• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

DPRD Bakal Panggil Seluruh Pimpinan Ponpes  

by BontangPost
15 Desember 2017, 11:54
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Agus Haris(DOK/BONTANG POST)

Agus Haris(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Peristiwa percabulan di pondok pesantren (ponpes) beberapa waktu lalu membuat Komisi I DPRD prihatin. Pekan depan, komisi yang menangani bidang hukum, pemerintahan, dan kesejahteraan rakyat ini akan memanggil seluruh pengurus ponpes. Ketua Komisi I Agus Haris mengatakan pemanggilan dilakukan untuk mencari keterangan dan solusi bersama mengenai duduk permasalahannya.

“Kami (Komisi I DPRD, Red.) akan memanggil pengurus ponpes untuk berbicara mengenai masalah yang viral itu,” kata Agus Haris.

Politikus Gerindra ini menilai diperlukan empat langkah yang harus dilakukan oleh pemerintah. Pertama, keberadaan pendidikan non formal seperti pondok pesantren harus dilakukan inventarisasi.

“Sehingga data terkait jumlah dan identitas ponpes seperti alamat dapat diketahui,” tambahnya.

Baca Juga:  Komisi I Minta Pengawasan Sekolah Lebih Ketat 

Hal yang kedua sehubungan dengan struktur yayasan itu sendiri. Pemerintah layaknya harus memperhatikan peningkatan SDM tenaga pengajar.

“Harus ada pembinaan khusus secara berkala dari Kemenag dengan OPD terkait,” tuturnya.

Selain itu, perlunya adanya kunjungan secara rutin kepada para santriwan dan santriwati di pondok pesantren itu. Dengan kegiatan ini diharapkan mereka ada keterbukaan sehubungan dengan kejadian atau masalah yang dialami. Mengingat beberapa kejadian baru terbongkar setelah ada akses keluar dari korban.

“Ada kegiatan konseling rutin dengan santri baik seputar akademik maupun pribadi,” paparnya.

Anggota DPRD dari Dapil Bontang Utara ini menilai perlu pembatasan jam bertemu baik tenaga pengajar maupun santri yang berjenis kelamin tidak sama. Hal ini untuk mencegah adanya kesempatan dari pelaku memanfaatkan kondisi lingkungan yang sepi. Tak luput, desain bangunan ponpes juga perlu dicermati untuk dilakukan evaluasi.

Baca Juga:  Pekan Depan Konsultasi Ke Kementerian 

“Pertemuan bisa dilakukan kala ada kegiatan seperti mengaji maupun seminar di aula secara bersama, selain itu harus dibatasi. Ponpes Hidayatullah sudah menerapkan itu,” ulasnya.

Ia berharap kejadian ini tidak terulang lagi. Mengingat, anak merupakan generasi masa depan bangsa yang harus dijaga. (*/ak)

Tags: dprdpencabulanPondok Pesantren
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kondisi Korban Traumatik Berat, Kemenag Kutuk Perbuatan IM

Next Post

Elpiji Melon Langka di Pasaran

Related Posts

Berdalih ‘Nikah Batin’ dan Pijat Tengah Malam, Modus Bejat Pimpinan Ponpes di Samarinda Terbongkar
Kaltim

Berdalih ‘Nikah Batin’ dan Pijat Tengah Malam, Modus Bejat Pimpinan Ponpes di Samarinda Terbongkar

12 Agustus 2026, 16:00
Ayah Tiri di Muara Badak Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Korban Diancam dan Direkam Diam-diam
Kriminal

Ayah Tiri di Muara Badak Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Korban Diancam dan Direkam Diam-diam

4 Agustus 2026, 13:45
Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet
Kriminal

Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet

1 Januari 2026, 17:00
Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama
Kaltim

Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama

5 Desember 2025, 15:37
Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet
Kriminal

Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet

3 Desember 2025, 15:25
Glorifikasi Pelaku Kekerasan Seksual Dinilai Sangat Berbahaya
Kriminal

Pria Paruh Baya di Balikpapan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Cabuli Lima Anak di Bawah Umur

2 Desember 2025, 19:39

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.