• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang Kriminal

Tiga Anggota DPRD Gerindra di Jatim Dipecat Usai Pesta Narkoba

by Redaksi Bontang Post
5 November 2026, 11:06
in Kriminal
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi narkoba jenis sabu cair.

Ilustrasi narkoba jenis sabu cair.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Partai Gerindra mengambil langkah tegas terhadap tiga kadernya yang duduk sebagai anggota DPRD di Jawa Timur (Jatim). Ketiganya dipastikan diberhentikan dari keanggotaan legislatif setelah terseret kasus pesta narkoba.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jatim kini bersiap memproses Pergantian Antarwaktu (PAW) untuk mengisi kursi yang ditinggalkan ketiga legislator tersebut.

Mereka adalah Muhammad Ukasyah Ali Murtadho (UAM) dari DPRD Kabupaten Malang, Asrila Diska Rimunda (ARR) dari DPRD Banyuwangi, serta Afif Reza Rimunda (ADR) dari DPRD Situbondo.

Sekretaris DPD Gerindra Jatim Kharisma Febriansyah mengatakan, proses pemberhentian ketiganya telah melalui tahapan internal partai hingga Majelis Kehormatan Partai.

“Proses yang dilakukan DPD sudah selesai sampai dengan ke Majelis Kehormatan Partai. Ya kalau sudah dipecat (posisinya di dewan) ya berarti kan sudah harus di-PAW-kan,” kata Kharisma saat dikonfirmasi, Selasa (3/11/2026).

Baca Juga:  Peredaran Narkoba Digagalkan, Polisi Amankan 3 Tersangka dan Barang Bukti 

Menurutnya, proses penggantian akan segera dilakukan agar fungsi legislasi dan penyerapan aspirasi masyarakat di tiga daerah tersebut tidak terganggu.

Kharisma menegaskan, partai tidak memberikan toleransi terhadap kader yang terlibat penyalahgunaan narkotika. Sebab, tanggung jawab sebagai wakil rakyat membutuhkan kondisi yang sehat dan kesadaran penuh.

“Di Gerindra tidak ada toleransi terhadap kader yang terlibat narkoba, itu betul-betul merusak. Wong waras (orang sehat) aja belum tentu bisa ngurusin negoro, apalagi wong (orang) kena narkoba,” ujarnya.

Meski pemberhentian dari kursi DPRD dan proses PAW segera berjalan, Gerindra Jatim masih membuka peluang pembinaan bagi ketiganya sebagai kader partai.

Kharisma menyebut, partai akan melihat itikad baik masing-masing untuk memperbaiki diri. Menurutnya, kesalahan yang pernah dilakukan seseorang tidak serta-merta menghapus seluruh peluang untuk berubah.

Baca Juga:  Astaga, Anak SMA Simpan Sabu di Sepatu

“Ya sebagai kader ya jelas kita juga akan urus, nanti ditindaklanjuti yang jelas di-PAW dulu. Nanti kita lihat dulu apakah memang ada itikad baik untuk berbenah. Prinsipnya tuh, orang sekali salah, lalu tapi dia punya potensi, jangan orang langsung dimatikan saja begitu. Kalau memang yang bersangkutan bisa berubah menjadi baik, ya beri kesempatan,” jelasnya.

Dia menambahkan, evaluasi juga mempertimbangkan rekam jejak dan capaian politik ketiganya sebelum menduduki kursi legislatif.

Kharisma menilai setiap orang memiliki sisi keberhasilan meskipun pernah melakukan kesalahan. Karena itu, partai masih mempertimbangkan ruang pembinaan tanpa mengubah keputusan pemberhentian dari jabatan anggota DPRD.

“Mungkin yang satu pernah nyolong, yang satu pernah narkoba, yang satu pernah ngehamilin anak orang, yang satu pernah gagal dalam tugas. Tapi kan tidak lantas habis itu orang itu harus dimatikan total. Kita juga melihat dia ada keberhasilannya, pasti ada success story-nya lah tiap orang. Wong enggak punya success story kan enggak mungkin jadi anggota DPRD,” pungkasnya. (sapos)

Baca Juga:  Jadi Bandar Narkoba, Warga Loktuan Terancam Hukuman Mati
Tags: narkoba
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Pemprov Kaltim Masih Tunggu Aturan

Next Post

Video Klarifikasi AST Beredar, Wakapolres; Video Lama, Tersangka Sudah Ditahan

Related Posts

IRT di Loktuan dan Pria di Tanjung Laut Bontang Ditangkap, Sabu Puluhan Gram Disita
Kriminal

IRT di Loktuan dan Pria di Tanjung Laut Bontang Ditangkap, Sabu Puluhan Gram Disita

4 November 2026, 12:45
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Puluhan Sopir Travel Dites Urine
Bontang

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Puluhan Sopir Travel Dites Urine

4 November 2026, 11:52
Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Marangkayu, Polisi Sita Belasan Gram Barang Bukti
Kriminal

Pria di Muara Badak Diringkus Polisi, Tujuh Paket Sabu Ditemukan di Rumah

2 November 2026, 08:17
Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan
Kriminal

Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

30 Oktober 2026, 10:39
Berau Masuk Zona Merah Narkoba, Polisi Ungkap 20 Kilogram Sabu
Kaltim

Berau Masuk Zona Merah Narkoba, Polisi Ungkap 20 Kilogram Sabu

29 Oktober 2026, 10:00
Dua Perempuan Dibekuk di Tanjung Laut Indah, Sudah Sebulan Bisnis Sabu
Kriminal

Dua Perempuan Dibekuk di Tanjung Laut Indah, Sudah Sebulan Bisnis Sabu

26 Oktober 2026, 17:18

Terpopuler

  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    Rekam Jejak AST, Mantan Pimpinan Ponpes Bontang yang Kini Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IRT di Loktuan dan Pria di Tanjung Laut Bontang Ditangkap, Sabu Puluhan Gram Disita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petugas Security PHSS di Muara Badak Tewas Tertimpa Pagar Besi Saat Bertugas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar 43 Nama Tokoh Diduga Masuk Sasaran Penyadapan, Ada Prabowo, SBY hingga Jusuf Kalla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alat Sadap Polri Disebut Bernilai Triliunan Rupiah, Sistem LIMS Diduga Dipakai Sadap Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.