, Rakyat Buntung, DPRD Kaltim Tuntut Jalur Khusus Hauling

11 Agustus 2025, 15:48
Tambang Batu Bara Ilegal di Tahura Bukit Soeharto Kaltim Terungkap, Negara Rugi Rp5,7 Triliun
Kriminal

Tambang Batu Bara Ilegal di Tahura Bukit Soeharto Kaltim Terungkap, Negara Rugi Rp5,7 Triliun

18 Juli 2025, 17:51
Dugaan Oknum Pejabat Kondisikan Hauling Batu Bara di Jalan Umum Kaltim Jadi Tamparan Keras bagi Pemerintah
Lingkungan

JATAM Kaltim Desak Negara Transparan dan Bertanggung Jawab atas Kejahatan Tambang di Jalan Publik

9 Juli 2025, 19:58
Jalan Umum Jadi Hauling Batu Bara, Pemprov Kaltim Diminta Transparan
Lingkungan

Jalan Umum Jadi Hauling Batu Bara, Pemprov Kaltim Diminta Transparan

3 Juli 2025, 15:25

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.