• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kriminal

Pembunuhan Dua Balita oleh Ayah Kandung di Samarinda, TRC PPA Kaltim Bantah Pelaku Alami Gangguan Jiwa

by Redaksi Bontang Post
28 Juli 2025, 12:59
in Kriminal
Reading Time: 2 mins read
0
Inafis Satreskrim Polresta Samarinda mencari petunjuk di TKP pembunuhan dua bocah di tangan ayah kandungnya. (IST)

Inafis Satreskrim Polresta Samarinda mencari petunjuk di TKP pembunuhan dua bocah di tangan ayah kandungnya. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Fakta baru mengemuka dalam kasus pembunuhan dua anak balita oleh ayah kandungnya sendiri di Samarinda.

Berdasarkan pendampingan langsung kepada istri pelaku, Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kaltim menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda gangguan jiwa pada Wahyu, pelaku pembunuhan.

Hal ini disampaikan Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun, yang mendampingi ibu korban sejak awal kasus mencuat.

Menurut keterangan istrinya, Wahyu dikenal tenang dan tidak menunjukkan perilaku mencurigakan sebelum kejadian tragis tersebut.

“Suaminya memang tidak bekerja, tetapi selama ini kondisinya baik-baik saja. Tidak ada gejala aneh, tidak ada konflik, dan istrinya juga merasa tenang meninggalkan anak-anak bersama suaminya,” ujar Rina, Sabtu (26/7/2025).

Baca Juga:  Derita Bocah di Kutim Berakhir Tragis, Tewas Dianiaya Ayah Kandung dan Ibu Tiri

Istri Wahyu disebut sempat memberi makan kedua anaknya sebelum berangkat kerja siang itu. Ia bahkan sempat berbincang dengan suaminya dan tak menemukan hal mencurigakan sedikit pun.

“Selama ini tidak pernah terjadi cekcok dalam rumah tangga mereka. Itu sebabnya sang istri merasa tidak ada alasan untuk khawatir saat harus bekerja,” jelas Rina.

TRC PPA Kaltim dalam kasus ini juga bertindak sebagai pelapor resmi. Laporan dibuat sesaat setelah kejadian sebagai dasar awal proses hukum oleh Polsek Sungai Kunjang terhadap Wahyu.

“Meski secara hukum aparat bisa langsung bertindak tanpa laporan pihak luar, kami tetap melaporkan secara resmi agar proses hukum berjalan tertib secara administratif,” kata Rina yang turut didampingi Biro Hukum TRC PPA Kaltim, Sudirman.

Baca Juga:  Polda Kaltim Ungkap Prostitusi Online Anak lewat Aplikasi MiChat, Korban Dibayar Rp 100 Ribu

Beberapa saksi, termasuk ibu korban, telah dimintai keterangan. Namun proses pemeriksaan terhadap sang ibu belum maksimal karena kondisi psikisnya masih terguncang berat.

“Kami yang mendampingi ibu korban. Kami mencoba membangun komunikasi, karena kondisinya sangat terpukul atas kehilangan kedua putranya,” tutur Rina.

TRC PPA berharap proses penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian dapat segera mengungkap motif di balik tindakan keji Wahyu. Sebab hingga kini, motif pelaku masih menjadi tanda tanya besar.

“Semua pihak berharap penyebab di balik kejadian ini segera terbuka secara terang-benderang. Ini penting untuk keadilan dan untuk mencegah kasus serupa,” tegas Rina.

Sebelumnya, warga Jalan Rimbawan 1, Gang Bakri 1, RT 33, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, dikejutkan oleh peristiwa tragis pada Jumat petang (25/7/2025).

Baca Juga:  Guru SD di Bontang Selatan yang Diduga Lakukan Kekerasan, Tetap Mengajar Sambil Menunggu Putusan BKN

Wahyu diduga menganiaya dua anaknya yang masih berusia 3 dan 2 tahun hingga meninggal dunia. Ia juga melukai istrinya dan neneknya yang berusia 75 tahun. (kpg)

Tags: kekerasan anakPembunuhan Anak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PNS Bontang Tersangka Proyek Fiktif Pernah Dijatuhi Sanksi Disiplin, Sekda; Kami Ambil Langkah Tegas

Next Post

DPRD Bontang Minta Satpol PP Tindak Tegas ASN yang Nongkrong saat Jam Kerja

Related Posts

Kasus Kekerasan di Kaltim Tembus 1.110 Pada 2025, 61 Persen Korbannya Anak
Kaltim

Kasus Kekerasan di Kaltim Tembus 1.110 Pada 2025, 61 Persen Korbannya Anak

5 Desember 2025, 15:17
Anak 2 Tahun di Luwu Tewas Dianiaya Kekasih Ibu, Polisi Ungkap Kekerasan Berulang
Kriminal

Anak 2 Tahun di Luwu Tewas Dianiaya Kekasih Ibu, Polisi Ungkap Kekerasan Berulang

23 November 2025, 19:47
Guru SD di Bontang Selatan yang Diduga Lakukan Kekerasan, Tetap Mengajar Sambil Menunggu Putusan BKN
Bontang

Guru SD di Bontang Selatan yang Diduga Lakukan Kekerasan, Tetap Mengajar Sambil Menunggu Putusan BKN

25 Oktober 2025, 17:04
Aniaya Anak Tiri, Ayah di Bontang Dijatuhi Hukuman 2 Tahun Lebih
Kriminal

Aniaya Anak Tiri, Ayah di Bontang Dijatuhi Hukuman 2 Tahun Lebih

4 Oktober 2025, 08:59
Diduga Korban Kekerasan Seksual, Gadis di Bawah Umur asal Balikpapan Meninggal
Kriminal

Pria di Bontang Barat Ditangkap karena Perkosa Anak di Bawah Umur

20 September 2025, 19:19
Emosi karena Merasa Istri Diganggu, Pemuda Samarinda Aniaya Pelajar dan Rampas HP
Kriminal

Emosi karena Merasa Istri Diganggu, Pemuda Samarinda Aniaya Pelajar dan Rampas HP

18 September 2025, 13:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.